By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kehilangan yang Tidak Disadari: Suku Terasing di Ambang Lenyap
Dirgahayu GMNI ke-72, Heri Pudyatmoko Serukan Penguatan Marhaenisme dan Persatuan
Memperkuat Demokrasi di Tengah Badai Digital: Tanggapan Kritis atas Buku “Bawaslu di Tengah Era Big Data”
Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis
Konflik Geopolitik dalam Perspektif Marhaen antara Perebutan Kuasa Global dan Nasib Rakyat Kecil

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

Memperkuat Demokrasi di Tengah Badai Digital: Tanggapan Kritis atas Buku “Bawaslu di Tengah Era Big Data”

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 23 Maret 2026 | 14:20 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda (kanan) bersama Kepala Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan dan pelatihan Bawaslu Roy Siagian memberikan penjelasan saat Bawaslu menggelar peluncuran buku dengan tema Bawaslu di Tengah era Big Data di Jakarta (Foto: Poskotaonline)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Di era di mana informasi mengalir lebih cepat daripada Sungai Citarum saat musim hujan, buku “Bawaslu di Tengah Era Big Data” karya Dr. Herwyn J.H. Malonda dan Dr. Irene R.H.T. Tangkawarow datang sebagai angin segar. Diluncurkan oleh Bawaslu RI pada Kamis (12/3/2026), karya ini seperti peta jalan yang menggambarkan bagaimana lembaga pengawas pemilu kita harus menavigasi lautan data digital. Saya, sebagai komisioner di tingkat kota, merasa terpanggil untuk merespons buku ini karena ia tak hanya menganalisis peluang, tetapi juga mengingatkan kita pada risiko yang mengintai demokrasi Indonesia.

Penulis buku, dengan latar belakang hukum dan teknologi yang kuat, menyajikan analisis yang komprehensif. Mereka memulai dengan menggambarkan big data sebagai aset strategis yang bisa merevolusi pengawasan pemilu. Di bab pertama, mereka menekankan urgensi adaptasi Bawaslu terhadap perubahan lanskap politik digital, seperti penyebaran hoaks dan manipulasi algoritma. Ini relevan sekali, mengingat pemilu kita sering diramaikan oleh isu-isu yang memecah belah. Saya setuju dengan pandangan mereka bahwa data bukan lagi barang mati, melainkan alat hidup untuk mendeteksi pola pelanggaran, seperti micro-targeting yang menyasar pemilih secara pribadi.

Lebih lanjut, bab kedua menyuguhkan inovasi-inovasi menarik, seperti pengembangan sistem informasi berbasis big data dan analisis sentimen media sosial. Penulis buku ceritakan bagaimana teknik data mining bisa memprediksi risiko, mirip mata super yang melihat apa yang tak kasat mata. Ini menginspirasi, karena di Bekasi, tak sedikit kami berhadapan dengan kampanye digital yang licin. Bab ketiga, sebagai klimaks, mengungkapkan risiko seperti weaponisasi data pribadi dan bots yang menyebarkan berita bohong. Penulis buku mengingatkan kasus Pemilu AS 2016 sebagai pelajaran, dan saya mengapresiasi ketajaman mereka dalam menyoroti ancaman ini bagi integritas demokrasi kita.

Baca Juga:   Wabup Ngawi Anto Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PA GMNI Ngawi

Strategi di Bab keempat seperti peningkatan kapasitas SDM dan kerja sama dengan platform digital serta transformasi kelembagaan di Bab kelima menunjukkan visi optimis penulis. Mereka menggambarkan Bawaslu sebagai “guardian of digital democracy”, dengan restrukturisasi organisasi dan integrasi AI untuk monitoring real-time. Buku ini tak hanya untuk ahli, tapi untuk masyarakat, mengajak kita semua menjaga pemilu yang adil.

