By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Jombang Sesalkan Tindakan Tidak Etis Tenaga Kesehatan RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung: Desak Evaluasi dan Investigasi Menyeluruh

Eko Zaiwan
Eko Zaiwan Diterbitkan : Jumat, 30 Mei 2025 | 20:26 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Daffa Raihananta, Ketua DPC GMNI Jombang 2024-2025/MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist.id, Jombang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jombang, melalui ketuanya, Daffa Raihananta, menyampaikan penyesalan mendalam atas tindakan tidak profesional yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung.

Ia mendesak pihak-pihak terkait, khususnya Dinas Kesehatan dan manajemen rumah sakit, untuk segera melakukan evaluasi serta investigasi internal secara menyeluruh.

“Kami sangat prihatin atas beredarnya video siaran langsung di TikTok yang dilakukan oleh dua perawat di salah satu rumah sakit swasta di Jombang saat berlangsungnya tindakan operasi caesar. Tindakan tersebut jelas bertentangan dengan standar etika profesi, peraturan rumah sakit, dan prinsip perlindungan hak privasi pasien,” ujarnya.

Menurutnya, keselamatan, kenyamanan, serta hak pasien atas privasi harus menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan. Kata dia pula, setiap bentuk dokumentasi medis, baik foto maupun video, wajib dilakukan dengan izin tertulis dari pasien, dan hanya diperuntukkan bagi kepentingan edukasi atau dokumentasi resmi.

Meski demikian, ini menjadikan proses medis sebagai konten hiburan atau ajang eksistensi pribadi di media sosial tanpa persetujuan dan tanpa pertimbangan etis merupakan pelanggaran serius terhadap kode etik profesi.

“Kami menegaskan bahwa tindakan siaran langsung di TikTok saat operasi, tanpa izin pasien, merupakan pelanggaran etika yang tidak dapat ditoleransi,” tambah Daffa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr. Hexawan Tjahya Widada, menjelaskan bahwa dua orang dalam video tersebut merupakan perawat yang saat itu sedang menangani proses persalinan di RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung.

Keduanya telah dipanggil dan diberikan pembinaan. Pihak rumah sakit juga telah mendapat teguran pada 27 Mei 2025, serta secara resmi mengumumkan pemecatan terhadap kedua perawat tersebut karena melanggar kode etik profesi.

Baca Juga:   Kinerja Kepolisian Dipertanyakan, GMNI Mimika: Patroli Tidak Efisien Sebabkan Korban Begal di Mimika

Meski telah diambil tindakan terhadap kedua tenaga kesehatan tersebut, kami menekankan perlunya langkah lebih lanjut.

“Kami mendesak Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit untuk melakukan evaluasi dan investigasi internal secara menyeluruh terhadap pelanggaran yang terjadi, serta segera menyusun langkah-langkah perbaikan guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” ucap Kepala Dinas Kesehatan itu.

“Kami ingin menegaskan bahwa kode etik profesi bukanlah sekadar formalitas, melainkan komitmen moral yang wajib dijunjung tinggi demi menjaga martabat profesi dan keselamatan pasien,” tambahnya.

“Harapannya, ke depan, masyarakat Kabupaten Jombang dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berintegritas,” tandasnya.***

Penulis: Husein/Editor: Redaksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Deklarasi Ekonomi, Soekarno 1963

Saudara-saudara sekalian, 1. Sebagai Presiden/Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia saya menyadari…

Dari Sulawesi untuk DPP: ‘Persatuan adalah Kunci Menuju Kejayaan GMNI’

Marhaenist.id - Kondisi internal Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini tengah…

Relevansi Ajaran Bung Karno Ditengah Distrosi Ideologi dan Perang Proxi

Marhaenist.id - Bulan bung karno sudah berlalu namun bukan berarti ingatan akan…

Foto: Pernyataan Sikap GMNI Jakarta Selatan. MARHAENIST

Pernyataan Sikap GMNI Jaksel: Cabut UU TNI dan RUU Kepolisian Negara serta Mendesak Reformasi Kepolisian yang Demokratis

Proses Historis: Dari Militerisme Orde Baru Ke Reformasi Yang Mandeg Sejarah Indonesia…

Aku Lelah, Mencintaimu adalah Tindakan Masokis

Marhaenist.id- Mencintaimu adalah ibadah paling melelahkan yang pernah aku jalani. Ia bukan…

Jadi Pembicara Diskusi yang Digelar PA GMNI Jakarta Raya, Soni Sumarsono: Kota Global Harus Punya Ideologi Keadilan Sosial

Marhaenist.id, Jakarta - Penjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2016–2017, Soni Sumarsono, menegaskan…

Revisi UU TNI: Ancaman Serius Bagi Demokrasi Indonesia

Marhaenist.id - Kita sedang menghadapi bahaya laten. Revisi UU TNI yang sedang…

Aristoteles: Kegagalan adalah Pelajaran, Tetapi Menyerah adalah Kekalahan Sejati

Marhaenist.id - Aristoteles mengungkapkan bahwa Hidup adalah perjalanan penuh tantangan. Di setiap…

Inspirasi Juang Makmurkan Marhaen Indonesia: Terapkan Pajak Harta Bukan Naikkan PPN

Marhaenist.id - Salah satu tujuan utama diterapkan pajak oleh negara adalah untuk keadilan.…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?