By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

Suluh Marhaenis Situbondo: Irham Kahfi, Idealisme Bung Karno di Tangan Generasi Baru

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 13 Desember 2025 | 22:58 WIB
Bagikan
Waktu Baca 6 Menit
Foto: Irham Khafi, Ketua DPC PA GMNI Situbondo bersama Bambang Pacul (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Irham Kahfi Yuniansah atau yang sering disapa Kahfi lahir di Bondowoso, Jawa Timur, pada September 1998, namun benih-benih pemikirannya tumbuh subur di koridor waktu yang lebih luas, di antara buku-buku tebal dan diskusi-diskusi sunyi di bawah langit Jawa.

Awal Mulanya: Dari Sejarah Menuju Cita-Cita

Sejak duduk di bangku SMPN 1 Panji dan SMAN 1 Situbondo, Kahfi telah menunjukkan ketertarikan yang mendalam pada narasi besar manusia: Sejarah. Keputusan untuk menempuh pendidikan di Ilmu Sejarah Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta bukanlah kebetulan, melainkan pencarian sistematis terhadap akar masalah dan solusi peradaban. Yogyakarta, kota budaya dan intelektual, menjadi kawah candradimuka bagi idealismenya.

Di sana, Kahfi tak hanya mempelajari tanggal dan peristiwa; ia menyelami logika kekuasaan, keadilan sosial, dan kerapuhan sistem politik. Ia bukan sekadar mahasiswa, melainkan seorang penambang makna yang mencari inti kemurnian di tengah keruhnya sejarah.

Suluh Marhaenis di Jantung Sejarah

Idealismenya, yang berakar pada keadilan sosial dan penolakan terhadap ketidaksetaraan, menemukan wadah dan artikulasi yang kokoh dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Bagi Kahfi, GMNI bukan sekadar organisasi mahasiswa; ia adalah laboratorium Marhaenisme—wadah untuk menerjemahkan ajaran Bung Karno tentang kemanusiaan yang adil dan beradab.

Di tengah dinamika kampus yang beragam, Kahfi memilih GMNI karena resonansi filosofisnya. Ia melihat Marhaenisme sebagai kunci untuk membuka simpul masalah keadilan di Indonesia: fokus pada rakyat kecil (marhaen) dan perjuangan untuk menghapuskan exploitation de l’homme par l’homme (penghisapan manusia atas manusia).

Keterlibatannya dalam GMNI sangat mempengaruhi cara Kahfi memandang sejarah dan politik. Jika risetnya tentang Salvador Allende memberinya pelajaran tentang etika berjuang melalui demokrasi, maka GMNI memberinya jiwa kerakyatan yang konkret.

Baca Juga:   Presiden Jokowi Resmi Buka Kongres IV Persatuan Alumni GMNI

Ia mulai menyadari bahwa idealisme politik harus turun ke bumi, menyentuh realitas kaum tani, buruh, dan masyarakat marginal.

Kompas Idealisme: Allende dan Marxisme Humanis

Idealisme politik Kahfi bukan berakar pada dogma kosong, melainkan pada studi mendalam terhadap figur-figur sejarah yang berani menempuh jalan yang jarang dilalui. Salah satu subjek utama yang membentuk pandangannya adalah Salvador Allende, Presiden Chili yang mencoba membangun sosialisme melalui jalur demokrasi.

Bagi Kahfi, Allende adalah fakta tentang kemungkinan moral dalam politik. Ia melihat Allende sebagai seorang Marxis yang humanis, bukan ideolog garis keras. Kahfi berpendapat bahwa kekuasaan untuk negara sosialis dapat diraih melalui jalan demokratis, memisahkan cita-cita besar perubahan struktural dari cara-cara revolusioner yang penuh kekerasan.

Pandangan ini mencerminkan idealismenya bahwa perubahan sosial harus berlandaskan etika dan legitimasi rakyat, bukan tirani atau kekerasan. Ia meyakini bahwa politik sejati adalah alat untuk mencapai keadilan, bukan arena untuk berebut kursi kekuasaan semata.

Pilar Marhaenis Situbondo: Irham Kahfi Yuniansah, Ketua PA GMNI

Irham Kahfi Yuniansah dikenal sebagai sosok yang menggabungkan kedalaman pemikiran sejarah dengan semangat kerakyatan yang kokoh.

Kepemimpinannya sebagai Ketua Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Situbondo menandai babak baru konsolidasi kaum nasionalis-Marhaenis di Kabupaten Situbondo.

