By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Benarkah Soekarno Komunis?
Diplomasi Kesehatan Indonesia di Masa Transisi Global Pasca Keluarnya AS Dari WHO
Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI
DPD GMNI DKI Jakarta Bakal Gelar Konferda I Tahun 2026, Dorong Transformasi Menuju Jakarta Kota Global
Proyek Pembangunan Daerah dan Kewenangan Eksekutif Tanpa Persetujuan DPRD

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Tuding PT NK Abaikan Kerusakan Jalan, Cipayung Plus Kota Binjai Desak Kejaksaan Usut Dugaan Kerugian Negara

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 14 Juni 2025 | 08:57 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Foto: Aksi yang dilakukan oleh Kelompok Cipayung Plus Kota Binjai, Jumat (13/6/2025)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Binjai – Puluhan massa dari aliansi Cipayung Plus yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Himpunan Mahasiswa Alwasliyah (HIMMAH), Gerakan Masyarakat (GEMA), serta Gerakan Mahasiswa Pemuda Rakyat Sumatera Utara (GEMPAR SU), menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Kota Binjai pada Jumat, (13/6/2025).

Aksi dimulai di gedung DPRD Kota Binjai. Namun, bukannya mendapat sambutan, para mahasiswa justru dibuat kecewa. Tak satu pun anggota dewan terlihat hadir di kantor. Kekecewaan pun memuncak, hingga massa aksi mendobrak masuk ke ruang rapat paripurna sebagai bentuk protes.

Padahal sebelum mahasiswa melakukan aksi di Kantor DPRD Kota Binjai sudah memasukkan surat tembusan ke Kantor DPRD Kota Binjai namun yang mereka temui hanya bangku dan ruangan kosong saja.

Bahkan 10 anggota DPRD Kota Binjai dapil Binjai Utara tempat adanya kerusakan dari jalan tersebut juga sudah mengetahui bahwa mahasiswa Cipayung Plus akan melakukan aksi damai namun tidak ada balasan sama sekali bahkan dikirimkan pemberitahuan hanya sekedar dibaca.

“Kami sangat kecewa. Kami datang hanya ingin menyampaikan aspirasi masyarakat, tapi tidak ada satu pun anggota DPRD yang hadir,” ujar Dodi Setiawan, Ketua HMI Kota Binjai, dengan nada kecewa.

Dodi juga menegaskan bahwa aksi yang mereka dilakukan adalah aksi kepedulian terhadap keresahan masyarakat terhadap kerusakan jalan akibat dari penggalian pipa yang pengerjaaan dilakukan oleh PT NK (Nindya Karya).

“Kami melakukan aksi sebagai bentuk kepedulian terhadap keresahan masyarakat akibat kerusakan jalan yang terjadi imbas dari aktivitas penggalian pipa yang dilakukan oleh PT NK (Nindya Karya),” tegasnya.

Selain itu, Ahmad Paramuja Nasution, Ketua HIMMAH mengatakan bahwa anggota DPRD asal Binjai Utara terkesan abai dengan rusaknya jalan tersebut, padahal ada anggota DPRD yang tinggal dijalan itu.

Baca Juga:   Akui Miliki HGU Nyaris 500 Ribu Hektare, GMNI: Prabowo Simbol Oligarki

“Anggota DPRD Dapil Binjai Utara terkesan tutup mata padahal beberapa anggota dewan ada yang tinggal di jalan tersebut bahkan kerusakan terjadi di depan rumahnya, namun dia seperti acuh dengan keluhan masyarakatnya,” katanya.

Di sisi lain Asril Siregar, Ketua GEMA Bersatu juga menyampaikan bahwa dengan kondisi jalan yang rusak, masyarakat Binjai Utara sudah dapat memberikan penilaian yang berujung pada intergiritas anggota DPRD asal Binjai Utara dan tidak akan memilihnya lagi untuk Pileg selanjutnya.

“Jikalau seperti ini kondisinya Masyarakat Binjai Utara dapat menilai seperti apa integritas yang dimiliki wakil rakyat yang mereka pilih dan juga dapat berpikir lagi untuk memilih pada periode selanjutnya,” pungkasnya.***

Sementara itu, Windi Tanjung, Ketua DPC GMNI Kota Binjai, menyoroti dampak serius penggalian pipa oleh PT NK. Ia menilai, aktivitas tersebut menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat, terutama di kawasan Binjai Utara.

