By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Megawati Institute: Temuan KPF adalah Alarm Demokrasi. Pemerintah Perlu Segera Melakukan Investigasi Independen dan Terbuka

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Presiden Berkampanye dan Memihak Karena Elektabilitas Prabowo-Gibran Mandek

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Jumat, 26 Januari 2024 | 18:36 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/01/2024)./Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Pengamat politik Ray Rangkuti mengomentari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa presiden dan menteri boleh berkampanye serta berpihak pada pasangan capres-cawapres tertentu.

Ray menilai pernyataan Jokowi dipicu oleh mandeknya elektabilitas capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka jelang perhelatan Pilpres 2024.

Sementara di satu sisi, ungkap Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) itu, elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD terus menanjak.

Menurutnya, sejak dua pekan lalu Lima telah memprediksi bahwa Jokowi akan secara terang-terangan mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Gibran pada masa kampanye terbuka, jika hasil survei menunjukkan elektabilitas paslon yang diusung Koalisi Indonesia Maju itu tetap mandek atau mengalami kemacetan.

“Sudah saya sampaikan, bahwa bila sampai tanggal 20 Januari tanda-tanda elektabilitas Paslon 2 tetap mandek, maka tak menutup kemungkinan Presiden Jokowi akan secara terang-terangan mendeklarasikan dukungan kepada salah satu Paslon,” kata Ray dalam keterangannya, (25/01/2024).

Ray menyampaikan, hingga debat keempat Pilpres 2024 pada Minggu (21/01/2024), elektabilitas Prabowo-Gibran macet, meskipun masih menempati urutan pertama dibandingkan Ganjar-Mahfud dan pasangan capres- cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Hal itu, lanjutnya, menunjukkan ketua partai, tim sukses bahkan Prabowo dan Gibran sulit mendongkrak elektabiltasnya. Gimik gemoy pun makin sulit menjadi ikon elektabilitas.

Lebih sulit lagi, tutur Ray, karena performa Gibran pada debat terakhir bagi cawapres berakhir dengan kesan negatif paling tinggi di antara 3 kandidat cawapres.

“Satu-satunya yang bisa mengangkat elektabilitas paslon 2 hanyalah Pak Jokowi, bapak dari Gibran yang menjadi cawapres nomor urut 2,” ujar Ray.

Dijelaskannya, dengan tingkat kepuasaan masyarakat yang masih relatif tinggi seperti diungkapkan berbagai lembaga survei, daya tarik Jokowi diyakini dapat meningkatkan elektabilitas paslon 2.

Baca Juga:   Puan Minta Pemerintah Bantu Petani Yang Gagal Panen

Apalagi, katanya, masa akhir kampanye semakin dekat, sehingga keterlibatan Jokowi dalam kampanye akan membuka kemungkinan untuk mengejar target Prabowo-Gibran menang satu putaran pada Pilpres 2024.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa seseorang yang menjabat sebagai presiden atau menteri bisa berkampanye dan memihak dalam sebuah kontestasi politik.

Hal itu disampaikan Jokowi saat ditanya perihal menteri-menteri yang berasal dari bidang nonpolitik malah aktif berkampanye pada saat ini.

“Ini kan hak demokrasi, hak politik setiap orang. Setiap menteri sama saja, yang paling penting presiden itu boleh lho kampanye, boleh lho memihak. Boleh,” kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/01/2024).

Pasalnya, sebut Jokowi, selain sebagai pejabat politik, presiden dan menteri juga merupakan pejabat politik.

“Kita ini pejabat publik sekaligus pejabat politik, masa berpolitik nggak boleh, boleh. Menteri juga boleh,” ujarnya.

Menurutnya, yang terpenting adalah presiden dan menteri tidak menggunakan fasilitas negara saat berkampanye.

“Tapi yang paling penting waktu kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas negara,” tutur Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kembali menegaskan bahwa pilihan untuk berkampanye tersebut merupakan hak setiap individu yang boleh dilakukan.

“Semua itu pegangannya aturan. Kalau aturan boleh, silakan. Kalau aturan boleh, silakan. Kalau aturan tidak boleh, tidak. Sudah jelas itu,” ucap Jokowi.

“Jangan presiden tidak boleh. Boleh berkampanye, boleh, tetapi kan dilakukan atau tidak dilakukan, terserah individu masing-masing,” tandasnya.

Jokowi pun menekankan dirinya boleh kampanye asalkan cuti dan tidak menggunakan fasilitas negara.

“Ya boleh saja saya kampanye, tapi harus cuti dan tidak gunakan fasilitas negara,” tutur ayah dari Wali Kota Solo sekaligus cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka itu.

Baca Juga:   Ajak Masyarakat Tolak Pemilu 2024, Relawan Marhaen Cyber Army Minta Jokowi Mundur dan Pilpres di Ulang

Saat ditanya apakah dirinya akan mengambil kesempatan untuk berkampanye mendukung salah satu pasangan calon di Pilpres 2024, Jokowi menjawab “Ya nanti dilihat”.**

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB
Megawati Institute: Temuan KPF adalah Alarm Demokrasi. Pemerintah Perlu Segera Melakukan Investigasi Independen dan Terbuka
Jumat, 20 Februari 2026 | 13:15 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Suluh Marhaenis Situbondo: Irham Kahfi, Idealisme Bung Karno di Tangan Generasi Baru

Marhaenist.id - Irham Kahfi Yuniansah atau yang sering disapa Kahfi lahir di…

Merapat Ke PDIP, Perindo Usulkan Arya Ariyanto Sebagai Balon Wakil Walikota Yogyakarta

Marhaenist - Menjelang Pilkada 2024, Partai Perindo Kota Yogyakarta aktif memantau dinamika…

GMNI Jaktim Gelar Diskusi Pentingnya GMNI bagi Gen-Z

Marhaenist.id, Jaktim - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Dibuka oleh Anggota DPRD, DPC GMNI Wakatobi Sukses Gelar PPAB Ke II

Marhaenist.id, Wakatobi - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Surat-Surat Islami Sukarno Dari Ende

MARHAENIST - Dalam suratnya kepada T.A. Hassan kali ini, Bung Karno kembali…

Kebudayaan dan Sosialisme

Marhaenist.id - Pada 3 Februari 1926, Leon Trotsky memberikan sebuah ceramah berjudul…

Gelar Diskusi Publik, GMNI-FMN-AGRA-GSBI: Agenda Reforma Agraria dalam Bayang-Bayang Militerisme dan Ancaman Krisis Pangan

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Jakarta…

GMNI Situbondo Luncurkan Program Sanggar Sarinah, Perkuat Nasionalisme Melalui Kebudayaan

Marhaenist.id, Situbondo — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Situbondo resmi meluncurkan Program…

GMNI Jember Tegaskan Pembebasan Kader Bukan Akhir Perjuangan, Melainkan Awal Babak Baru Gerakan

Marhaenist.id, Jember — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?