Irham Kahfi terpilih sebagai Ketua PA GMNI Situbondo melalui Konfercab (Konferensi Cabang) ke-1 yang menjadi musyawarah tertinggi organisasi alumni tersebut.

Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa Konfercab ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum penting “berkumpulnya orang-orang nasionalis yang ada di Kabupaten Situbondo”.

Dengan dukungan Subasri sebagai Sekretaris dan Bagus sebagai Bendahara, Kahfi memimpin PA GMNI Situbondo dengan semangat persatuan dan persaudaraan, menjadikan organisasi alumni ini sebagai pilar penting bagi penguatan semangat nasionalis dan cita-cita keadilan di Kabupaten Situbondo

Baca Juga:   Ketua MK: Hukum Tanpa Demokrasi Akan Jadi Tirani

*Pergumulan dalam Tulisan*

Idealismenya tidak hanya diartikulasikan di mimbar-mimbar demonstrasi, tapi juga di atas kertas, melalui riset dan tulisan tajam. Kahfi menggunakan penanya sebagai senjata intelektual.

Salah satu topik dalam tulisannya yakni tentang Keadilan dan Feminisme: Keterlibatannya dalam publikasi seperti “Diskursus Feminisme Jawa: Kekuasaan dan Laku Spiritual” menunjukkan bahwa idealismenya melampaui isu-isu kenegaraan konvensional.

Ia mencari dimensi keadilan yang lebih halus, memahami bahwa kekuasaan dan penindasan juga bersemayam dalam budaya dan struktur gender.

Tulisannya tentang politik selalu mengandung harapan yang mendalam, sebuah keyakinan bahwa politik yang adil adalah mungkin, asalkan para pelakunya berpegang teguh pada prinsip, bukan pragmatisme belaka.

Harapan yang Berjalan

Saat ini, Irham Kahfi Yuniansah bukan hanya seorang mahasiswa sejarah, tetapi manifestasi dari generasi yang menolak apati politik.

Ia mewakili suara idealis yang percaya bahwa kekuasaan harus melayani rakyat, bahwa sejarah dapat diajarkan sebagai pelajaran, dan bahwa setiap langkah politik harus dipertanggungjawabkan pada etika tertinggi.

Dalam setiap perjuangannya, Kahfi seolah berbisik, mengingatkan: Politik bukan tentang siapa yang menang, tetapi tentang bagaimana kita membangun rumah bersama yang adil dan bermartabat.

Ia adalah cerminan dari semangat puitis yang ia miliki, yang kini diterjemahkan menjadi visi politik yang jelas: mewujudkan keadilan, baris demi baris, langkah demi langkah.***


Penulis: Suluh Marhaenis Situbondo.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo bersilaturahmi di Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta, Senin (02/05/2022). BPMI Setpres/Lukas

Buktikan Kinerja, Prabowo Dinilai Setia Pada Jokowi

Marhaenist - Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro mengatakan bahwa Menteri Pertahanan…

Ganjar: Bansos Kewajiban Negara, Tidak Boleh Diklaim Pihak Tertentu!

Marhaenist.id, Jakarta - Persoalan bantuan sosial menjadi topik menarik dalam perhelatan debat…

Dukung Putusan MK, GMNI Kalsel Lakukan Unjuk Rasa di Gedung DPRD

MARHAENIST - Aparat kepolisian tetap siaga menghadapi unjuk rasa Gerakan Mahasiswa Nasional…

Abdy Yuhana: Dirgahayu TNI ke 79, Politik TNI Adalah Politik Kebangsaan dan Kenegaraan

Marhaenist.id, Jakarta -  Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA)…

GMNI Situbondo Tolak Pemberian Gelar Pahlawan Nasional Kepada Soeharto

Marhaenist.id, Situbondo - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Ganjar dan Politik Rasional

Marhaenist.id - Di dunia politik, banyak hal omong kosong yang dipertontonkan bahkan…

Hidupkan Suara Utusan Golongan di MPR

Marhaenist.id - Rusaknya bangsa ini karena semua semua ditentukan suara terbanyak. Dari…

Aktivis 98 Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi

Marhaenist.id, Jakarta – Tragedi kembali mencoreng wajah demokrasi Indonesia. Seorang kawan Ojol,…

Rencana Pembangunan Pasar Rakyat di Tanah Milik Jenol oleh PJ Bupati Mamasa, GMNI Soroti Anggaran Pembebasan Lahannya

Marhaenist.id, Mamasa - Dengan adanya pernyataan Pj. Bupati Mamasa yang akan segera…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?