By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Aktivis ’98 Soroti Arah Kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Momentum 71 Tahun KAA: Dasa Sila Bandung Jangan Dikhianati

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Tuding PT NK Abaikan Kerusakan Jalan, Cipayung Plus Kota Binjai Desak Kejaksaan Usut Dugaan Kerugian Negara

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 14 Juni 2025 | 08:57 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Foto: Aksi yang dilakukan oleh Kelompok Cipayung Plus Kota Binjai, Jumat (13/6/2025)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Binjai – Puluhan massa dari aliansi Cipayung Plus yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Himpunan Mahasiswa Alwasliyah (HIMMAH), Gerakan Masyarakat (GEMA), serta Gerakan Mahasiswa Pemuda Rakyat Sumatera Utara (GEMPAR SU), menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Kota Binjai pada Jumat, (13/6/2025).

Aksi dimulai di gedung DPRD Kota Binjai. Namun, bukannya mendapat sambutan, para mahasiswa justru dibuat kecewa. Tak satu pun anggota dewan terlihat hadir di kantor. Kekecewaan pun memuncak, hingga massa aksi mendobrak masuk ke ruang rapat paripurna sebagai bentuk protes.

Padahal sebelum mahasiswa melakukan aksi di Kantor DPRD Kota Binjai sudah memasukkan surat tembusan ke Kantor DPRD Kota Binjai namun yang mereka temui hanya bangku dan ruangan kosong saja.

Bahkan 10 anggota DPRD Kota Binjai dapil Binjai Utara tempat adanya kerusakan dari jalan tersebut juga sudah mengetahui bahwa mahasiswa Cipayung Plus akan melakukan aksi damai namun tidak ada balasan sama sekali bahkan dikirimkan pemberitahuan hanya sekedar dibaca.

“Kami sangat kecewa. Kami datang hanya ingin menyampaikan aspirasi masyarakat, tapi tidak ada satu pun anggota DPRD yang hadir,” ujar Dodi Setiawan, Ketua HMI Kota Binjai, dengan nada kecewa.

Dodi juga menegaskan bahwa aksi yang mereka dilakukan adalah aksi kepedulian terhadap keresahan masyarakat terhadap kerusakan jalan akibat dari penggalian pipa yang pengerjaaan dilakukan oleh PT NK (Nindya Karya).

“Kami melakukan aksi sebagai bentuk kepedulian terhadap keresahan masyarakat akibat kerusakan jalan yang terjadi imbas dari aktivitas penggalian pipa yang dilakukan oleh PT NK (Nindya Karya),” tegasnya.

Selain itu, Ahmad Paramuja Nasution, Ketua HIMMAH mengatakan bahwa anggota DPRD asal Binjai Utara terkesan abai dengan rusaknya jalan tersebut, padahal ada anggota DPRD yang tinggal dijalan itu.

Baca Juga:   GMNI Dibelah-Belah, Tanggungjawab!!!

“Anggota DPRD Dapil Binjai Utara terkesan tutup mata padahal beberapa anggota dewan ada yang tinggal di jalan tersebut bahkan kerusakan terjadi di depan rumahnya, namun dia seperti acuh dengan keluhan masyarakatnya,” katanya.

Di sisi lain Asril Siregar, Ketua GEMA Bersatu juga menyampaikan bahwa dengan kondisi jalan yang rusak, masyarakat Binjai Utara sudah dapat memberikan penilaian yang berujung pada intergiritas anggota DPRD asal Binjai Utara dan tidak akan memilihnya lagi untuk Pileg selanjutnya.

“Jikalau seperti ini kondisinya Masyarakat Binjai Utara dapat menilai seperti apa integritas yang dimiliki wakil rakyat yang mereka pilih dan juga dapat berpikir lagi untuk memilih pada periode selanjutnya,” pungkasnya.***

Sementara itu, Windi Tanjung, Ketua DPC GMNI Kota Binjai, menyoroti dampak serius penggalian pipa oleh PT NK. Ia menilai, aktivitas tersebut menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat, terutama di kawasan Binjai Utara.

