By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Penajam Desak Evaluasi Proyek RDMP Bukti Lemahnya Pengawasan Disnaker & DPRD

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 30 Oktober 2025 | 19:57 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Anggota dan Kader GMNI Penajam Paser Utara/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Penajam Paser Utara – Duka mendalam menyelimuti kalangan masyarakat Penajam usai insiden longsor di proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Lawe‑Lawe yang mengakibatkan tewasnya tiga pekerja pada Selasa (28/10/2025).

Seorang kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Penajam Paser Utara (GMNI PPU) Ega Rahmadhani, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya para pekerja yang sedang bertugas. Ia berharap keluarga korban diberi ketabahan sekaligus menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak bisa dianggap sekadar musibah biasa.

“Kami menyampaikan turut berduka cita sedalam‑dalamnya atas meninggalnya tiga pekerja dalam insiden ini. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” ujar Ega.

Namun di balik duka itu Ega menegaskan bahwa tragedi ini harus menjadi peringatan keras bagi pihak perusahaan dan instansi terkait. Menurutnya kecelakaan kerja semacam ini bukan hanya kecelakaan biasa, melainkan indikasi dari diduga lemahnya penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)di lapangan.

“Tragedi ini seharusnya bisa dicegah kalau pengawasan K3 benar‑benar dijalankan. Proyek sebesar RDMP yang menyerap ribuan tenaga kerja seharusnya jadi contoh penerapan K3 terbaik bukan malah memakan korban,” tegasnya.

Ega juga menyoroti bahwa pekerjaan galian yang memicu longsor diduga dilakukan secara manual tanpa pengamanan memadai setelah alat berat tersendat. Ia menyebut hal itu sebagai indikasi lemahnya manajemen risiko dan pengawasan teknis.

“Kalau galian tiga meter dilakukan manual tanpa penahan dinding tanah itu jelas kelalaian. Pihak kontraktor dan subkontraktor wajib menjelaskan SOP‑nya secara terbuka,” katanya.

Lebih jauh, Ega mengkritik keras Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Penajam Paser Utara (Disnakertrans PPU) karena dinilai gagal melakukan pengawasan terhadap perlindungan tenaga kerja termasuk dalam hal kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga:   GMNI Jakarta Menggugat: Menuju Persatuan, Melebarkan ke Internasional

“Kalau Disnaker bekerja sebagaimana mestinya seharusnya tidak ada lagi pekerja yang belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Masa iya harus kejadian dulu baru ketahuan ternyata ada pekerja yang belum terdaftar?” ujarnya dengan nada tegas.

“Ini salah satu bukti diduga lemahnya pengawasan Disnaker sehingga hal tersebut bisa terjadi. Pengawasan bukan cuma soal helm dan rompi tapi juga memastikan hak dasar pekerja terlindungi secara hukum,” lanjutnya.

Selain Disnaker, Ega juga menyoroti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (DPRD PPU) yang dianggap terlalu pasif dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap proyek besar yang berdampak langsung pada masyarakat.

“DPRD jangan diam saja. Mereka punya hak memanggil perusahaan dan Disnaker untuk meminta penjelasan. Kalau legislatif tidak tegas perusahaan akan terus merasa aman meskipun terjadi pelanggaran,” tegasnya lagi.

Sebagai kader GMNI PPU Ega menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini agar tidak berhenti pada permintaan maaf dan penyelidikan formalitas semata.

“Keselamatan dan perlindungan tenaga kerja itu harga mati. Kalau proyek besar seperti RDMP saja pengawasannya selemah ini bagaimana dengan proyek‑proyek kecil lainnya? Kami akan terus bersuara sampai ada perubahan nyata,” tutupnya.

Diketahui, tiga korban meninggal dalam insiden tersebut masing‑masing bernama Tri Mulyono, Wendi Atnan Biu, dan Hadi Martani. Ketiganya merupakan pekerja subkontraktor yang tengah melakukan pekerjaan galian di area proyek RDMP Kilang Lawe‑Lawe saat tanah tiba‑tiba longsor. Polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah pihak terkait.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

DPD GMNI Sulbar Kecam Keras Insiden Rantis Brimob Lindas Pengemudi Ojol

Marhaenist.id, Mamuju - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Kader PMII Diserang OTK, DPD GMNI Sultra Desak Aparat Kepolisian Segera Tangkap Pelaku

Marhaenist.id, Kendari - Seorang bernama Awaludin Sisila (28) yang merupakan Kader dan…

Dua Tujuh Juli, Peristiwa Besar Yang Dikerdilkan

27 Juli menjadi semakin kerdil, lewat begitu saja dan seakan tak bermakna.…

Resensi Buku: The Shallows What the Internet Is Doing to Our Brains – Nicolas Carr

Marhaenist.id - Dalam tradisi membaca linear melalui buku fisik, individu memproses pengetahuan…

Kunjungi Banda Neira, Ganjar Belajar Dari Hatta dan Syahrir

Marhaenist.id, Banda Neira - Ganjar Pranowo mengunjungi sejumlah tempat bersejarah saat tiba…

KUHP Baru Dinilai Jadi “Napas Lega” bagi Tersangka Pembunuhan Jembatan Wari Halmahera Utara

Marhaenist.id — Penemuan mayat di Jembatan Wari beberapa waktu lalu menghebohkan publik. Korban…

Surat Cinta untuk Persatuan GMNI dari Riau

Marhaenist.id - Mengawali tulisan ini, terlebih dahulu saya mohon maaf kepada Bung/Serinah…

GMNI Soroti Penurunan Kuota KIP Kuliah dan LPDP 2023–2026: Alarm Darurat Akses Pendidikan Tinggi Nasional

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Hari Ibu di Kandang Rakyat: Ir. Robi Agustiar Salah Satu Pendiri GMNI Sumedang Tegaskan Peternak adalah Marhaen Modern

Marhaenist.id, Bandung - Di tengah peringatan Hari Ibu, Ir. Robi Agustiar, S.Pt.,…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?