By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Menjawab Klaim ke PDIP, GMNI Tegas Mengatakan Bahwa Ia adalah Organisasi Independen

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Rabu, 31 Januari 2024 | 02:16 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Logo GMNI dan PDIP/Marhaenist.id
Bagikan

Marhaenist.id – Meskipun sama-sama berlogo banteng, pada dasarnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sama-sama memperjuangkan Kaum Wong Cilik. Tapi GMNI tidak terikat oleh sistem kekuatan politik sebagaimana yang termaktub dalam AD-ART bahwa GMNI adalah organisasi yang Independen dari kekuatan politik sejak Partai Nasional Indonesia (PNI) yang dipimpin Bung Karno tak ada lagi.

Hal ini juga bukan berarti GMNI harus independen dalam memperjuangkan hak-hak rakyat atau dalam politik rakyat karena watak perjuangan GMNI adalah berjuang untuk dan bersama rakyat.

Memang alumni GMNI sebagian banyak yang masuk PDIP, namun saya katakan bahwa itu merupakan hak konstitusional seorang warga negara. Bukan hanya partai itu saja keterlibatan alumni dan ada partai lainnya.

Perlu diketahui bahwa GMNI bukan partai politik, tapi organisasi politik memiliki pembacaan situasi secara internasional, nasional, regional, dan bahkan desa. GMNI sangat anti terhadap penindasan yang dilakukan sistem kapitalisme yang merugikan hak-hak rakyat.

Saya teringat ketika berdebat dengan dosen yang mengajarkan mata kuliah sistem kepartaian dan pemilu. Saya tidak menyebutkan nama dosennya siapa, yang jelas dosen mengatakan GMNI dan PDIP adalah sama.

Namun saya tidak terima pernyataan dosen sampai saya berdebat dengan mempertahankan argumentasi bahwa mereka tidaklah satu kesatuan atau biasanya GMNI dikatakan anak partai atau organisasi sayap PDIP.

Jadi untuk menjawab klaim bahwa GMNI bukanlah anak atau sayap Partai dari PDIP, inilah hal yang harus disajikan:

1. GMNI adalah organisasi yang bersifat independen.

Persoalan Independensi GMNI dituliskan pada Anggaran Dasar (AD) BAB III TUJUAN DAN SIFAT Pasal 4 ayat (2) yang menyebutkan bahwa GMNI adalah organisasi yang bersifat Independen, bebas aktif serta berwatak kerakyatan.

Arti independen menyatakan dengan tegas bahwa GMNI tidak terafiliasi dengan kekuatan Politik manapun (terutama Partai Politik).

Baca Juga:   Cegah Korupsi, GMNI Desak KPK & Kejaksaan Lakukan Pengawasan Ketat pada Program Air Bersih Gratis di PPU

Disisi lain Independensi yang dimaksud bukan berarti bahwa GMNI harus independen dari Politik Rakyat atau anti dengan politik rakyat. Ini karena GMNI berwatak kerakyatan sebagai sebagaimana diungkapkan dalam ajarannya bahwa ini adalah Watak Perjuangan GMNI yang berarti berjuang untuk dan bersama rakyat.

2. Klaim bahwa GMNI adalah anak atau sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), itu karena kebanyakan Alumni GMNI kalau berpartai memilih PDIP. Sehingga ketika Alumni GMNI diseluruh Indonesia banyak terlihat di PDIP, disitulah klaim orang-orang akan muncul bahwa GMNI adalah sayap PDIP.

Perlu diketahui bahwa PDIP telah membuka lebar pintunya untuk Alumni GMNI yang ingin berpartai. Yang membuat PDIP membuka lebar pintunya untuk Alumni GMNI masuk di partainya, itu dikarenakan GMNI dianggap mudah beradaptasi karena adanya kesamaan ideologi PDIP.***


Penulis: NN, Kader GMNI.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:01 WIB
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Jangan Dengar Apa Kata Deddy, Ayo Tolak RUU TNI!

Marhaenist.id - Deddy Corbuzier dalam videonya menyebut bahwa penolakan rapat DPR di…

Jelang Pemilu 2024, DPD GMNI Sultra Ajak Masyarakat Ciptakan Pemilu Damai dan Tolak Politik Uang

Marhaenist.id, Kendari - Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2024, Dewan…

Aliansi Cipayung Plus Soroti Intervensi Pihak UBMG Terhadap Mahasiswa untuk Tidak menjadi Anggota Organisasi Ekstra Kampus

Marhaenist.id, Gorontalo - Aliansi Cipayung Plus, yakni: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan…

Kawan 98 dan Jaga Suara Ajak Warga Waspadai Adanya Politik Uang di Pilkada Jakarta

Marhaenist.id, Jakarta - Persaingan antar pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur…

Masa Jabatan Legislatif Tanpa Ujung: Celah yang Mengancam Alam Demokrasi

Marhaenist.id - Diskursus mengenai pembatasan masa jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)…

Peran Partai Politik dalam Mewujudkan Keadilan Sosial

Marhaenist.id - Sejak awal kemerdekaan, upaya meningkatkan kesadaran nasional terus menyebar luas,…

PPAB Ke-2 GMNI Situbondo Sukses Digelar Meriah, Irham Kahfi Sampaikan Pesan Penting untuk Kader Muda

Marhaenist.id, Situbondo — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Situbondo kembali mencatatkan…

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, berolahraga dengan bersepeda di Kota Surabaya, bertajuk “Gowes Keliling Surabaya”, Sabtu (15/10/2022) pagi. FILE/IST. Photo

Bersepada Keliling Surabaya, Hasto Sampaikan Pesan Megawati

Marhaenist - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berolahraga dengan bersepeda di Kota…

UKT Semakin Mahal dan Menuai Kritrik, Inilah Respon DPP GMNI

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?