By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Meredam Egoisme antar Komisariat di GMNI: Meniti Jalan Bersama Menuju Tujuan Besar

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 23 Mei 2024 | 15:16 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Foto: Bendera GMNI/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) merupakan organisasi mahasiswa yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan visi besar menciptakan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Marhaenisme & Pancasila, GMNI berperan penting dalam membentuk karakter pemuda Indonesia yang berjiwa nasionalis dan progresif. Namun, seiring dengan perkembangan organisasi yang semakin kompleks, tantangan internal seperti egoisme antar komisariat menjadi isu yang perlu diatasi agar semangat persatuan dan tujuan bersama tetap terjaga.

• Pentingnya Persatuan dalam GMNI

Sebagai organisasi yang menghimpun berbagai komisariat di seluruh Indonesia, GMNI memiliki keanekaragaman yang menjadi kekuatan utama dalam menggalang solidaritas dan kebersamaan. Setiap komisariat memiliki karakteristik, kebutuhan, dan dinamika yang berbeda-beda. Namun, keberagaman ini bisa menjadi ancaman jika tidak dikelola dengan baik. Egoisme antar komisariat dapat merusak harmoni dan sinergi yang seharusnya terbangun.

Persatuan adalah nilai fundamental dalam GMNI yang harus dijaga. Tanpa persatuan, GMNI akan sulit mencapai tujuan besarnya. Oleh karena itu, meredam egoisme antar komisariat bukan hanya tentang menjaga ketertiban internal, tetapi juga tentang memperkuat fondasi organisasi untuk menghadapi tantangan eksternal.

• Faktor Penyebab Egoisme Antar Komisariat

Egoisme antar komisariat dalam GMNI bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Pertama, adanya perbedaan visi dan misi di tingkat lokal yang seringkali berujung pada konflik kepentingan. Kedua, kurangnya komunikasi yang efektif antar komisariat bisa menimbulkan kesalahpahaman dan friksi. Ketiga, kompetisi yang tidak sehat dalam perebutan sumber daya, seperti dana, fasilitas, atau pengaruh politik, dapat memperuncing perpecahan.

Faktor-faktor ini, jika tidak dikelola dengan baik, akan menimbulkan sentimen negatif yang menghambat kerjasama dan kolaborasi. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan strategis untuk meredam egoisme dan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya tujuan bersama.

Baca Juga:   Ratusan Kader GMNI Jaksel Gruduk DPR RI Tolak RUU TNI

• Strategi Meredam Egoisme Antar Komisariat

1. Membangun Komunikasi yang Efektif

Komunikasi adalah kunci utama dalam meredam egoisme antar komisariat. GMNI perlu memastikan bahwa setiap komisariat memiliki akses dan saluran komunikasi yang terbuka dan transparan. Pertemuan rutin, diskusi terbuka, dan penggunaan teknologi komunikasi modern dapat membantu menciptakan dialog yang konstruktif.

Dalam komunikasi, penting untuk mengedepankan prinsip saling menghargai dan mendengarkan. Setiap komisariat harus merasa didengar dan dihargai pendapatnya. Dengan demikian, kesalahpahaman bisa diminimalisir dan solusi bersama lebih mudah ditemukan.

2. Mengedepankan Nilai-nilai Pancasila

Sebagai organisasi yang berlandaskan pada Marhaenisme & Pancasila, GMNI harus terus mengedepankan nilai-nilai tersebut dalam setiap aktivitas dan keputusan yang diambil. Nilai gotong royong, musyawarah untuk mufakat, dan keadilan sosial harus menjadi pedoman dalam berinteraksi antar komisariat.

Melalui pendidikan dan pembinaan yang berkelanjutan, nilai-nilai ini harus ditanamkan dalam diri setiap anggota GMNI. Dengan demikian, semangat kebersamaan dan kesatuan akan selalu terjaga, mengalahkan egoisme yang mungkin timbul.

3. Meningkatkan Kolaborasi Antar Komisariat

Kolaborasi antar komisariat perlu ditingkatkan melalui program-program bersama yang melibatkan berbagai komisariat. Proyek kolaboratif, kegiatan sosial, dan pelatihan bersama dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan mengurangi egoisme.

