By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Inilah Alasan Soekarno tidak Menginginkan Masjid Istiqlal Dibangun dengan Kayu
Pemuda Sumba Timur Soroti Penghentian Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Desa di Sumba Timur
Indonesia Menggugat: DPC GMNI Jakarta Timur Desak Evaluasi Kapolri dan Pecat Menteri HAM
Siapakah Marhaen di Butta Turatea Hari Ini?
Hidup 13 Hari, Disebut Tidak Miskin: DPD GMNI DKI Jakarta Bongkar Kemiskinan Semu Versi Negara

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Demo KPU dan DPR Yang Adakan Rapat Konsinyering di Malam Hari

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Sabtu, 24 Agustus 2024 | 22:55 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar demonstrasi di depan Hotel Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, Sabtu (24/08/2024). MARHAENIST
Bagikan

MARHAENIST – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar demonstrasi di depan Hotel Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, Sabtu (24/08/2024). Aksi itu digelar untuk mengawal proses rapat konsinyering KPU dengan DPR soal pelaksanaan Pilkada 2024.

Ketua DPC GMNI Jakarta Selatan Deodatus Sunda Se (Dendi) mengendus adanya anomali sikap KPU dalam pelaksanaan Pilkada 2024 ini. Pasalnya, peraturan KPU atau PKPU sebagai dasar pelaksanaan Pilkada 2024 pasca-putusan MK belum dibuat.

Aksi aktivis GMNI ini juga merupakan kelanjutan aksi besar yang dilakukan pada tanggal 22 Agustus 2024 di depan Gedung DPR.

“Untuk itu kami melakukan aksi ini, ada apa dengan KPU ini, beda sikapnya ketika ada putusan MK 90 kemarin,” kata Dendi.

Dendi juga mempertanyakan rapat konsinyering yang digelar pada hari libur dan malam hari. Ia menduga ada motif KPU ingin melanggengkan dinasti rezim Jokowi.

“Kami curiga ada konspirasi ada suatu kesepakatan di luar nalar kita semua,” ujarnya.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar demonstrasi di depan Hotel Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, Sabtu (24/08/2024). MARHAENIST

Ketika ditanya kenapa melakukan aksi di hari Sabtu ini, Dendi menjelaskan bahwa mereka tidak mau kecolongan seperti UU Ciptakerja yang diloloskan di DPR pada rapat malam hari.

” Paripurna rencana pengesan RUU Pilkada terbaru yang diputuskan oleh Badan Legislatif dengan cepat tidak kuorum diputuskan di DPR, sekarang mereka mau coba dengan cara lain lewat KPU,” ungkap Dendi.

Seperti diketahui KPU dan anggota komisi 2 DPR menggelar rapat konsinyering di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta Pusat dari tanggal 24 sampai 26 Agustus 2024.

Dalam surat undangan yang tersebar rapat itu membahas putusan MK, dan empat rancangan PKPU yang terdiri atas perlengkapan pemungutan suara, pelaksanaan kampanye, dana kampanye, dan terakhir tentang teknis pencalonan. Dalam surat yang ditandatangani pada 22 Agustus 2024 itu tertera jadwal rapat digelar pada Sabtu, 24 Agustus 2024 mulai pukul 19.00 WIB.

Baca Juga:   Tolak Gelar Pahlawan Untuk Soeharto, GMNI Halut: Ini Pengkhianatan Terhadap Sejarah

“Apalagi informasi yang beredar, rapat konsinyering yang digelar di hotel tersebut tidak sama sekali menyinggung soal putusan MK, melainkan putusan Mahkamah Agung nomor 23 P/HUM/2024 yang bisa meloloskan Kaesang Pangarep sebagai kontestan Pilkada 2024. Demokrasi kita diobok-obok, kami akan mobilisasi lebih besar lagi kalau KPU tidak menghormati putusan MK,” tegas Dendi.

 

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Inilah Alasan Soekarno tidak Menginginkan Masjid Istiqlal Dibangun dengan Kayu
Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:23 WIB
Pemuda Sumba Timur Soroti Penghentian Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Desa di Sumba Timur
Jumat, 27 Februari 2026 | 23:46 WIB
Indonesia Menggugat: DPC GMNI Jakarta Timur Desak Evaluasi Kapolri dan Pecat Menteri HAM
Kamis, 26 Februari 2026 | 18:29 WIB
Siapakah Marhaen di Butta Turatea Hari Ini?
Kamis, 26 Februari 2026 | 16:23 WIB
Foto: Deodatus Sunda Se, Ketua DPD GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.
Hidup 13 Hari, Disebut Tidak Miskin: DPD GMNI DKI Jakarta Bongkar Kemiskinan Semu Versi Negara
Kamis, 26 Februari 2026 | 08:13 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Mengenang Tragedi Trisakti di Bulan Mei 1998

Marhaenist.id - Tanggal 12 Mei 1998, 4 Mahasiswa Universitas Trisakti tewas ditembak…

Tanggung Jawab Moral Jurnalis dalam Bayang-Bayang Demokrasi Prosedural

Marhaenist.id - Di tengah hiruk-pikuk demokrasi prosedural—yang sekilas tampak berjalan baik lewat…

Manifesto Politik Konsolidasi Nasional GMNI 2025 di Blitar

"SATU GMNI SATU PERJUANGAN, MARHAENISME SEBAGAI KEKUATAN NASIONAL" Salam Marhaen, Merdeka! Kami,…

Polemik Tapera: Masalah atau Solusi?

Marhaenist.id - Kehadiran UU No. 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat…

Semangat Muda Kaum Nasionalis: Deklarasi GSNI Pacitan

Marhaenist.id, Pacitan - Semangat kebangsaan di ranah pelajar kembali berkobar di Kabupaten Pacitan.…

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. FILE/PDI Perjuangan

Hasto Sebut Banyak Manuver PSI Yang Merugikan PDI Perjuangan

Marhaenist - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, meski sesama…

Peristiwa Cikini: Upaya Pembunuhan Terhadap Presiden Soekarno

Marhaenist.id - Pada tanggal 30 November 1957 terjadi upaya pembunuhan terhadap Presiden…

Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Dendy Se. MARHAENIST

GMNI Jaksel Tuntut Pencopotan Kapolres dan Kapolsek Terkait Pembubaran Diskusi FTA: Usut Tuntas Otak di Balik Penyerangan

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI)…

(Jika) Bobibos vs Pertamina: Benturan Inovasi dan Kekuasaan di Panggung Energi Nasional

Marhaenist.id - Di tengah dinamika ekonomi nasional yang semakin kompleks, muncul satu…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?