“Jalan rusak itu berada di pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Di sana ada pasar pekan dan pedagang jajanan tradisional. Kerusakan ini jelas memukul ekonomi rakyat kecil,” tegas Windi.

Tak hanya itu, Windi juga menyinggung potensi kerugian negara. Ia menduga PT NK telah merusak infrastruktur yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Binjai.

“APBD itu bersumber dari pajak rakyat. Tapi apa yang dilakukan PT NK justru merusak hasil dari keringat rakyat, tanpa ada pertanggungjawaban,” sambungnya.

Windi menekankan bahwa kerusakan jalan bukan tanggung jawab Pemkot Binjai, melainkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak perusahaan.

“Mereka seperti tak peduli. Padahal sudah jelas, jika menggali jalan, maka harus mengembalikannya seperti semula. Tapi ini dibiarkan rusak begitu saja,” tambahnya.

Baca Juga:   GMNI Jakarta Selatan Desak Bawaslu Bertindak Tegas Terkait Pernyataan Kontroversial Suswono

Sebagai bentuk lanjutan dari perjuangan, para mahasiswa berencana mendesak DPRD Kota Binjai untuk segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan memanggil pihak PT NK secara resmi.

Mereka juga berencana menggelar aksi damai langsung di depan kantor PT NK sebagai bentuk tekanan agar perusahaan segera bertanggung jawab.

“Kami akan terus mengawal kasus ini. Jika tak ada tindak lanjut, kami akan datang ke kantor PT NK dan mendesak agar mereka segera memperbaiki kerusakan dan bertanggung jawab atas kerugian yang mereka timbulkan,” tutup Windi.

Usai dari kantor DPRD, massa aksi melanjutkan demonstrasi ke kantor Kejaksaan Negeri Binjai. Disana, mereka diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Binjai.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Benarkah Soekarno Komunis?
Jumat, 23 Januari 2026 | 01:44 WIB
Diplomasi Kesehatan Indonesia di Masa Transisi Global Pasca Keluarnya AS Dari WHO
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:43 WIB
Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI
Kamis, 22 Januari 2026 | 16:35 WIB
DPD GMNI DKI Jakarta Bakal Gelar Konferda I Tahun 2026, Dorong Transformasi Menuju Jakarta Kota Global
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:52 WIB
Proyek Pembangunan Daerah dan Kewenangan Eksekutif Tanpa Persetujuan DPRD
Kamis, 22 Januari 2026 | 10:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Kenang Tewasnya Randy-Yusuf sebagai Pahlawan Demokrasi, Front GMNI dan PMII Kendari Ingin Monumennya Segera Berdiri

Marhaenist.id, Kendari - Front Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa…

Islamisme dan Komunisme, Haji Misbach 1925

Marhaenist - Apabila kita berbicara mengenai Islam dan Komunisme di Indonesia, kita…

Bahayakan Demokrasi, Alumni GMNI Kecam Revisi Putusan MK Terkait UU Pilkada

MARHAENIST - Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengecam dan menentang keras…

Menjelang Kemerdekaan RI Ke 80 Dibawah Banyang-Banyang Premanisme dan Distopia Orwellian

Marhaenist.id – Ditengah gelombang tanda tanya dikalangan pengusaha perihal logo HUT ke…

Esensi Perang Gerilya Dari Che Guevara

Marhaenist - Kemenangan perjuangan bersenjata rakyat Kuba atas kediktatoran Batista bukan hanya…

Prancis Hadapi Ketidak Jelasan Masa Depan, Usai Koalisi Kiri Menang

Marhaenist - Sebuah koalisi dari kubu sayap kiri Prancis meraih jumlah kursi…

Mungkinkah De-Sukarnoisasi Djilid II Terjadi ?: Rekonsilisasi Elit & Harga Sembako Melejit era Pseudo-Demokrasi 2024

Marhaenis.id - Pada 2019, tahun yang tepat, hajatan demokrasi seperti Pemilihan Presiden…

Masyarakat Rempang kembali Diserang, Banyak Korban Luka dan Kendaraan Dirusak

Marhaenist, Batam - Untuk kesekian kalinya, masyarakat Pulau Rempang menjadi korban kekerasan. Kali…

Resmi Dideklarasikan, DPC PA GMNI Touna Teguhkan Komitmen Kebangsaan Lewat Dialog Kebangsaan

Marhaenist.id, Touna – Dalam momentum bersejarah yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila,…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?