By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Imanuel Sibuk Jadi Penggerak Perlawanan Pemerintah Terhadap PDIP, Eksponen GMNI: Arjuna/Dendy Lebih Pantas Jadi GMNI Karena Berpikir untuk Marhaen

Marhaenist ID
Marhaenist ID Diterbitkan : Jumat, 20 Desember 2024 | 06:34 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Bendera GMNI/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Salah satu eksponen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kubu Imanuel, Umar mengapresiasi langkah DPP GMNI yang sah dalam berupaya menekan Pemerintah Prabowo-Gribran untuk membatalkan kenaikan biaya PPN 12%.

Pasalnya, apresiasi itu dikatakan Umar dalam konfrensi persnya kerena kubunya sendiri yakni Imanuel tak mampu menekan pemerintah atas hal itu karena mereka lebih sibuk terlibat dalam persoalan konflik Politik antara Pemerintah yang didukung Partai Gerindra versus PDI Perjuangan.

“Mereka (Imanuel) lebih sibuk terlibat dalam persoalan pertarungan Politik antara Pemerintah yang didukung Partai Gerindra dengan PDI Perjuangan. Sebagai contoh, terlibat dalam persolaan Harum Masiku yang kami curigai didanai oleh pihak istana, daripada ngurusin persoal kruscial yang membuat rakyat menjerit yakini: PPN 12%,” ujar Umar, Kamis (19/12/2024).

Disisi lain, apresiasi itu pula juga dikatakan Umar karena PPN 12% sangat berdampak kepada masyarakat kecil diseluruh Indonesia dan hanya DPP GMNI yang sah yang mampu menyuarakan itu. Sementara kubu Imanuel tak mungkin melakukannya karena mereka telah menjadi bagian dari Pemerintahan karena Imanuel sendiri adalah salah satu Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran.

“Geraga Imanuel sudah menjadi bagian dari Pemerintah, maka ia tak akan berani mengkritisi kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakya. Imanuel juga sudah membawa GMNI yang dipimpinnya tak lagi membelah Kaum Marhaen sebagaimana hal itu adalah ajaran GMNI. Meskipun DPP GMNI yang sah mereka dicap buruk, tetapi mereka masih punya hati untuk membelah Marhaen,” kata Umar.

Umar juga berdalil apa yang dilakukan Imanuel adalah terjebak dalam konflik persiteruan antara Pemerintah yang dikendalikan oleh Partai Gerindra dengan PDI Perjuangan, hanya saja Imanuel membarternya dengan ingin mendapatkan pengakuan dari Pemerintah (SK Kemenkumham) dengan mengorbankan GMNI yang kian terburuk karenanya.

Baca Juga:   DPP GMNI Desak Pemerintah Batalkan Rencana Kenaikan PPN 12%

“Hari ini kami sudah muak, sehingga saya bersama GMNI se-Indonesia yang bersamanya menyatakan keluarnya dari GMNI Kubu Imanuel dan mendukung Arjuna/Dendy, itu karena Imanuel hanya berpikir bagamana cara merebut legitimasi dengan cara terjebak dalam konflik Pemerintah dan PDI Perjuangan dengan mengorbankan GMNI yang telah dibuatnya buruk,” tambah Umar.

Selain itu, Umar juga menginginkan GMNI harus tetap berada pada jalur Marhaenisme dan mengutuk keras perbuatan Imanuel yang mengatasnamakan GMNI untuk berada dalam wilayah konflik Politik di Indonesia tanpa memikirkan Kaum Marhaen Indonesia.

“GMNI sampaikan kapanpun harus berada dalam jalur rel Marhaenisme sesuai dengan ajarannya dan kami mengutuk keras apa yang dilakukan Imanuel yang terjebak dalam situasi konflik tanpa memikirkan Marhaen Indonesia,” tandas Umar.***

Penulis: Redaksi/Editor: Redaksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Jeritan Sunyi Dalam Bayangan Hantu Pelecehan Seksual Terhadap Anak

Marhaenist.id - Pelecehan terhadap anak-anak merupakan pembunuhan karakter manusia sejak dini, yang…

Soroti Kericuhan Aksi Nelayan, DPC GMNI Touna Nilai Pemda Abaikan Tuntutan Rakyat

Marhaenist.id, Touna — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Masyarakat Nelayan Pesisir…

Aksi Mahasiswa: Bubarkan DPR?

Marhaenist.id - Salah satu syarat dari Negara Hukum yang demokratis ya harus…

Memahami Pesoalan Gugatan Imanuel terhadap Keabsahan GMNI Arjuna dengan Nomor Perkara Hukum: 115/Pdt.G/2025/Jkt Pst

Marhaenist.id - Amar putusan Pengadilan yang mengabulkan petitum Imanuel itu tidak melihat…

Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Tual, Anak 14 Tahun Meninggal Dunia

Marhaenist.id – Dugaan tindak kekerasan yang melibatkan oknum anggota *Brigade Mobil* dari…

Marhaenis Dalam Bingkai Foto

Marhaenist - Ever Onward Never Retreat. Kalau pemuda sudah berumur 21-22 tahun…

Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis

Marhaenist.id - Viralnya pengadaan sejumlah barang dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

Kooperasi sebagai Kekuatan Politik

Marhaenist.id - Saul D. Alinsky, mentor pengorganisir komunitas hebat ini mengatakan bahwa…

Banyaknya Kepentingan di Balik Perpanjangan Kenaikan HET Beras

Marhaenist.id, Jakarta - Keputusan pemerintah melanjutkan relaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?