By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Sembilan Maklumat Hang Lekir: Moestopo Menggugat, Demokrasi Tidak Baik-Baik Saja

Trian Walem
Trian Walem Diterbitkan : Jumat, 9 Februari 2024 | 19:51 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Civitas Academica Universitas Dr. Moestopo mengeluarkan Maklumat Hang Lekir: Moestopo Menggugat, Demokrasi Tidak Baik-baik Saja/Marhaenist.id.
Foto: Civitas Academica Universitas Dr. Moestopo mengeluarkan Maklumat Hang Lekir: Moestopo Menggugat, Demokrasi Tidak Baik-baik Saja/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Civitas Academica Universitas Dr. Moestopo beragama mengeluarkan sembilan Maklumat Hang Lekir yang bertajuk “Moestopo Menggugat, Demokrasi Tidak Baik-Baik Saja,” sebagai bentuk respons terhadap kondisi demokrasi yang tengah mengalami kemunduran saat ini.

Alumni dan mahasiswa menyampaikan Maklumat Hang Lekir sebagai wujud perjuangan luar biasa dari Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo, pendiri universitas dan Pahlawan Nasional.

“Maklumat Hang Lekir adalah amanat dari pendiri kampus yang menjadi basis perjuangan reformasi mahasiswa Indonesia,” Rialdo Rezeky, salah satu alumni Universitas Dr. Moestopo, mengatakan pada Jumat, (9/2/2024).

Rialdo menegaskan bahwa pelaksanaan aksi ini bertujuan untuk mencermati perkembangan demokrasi pasca reformasi. Dengan dikeluarkannya Maklumat Hang Lengkir, harapan Universitas Dr. Moestopo terletak pada pilar kepemimpinan Indonesia untuk meneruskan agenda reformasi.

“Namun, hari ini, kita melihat demokrasi kembali mengalami kemunduran, keluar dari marwah demokrasi di Indonesia,” ujarnya.

“Dengan penuh kesadaran, kami menyampaikan keprihatinan yang dalam atas berbagai realitas tata kehidupan sosial, ekonomi dan politik negeri kita akhir-akhir ini,” Kata Rialdo.

Adapun Sembilan Maklumat Hang Lekir yang bertajuk “Moestopo Menggugat, Demokrasi Tidak Baik-Baik Saja”:

  1. Anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) adalah agenda perjuangan yang kita perjuangkan bersama. Yang kemudian Indonesia telah memilih jalan ‘Demokrasia’ yang dinilai sebagai jalan terbaik untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang berasaskan pada Pancasila. Karenanya, menegakan demokrasi sesungguhnya menegakan Negara Republik Indonesia.
  2. Salah satu ciri utama negara demokrasi adalah terlaksananya Pemilu yang bebas, jujur, adil, dan bersih sesuai dengan Pancasila dan UUD-1945 serta perundang-undangan lainnya yang berlaku. Oleh karena itu segala bentuk kecurangan, dan penyalahgunaan kekuasaan dalam pelaksanaan Pemilu adalah kejahatan dalam berdemokrasi dan konstitusi.
  3. Menolak keras segala bentuk perilaku penguasa dalam kepemimpinan Joko Widodo yang mengarah pada upaya merusak sendi-sendi demokrasi Indonesia, dan melegitimasi dinasti politik melalui perubahan nilai dan etika konstitusi.
  4. Menolak keras segala bentuk kebijakan pemerintah yang menggunakan instrumen dan atau fasilitas negara untuk kepentingan elektoral pasangan calon tertentu dalam kontestasi Pemilu 2024, hal ini sangat bertentangan dengan demokrasi.
  5. Mengutuk dengan keras atas tindakan kegaduhan yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo melalui pernyataan dan gesture kepemimpinan yang menimbulkan kegaduhan politik dalam negeri.
  6. Bahwa sesungguhnya Jabatan Publik yang diemban Joko Widodo, adalah amanat rakyat Indonesia. Sehingga jabatan publik merupakan pengaruh yang melekat dengan atau tanpa penggunaan fasiltas negara. Jabatan yang diemban juga melekat, meskipun dalam status cuti sekalipun.
  7. Situasi demokrasi Nasional yang sudah jauh dari nilai-nilai Pancasila, kaidah intelektual, akademis dan secara tegas kami menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo, adalah Presiden yang telah gagal menjalankan agenda Reformasi, khususnya dalam demokratisasi di Indonesia, menghilangkan Korupsi, Kolusi & Nepotisme (KKN), penyelesaian kejahatan kemanusiaan dan atau pelanggaran HAM di Indonesia.
  8. Mengajak segenap masyarakat Indonesia yang memiliki hak pilih dalam Pemilu untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2024 dengan memilih para Calon Pemimpin Bangsa dan Negara yang didasarkan pada kualitas dan rekam jejak kenegarawanannya, kepemimpinannya, dan program kerja yang berpihak pada masyarakat, serta memilih karena didasarkan pada hati nurani dan keyakinan yang sungguh-sungguh yang bukan atas dasar politik uang atau intimidasi dari pihak tertentu.
  9. Terakhir, kami mengajak para mahasiswa-mahasiswi Indonesia dan seluruh generasi muda Indonesia, putra-putri terbaik bangsa, pada 14 Februari 2024. Pada hari itulah kedaulatan rakyat dilaksanakan dan disitulah harkat dan martabat setiap warga negara diuji, siapa yang kelak diberi kepercayaan untuk memimpin perjalanan bangsa ini lima tahun ke depan.**

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Pasang Surut Semangat Kartini dalam Gerakan Emansipasi Perempuan era Modern

Marhaenist.id - Perempuan, seringkali dianggap sebagai orang kedua atau pelengkap peran daripada laki-laki.…

Rezim Hibrida Prabowo

MARHAENIST - Rezim hibrida adalah rezim kekuasaan yang memiliki semua institusi demokrasi…

Supeni, Pemeluk Teguh Soekarnoisme

Marhaenist.id - Setelah peristiwa berdarah 1 Oktober 1965, Supeni menerima tugas berat…

Save Raja Ampat? Gugat Kolonialisme Ekologis, Kembalikan Kedaulatan ke Tanah Papua!

Marhaenist.id - Di ujung timur Indonesia, tersembunyi sebuah mahakarya alam yang kerap…

Kemerdekaan Yang Tidak Pasti: Potret Kekerasan Perempuan Tak Kunjung Usai

MARHAENIST - Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 adalah momentum yang ditunggu oleh…

Bahas Demokrasi dan HAM, DPD PA GMNI Sumut Gelar Diskusi Publik

Marhaenist.id, Medan - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Pilpres 2024, Independensi PA GMNI Diuji

Marhaenist.id - Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia 2024, Sempat beredar kabar dan…

DPC GMNI Binjai Soroti Dugaan Mark Up Dana Rutin di Dinas Kesehatan Kota

Marhaenist.id, Binjai - Kasus dugaan pemotongan dana rutin yang mencuat dibeberapa Organisasi…

Survei Negara Paling Bahagia dan Paradoks Indonesia

Marhaenist.id - besar manusia Indonesia di panggung global hari ini terperangkap dalam…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?