By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Polemik Kopdes Merah Putih di Desa Polindu Kian Memanas, Inilah Kata Praktisi Hukum!
GMNI DKI Kecam Gugurnya 3 Prajurit TNI oleh Israel: Desak RI Keluar dari BOP dan Fokus Krisis Domestik
Pejuang Buruh Marhaenis Joppie Tehupeiory Wafat, Warisan Perjuangan KUP KPM Kembali Disorot
GMNI Dituding Komunis, Pimred Marhaenist.id: Ini Fitnah Intelektual!
Dies Natalis ke-72 GMNI, DPC Jakarta Timur Gelar Diskusi Publik Bahas Relevansi Politik Bebas Aktif di Tengah Geopolitik Global

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Marhaenis

Pejuang Buruh Marhaenis Joppie Tehupeiory Wafat, Warisan Perjuangan KUP KPM Kembali Disorot

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 31 Maret 2026 | 16:44 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Joppie Tehupeiory, Pejuang Buruh Marhaenis yang juga tokoh buruh sekaligus pejuang yang tergabung dalam KUP KPM saat masih hidup (Foto Istimewa)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Kabar duka datang dari kalangan pejuang buruh Marhaenis. Joppie Tehupeiory, tokoh buruh sekaligus pejuang yang tergabung dalam KUP KPM, meninggal dunia pada usia 89 tahun di RS Tarakan, Jakarta, pada Selasa (31/3/2026).

Daftar Konten
Jejak Sejarah KUP KPM yang TerlupakanIroni: Pejuang Digugat, Rumah Terancam DigusurDesakan ke Negara: Hormati “Pahlawan Aset Negara”

Rencananya, jenazah almarhum akan disemayamkan di kediamannya yang beralamat di Jalan Pembangunan III No. 11, Petojo Utara, Jakarta Pusat. Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu informasi lebih lanjut terkait prosesi pemakaman.

Kepergian Joppie meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kalangan aktivis dan pejuang buruh yang mengenalnya sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan hak-hak rakyat kecil dan garis perjuangan Marhaenisme.

“Selamat jalan, Pak Joppie. Sumbangsih dan jasa beliau bagi bangsa dan negara sangat besar,” ungkap salah satu rekan perjuangan.

Jejak Sejarah KUP KPM yang Terlupakan

Wafatnya Joppie Tehupeiory kembali membuka ingatan publik terhadap sejarah KUP KPM (Kesatuan Aksi Buruh Marhaenis) yang disebut-sebut memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa, khususnya pada momentum 3 Desember 1957.

Sejumlah pihak menilai sejarah tersebut sengaja dipinggirkan pada masa Orde Baru. Padahal, aksi-aksi yang dilakukan KUP KPM kala itu diyakini turut mendorong lahirnya berbagai kebijakan penting nasional, antara lain:

  • Diberlakukannya operasi Trikora dan Dwikora yang berujung pada kembalinya Irian Barat ke pangkuan Indonesia
  • Terbitnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) No. V Tahun 1960
  • Lahirnya kebijakan nasionalisasi perusahaan-perusahaan asing
  • Beralihnya ratusan perusahaan asing menjadi aset negara (BUMN)

Ironi: Pejuang Digugat, Rumah Terancam Digusur

Di tengah penghormatan atas jasa-jasanya, muncul ironi yang menyayat. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa PT Pelni tengah menggugat dan berencana menggusur rumah yang ditempati Joppie Tehupeiory beserta keluarga pejuang buruh Marhaenis lainnya.

Baca Juga:   Kebijakan Makam Tumpang Surabaya Dikritik, Pemuda Demokrat Soroti Penyusutan RTH dan Pengabaian Kewajiban Pengembang

Tidak hanya itu, gugatan tersebut disebut menyasar seluruh keluarga, bahkan termasuk anak-anak hingga pihak yang telah meninggal dunia, melalui proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Kondisi ini memicu kritik keras dari berbagai kalangan yang menilai negara abai terhadap nasib para pejuang yang telah berjasa dalam memperjuangkan aset-aset nasional.

Desakan ke Negara: Hormati “Pahlawan Aset Negara”

Sejumlah pihak mendesak pemerintah, termasuk Presiden dan DPR RI, untuk turun tangan memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan para pejuang buruh Marhaenis.

Mereka mengingatkan kembali pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno, pada April 1958 yang menitipkan perhatian terhadap para pejuang yang berperan dalam merebut dan menjaga aset negara.

“Negara seharusnya hadir. Mereka adalah pahlawan aset negara, bukan malah dihadapkan pada ancaman penggusuran,” tegas salah satu sumber yang tak mau disebutkan namanya.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Polemik Kopdes Merah Putih di Desa Polindu Kian Memanas, Inilah Kata Praktisi Hukum!
Rabu, 1 April 2026 | 14:37 WIB
Foto: Deodatus Sunda Se, Ketua DPD GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.
GMNI DKI Kecam Gugurnya 3 Prajurit TNI oleh Israel: Desak RI Keluar dari BOP dan Fokus Krisis Domestik
Rabu, 1 April 2026 | 12:49 WIB
GMNI Dituding Komunis, Pimred Marhaenist.id: Ini Fitnah Intelektual!
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:42 WIB
Dies Natalis ke-72 GMNI, DPC Jakarta Timur Gelar Diskusi Publik Bahas Relevansi Politik Bebas Aktif di Tengah Geopolitik Global
Senin, 30 Maret 2026 | 16:43 WIB
Sukarno, Marsixme, dan Bahaya Pemfosilan
Senin, 30 Maret 2026 | 12:44 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Perlu Perubahan Paradigma dan Sistem untuk Pembangunan UMKM dan Koperasi

Marhaenist.id - Sudah berpuluh tahun program pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)…

GMNI Penajam Desak Evaluasi Proyek RDMP Bukti Lemahnya Pengawasan Disnaker & DPRD

Marhaenist.id, Penajam Paser Utara - Duka mendalam menyelimuti kalangan masyarakat Penajam usai insiden longsor…

Mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan. Ari Saputra/Detik

Novel Baswedan: Tidak Ada Bukti Ganjar Terlibat Kasus e-KTP

Marhaenist - Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyebut tidak…

Che Guevara – Sosialisme dan Manusia di Kuba

Kawan tercinta: Meskipun terlambat, saya tetap berusaha menyelesaikan catatan ini dalam rangkaian…

Foto:

IUP bagi Perguruan Tinggi Menyalahi Tridharma Perguruan Tinggi

Marhaenist.id - Setelah sebelumnya ormas keagamaan mendapat karpet merah dalam pengajuan Izin…

Selama Ego Masih Menggebu, Bicara Persatuan di Tubuh GMNI Hanyalah Omong Kosong – Refleksi Perjalanan GMNI

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah fusi peleburan tiga organisasi…

DPK GMNI FAPERTASAINSTEK UNARS Situbondo Kritisi Penulisan Ulang Sejarah: ‘Siapa yang Mengontrol Narasi, Mengontrol Ingatan Kolektif?’

Marhaenist.id, Situbondo : Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Mengapa Status Bencana Nasional di Sumatera Tidak Diberlakukan?

Marhaenist.id - Ketika rumah-rumah hanyut, jalan terputus, dan warga bertahan hidup dengan…

Aliansi Mahasiswa Gelar Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Musibah Kebakaran Pasar Tobelo

Marhaenist.id, Tobelo - Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kemanusiaan, yang tergabung di…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?