“Jalan rusak itu berada di pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Di sana ada pasar pekan dan pedagang jajanan tradisional. Kerusakan ini jelas memukul ekonomi rakyat kecil,” tegas Windi.

Tak hanya itu, Windi juga menyinggung potensi kerugian negara. Ia menduga PT NK telah merusak infrastruktur yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Binjai.

“APBD itu bersumber dari pajak rakyat. Tapi apa yang dilakukan PT NK justru merusak hasil dari keringat rakyat, tanpa ada pertanggungjawaban,” sambungnya.

Windi menekankan bahwa kerusakan jalan bukan tanggung jawab Pemkot Binjai, melainkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak perusahaan.

“Mereka seperti tak peduli. Padahal sudah jelas, jika menggali jalan, maka harus mengembalikannya seperti semula. Tapi ini dibiarkan rusak begitu saja,” tambahnya.

Baca Juga:   DPC GMNI Kendari Tantang Polda Sultra Usut Tuntas Dugaan BBM Oplosan

Sebagai bentuk lanjutan dari perjuangan, para mahasiswa berencana mendesak DPRD Kota Binjai untuk segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan memanggil pihak PT NK secara resmi.

Mereka juga berencana menggelar aksi damai langsung di depan kantor PT NK sebagai bentuk tekanan agar perusahaan segera bertanggung jawab.

“Kami akan terus mengawal kasus ini. Jika tak ada tindak lanjut, kami akan datang ke kantor PT NK dan mendesak agar mereka segera memperbaiki kerusakan dan bertanggung jawab atas kerugian yang mereka timbulkan,” tutup Windi.

Usai dari kantor DPRD, massa aksi melanjutkan demonstrasi ke kantor Kejaksaan Negeri Binjai. Disana, mereka diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Binjai.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Aktivis ’98 Soroti Arah Kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Momentum 71 Tahun KAA: Dasa Sila Bandung Jangan Dikhianati
Minggu, 19 April 2026 | 19:29 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Kritik Inteligensia dan Legitimasi Kekuasaan: Dari Situasi Hindia Belanda ke Indonesia “Merdeka” Hari Ini

Marhaenist.id - Dalam karya sejarahnya yang monumental Revolusi: Indonesia dan Lahirnya Dunia…

Resolusi GMNI 2026

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) merupakan organisasi yang berkedudukan di…

JAMKI Bedah Mandeknya Pemberantasan Korupsi, Firman Tendri Masengi: Hukum Bergerak atas Tekanan Opini Publik dan Viralitas Media Sosial

Marhaenist.id, Jakarta — Mandeknya pemberantasan korupsi di Indonesia kembali disorot dalam Diskusi Publik…

Foto: Deodatus Sunda Se, Ketua DPD GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.

GMNI DKI Kecam Gugurnya 3 Prajurit TNI oleh Israel: Desak RI Keluar dari BOP dan Fokus Krisis Domestik

Marhaenist.id, Jakarta, - Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI)…

Mengapa AS Berani Menangkap Maduro?

Marhaenist.id - Secara sejarah mereka punya legal precedent (1961 bay of pigs…

Anak Yang Terlibat Judi Online Harus Ditangani Dengan Cara Pendekatan Psikologis

Marhaenist - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian…

Gelar Konferda II, Nur Alam Resmi Terpilih Menjadi Ketua DPD GMNI Sulbar

Marhaenist.id, Mamasa - Konferensi Daerah (Konferda) gerakan mahasiswa nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi…

DPP GMNI Soroti Reklamasi dan Transparansi Pajak PT GKP di Konawe Kepulauan

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Logo Institut Sarinah/MARHAENIST.

Institut Sarinah: Jaga Ibu Pertiwi, Tegakkan Pancasila dalam Menavigasi Gejolak Bangsa

Marhaenist.id, Jakarta - Institut Sarinah menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?