Namun, sebagai praktisi di lapangan, saya merasa buku ini bisa lebih mendalam dalam membahas kebutuhan mendasar untuk tatanan demokrasi riil. Era informasi disruptif, terutama jelang masa kampanye, dipenuhi hoaks dan hate speech yang marak. Bawaslu sering jadi sasaran netizen, dituduh lamban, padahal mandat kami terbatas pada pengawasan partai politik dan peserta terregistrasi. Kesulitan menindak buzzer tersembunyi yang sering terafiliasi secara rahasia dengan calon tertentu menjadi tantangan nyata. Mungkin, penulis buku bisa lebih menekankan penguatan regulasi yang memungkinkan Bawaslu berkolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk menelusuri afiliasi semacam itu, agar pengawasan tak hanya reaktif, tapi proaktif. Ini bukan kritik pedas, melainkan saran agar buku selanjutnya lebih grounded pada realitas lapangan, seperti di Kota Bekasi, di mana media sosial jadi medan perang opini.

Secara keseluruhan, buku ini adalah panggilan aksi yang berharga. Mari kita implementasikan idenya, sambil memperkuat fondasi demokrasi dengan literasi digital masyarakat. Demi pemilu yang bersih, Bawaslu butuh dukungan semua pihak. Terima kasih kepada penulis buku atas kontribusinya, semoga menjadi katalisator perubahan positif.***


Penulis: Jhonny Sitorus, Anggota Bawaslu Kota Bekasi, Alumni GMNI.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kehilangan yang Tidak Disadari: Suku Terasing di Ambang Lenyap
Rabu, 25 Maret 2026 | 09:44 WIB
Dirgahayu GMNI ke-72, Heri Pudyatmoko Serukan Penguatan Marhaenisme dan Persatuan
Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31 WIB
Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis
Senin, 23 Maret 2026 | 10:30 WIB
Konflik Geopolitik dalam Perspektif Marhaen antara Perebutan Kuasa Global dan Nasib Rakyat Kecil
Jumat, 20 Maret 2026 | 16:53 WIB
DPD PA GMNI Jakarta Raya Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Jumat, 20 Maret 2026 | 16:27 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

​Lawan Perang Imperialis AS! Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Kecam Rezim Prabowo-Gibran sebagai Boneka Amerika

Marhaenist.id, Jakarta – Gelombang kemarahan rakyat terhadap kebijakan luar negeri dan domestik rezim…

Didukung Alumni GMNI, Ganjar Tegaskan Siap Bergerak Bersama Rakyat

Marhaenist.id, Jakarta - Ikatan keluarga besar alumni dan aktivis yang tergabung dalam…

Mengapa PDI Perjuangan Memecat Joko Widodo?

Marhaenist.id, Jakarta - PDI Perjuangan resmi memecat pemecatan Joko Widodo (Jokowi), Gibran…

Hendak Gelar Mimbar Rakyat Didepan Kementerian dan Stakeholder, GMNI Tangerang Dijegal Preman dan Aparat Keamanan

Marhaenist.id, Tanggerang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMNI) Kabupaten…

Aliansi Mahasiswa Gelar Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Musibah Kebakaran Pasar Tobelo

Marhaenist.id, Tobelo - Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kemanusiaan, yang tergabung di…

Bumikan Marhaenisme di Tanah Sintuwu Maroso, GMNI Poso Sukses Gelar PPAB ke 2

Marhaenist.id, Poso - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pemuda Sumatera Utara Samsudin Ndruru: Kebijakan Pembatasan Daging Babi di Medan Harus Seimbangkan Kepentingan Mayoritas dan Hak Minoritas

Marhaenist.id, Jakarta – Kebijakan berupa Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/1540…

DPC PA GMNI Pontianak Launching Pojok Pemikiran Bung Karno di Perpusda Provinsi Kalbar

Marhaenist.id, Pontianak - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Solar Sulit Didapat, GMNI Rohul Soroti Dugaan Praktik Mafia Solar di Rokan Hulu

Marhaenist.id, Rokan Hulu – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar kembali…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?