Selain itu, GMNI pusat harus berperan aktif dalam memfasilitasi kerjasama ini dengan menyediakan dukungan dan sumber daya yang diperlukan. Melalui kolaborasi, setiap komisariat akan merasa memiliki tanggung jawab yang sama dalam mencapai tujuan organisasi.

4. Transparansi dan Akuntabilitas

Transparansi dalam pengelolaan organisasi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program harus menjadi prioritas. Dengan sistem yang transparan, setiap komisariat akan merasa percaya dan yakin bahwa tidak ada agenda tersembunyi yang merugikan salah satu pihak.

Baca Juga:   Kader PMII Diserang OTK, DPD GMNI Sultra Desak Aparat Kepolisian Segera Tangkap Pelaku

Pelaporan yang rutin dan terbuka mengenai kegiatan dan penggunaan dana akan menciptakan kepercayaan antar komisariat. Kepercayaan ini penting untuk membangun kerjasama yang solid dan mengurangi potensi konflik.

5. Pembinaan Kepemimpinan yang Beritegiritas

Kepemimpinan yang berintegritas adalah kunci dalam meredam egoisme antar komisariat. Pemimpin GMNI di setiap tingkatan harus menjadi teladan dalam mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Pendidikan dan pelatihan kepemimpinan harus terus dilakukan untuk menghasilkan pemimpin yang mampu memimpin dengan bijak dan adil. Pemimpin yang berintegritas akan mampu menginspirasi anggota untuk bekerja sama dan mengesampingkan egoisme.

• Kesimpulan

Meredam egoisme antar komisariat di GMNI adalah tantangan yang memerlukan usaha bersama dan komitmen yang kuat dari seluruh anggota. Melalui komunikasi yang efektif, penanaman nilai-nilai Pancasila, peningkatan kolaborasi, transparansi, dan pembinaan kepemimpinan yang berintegritas, GMNI dapat menjaga persatuan dan kesatuan yang menjadi fondasi utama organisasi.

Dengan bersatu, GMNI akan semakin kuat dalam mewujudkan visi dan misinya, serta mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi bangsa dan negara. Mari bersama-sama meredam egoisme, membangun kebersamaan, dan meniti jalan menuju tujuan besar yang kita impikan.***


Penulis: Dimas Muhammad Erlangga, Kader GMNI Bandung.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Ironi Sebuah Nasionalisme

Marhaenist.id - Di sebuah negeri yang kaya akan janji, seorang pejabat berdiri…

Visi Misi Airin – Ade Sumardi Membawa Gagasan Generasi Muda Banten

Marhaenist.id- Banten, Sekretaris Brigade Sabara Banten, Miftahul Ulum kembali menegaskan komitmen Brigade…

Aku Lelah, Mencintaimu adalah Tindakan Masokis

Marhaenist.id- Mencintaimu adalah ibadah paling melelahkan yang pernah aku jalani. Ia bukan…

Kasus Oplosan BBM: Negara Harus Bertanggung Jawab atas Kerugian Konsumen

Marhaenist.id, Jakarta - Terungkapnya praktik pengoplosan BBM di PT Pertamina Patra Niaga…

Menyatukan Barisan: Seruan Kader DPK GMNI FKIP Universitas Khairun Ternate untuk Merumuskan Strategi Kolektif Menghadapi Polemik DPP

Marhaenist.id - Sebagai kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dari Komisariat Fakultas…

Bung Karno dan Ibundanya Tercinta Ida Ayu Nyomang Rai

Marhaenist.id - Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dikenal tidak hanya sebagai…

Diajari Menanam Cabai, Emak-Emak di Jakarta: Hemat Pengeluaran

Marhaenist - Relawan Mak Ganjar membagikan sekitar 25.000 pohon cabai beserta media…

Dibuka oleh Anggota DPRD, DPC GMNI Wakatobi Sukses Gelar PPAB Ke II

Marhaenist.id, Wakatobi - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Presiden Jokowi Resmi Buka Kongres IV Persatuan Alumni GMNI

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Kongres IV Persatuan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?