By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Megawati Institute: Temuan KPF adalah Alarm Demokrasi. Pemerintah Perlu Segera Melakukan Investigasi Independen dan Terbuka

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Pengurus DPP GMNI, Adi Suherman Tebwaiyanan
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta  – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di bawah kepemimpinan Risyad-Patra menyatakan sikap tegas atas dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oknum anggota Brimob Pelopor C Kota Tual terhadap seorang anak berusia 14 tahun hingga meninggal dunia.

Peristiwa tragis tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026, di kawasan RSUD Maren, Kota Tual, Maluku.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, korban yang masih berstatus pelajar diduga mengalami kekerasan fisik yang menyebabkan luka serius hingga akhirnya meninggal dunia.

Kasus ini memicu keprihatinan dan kemarahan publik, khususnya masyarakat Kepulauan Kei.

Pengurus DPP GMNI, Adi Suherman Tebwaiyanan, yang juga merupakan putra asli Kepulauan Kei (Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual), menyampaikan duka mendalam sekaligus kecaman moral atas peristiwa tersebut.

Ia menegaskan bahwa kematian korban bukan sekadar angka statistik, melainkan hilangnya masa depan dan harapan generasi bangsa.

Menurut Adi, tindakan aparat yang diduga dilakukan secara sewenang-wenang hingga menyebabkan hilangnya nyawa seorang anak tidak dapat dipandang sebagai perkara pidana biasa.

Peristiwa ini dinilai sebagai cermin penyalahgunaan kewenangan dan ujian serius terhadap komitmen negara dalam melindungi hak hidup warganya, terutama anak di bawah umur.

“Negara tidak boleh abai, serta tidak boleh ada satu pun aparat atau institusi yang kebal terhadap hukum. Aparat penegak hukum seharusnya menjadi teladan dalam menjunjung tinggi supremasi hukum, bukan justru menjadi pihak yang diduga melanggarnya,” ujar Adi, Minggu (22/2/2026).

Dalam pernyataan resminya, DPP GMNI juga menyampaikan lima tuntutan sebagai berikut:

  1. Mendesak agar proses hukum terhadap pelaku dilakukan secara terbuka, transparan, dan independen.
  2. Meminta agar proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara profesional oleh Kepolisian Daerah Maluku dengan pengawasan ketat guna mencegah konflik kepentingan maupun upaya melindungi pelaku.
  3. Menuntut penerapan pasal pidana secara maksimal apabila terbukti terdapat unsur penganiayaan berat atau pembunuhan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
  4. Menolak segala bentuk mediasi atau penyelesaian di luar mekanisme hukum pidana yang berpotensi mengaburkan keadilan substantif bagi keluarga korban.
  5. Mendorong dilakukannya pemeriksaan etik serta evaluasi struktural terhadap sistem pembinaan internal aparat guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Baca Juga:   Integritas vs Manipulasi: Tantangan Lembaga Survei Dalam Pemilihan Kepala Daerah

Adi menegaskan bahwa sikap pengawalan yang dilakukan DPP GMNI bukanlah bentuk permusuhan terhadap personal maupun institusi kepolisian.

Langkah tersebut merupakan wujud komitmen moral terhadap tegaknya keadilan dan supremasi hukum. Aparat yang profesional, tegasnya, tidak akan takut terhadap proses hukum yang transparan.

DPP GMNI juga menekankan bahwa negara tidak boleh kalah oleh praktik kekerasan, terlebih ketika korban adalah anak di bawah umur. Keadilan harus hadir secara nyata dan terukur melalui proses hukum yang terang-benderang.

DPP GMNI menyatakan berdiri bersama keluarga korban dan masyarakat Kota Tual. Organisasi tersebut memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi terwujudnya kepastian hukum yang adil.

DPP GMNI menegaskan tidak boleh ada impunitas dan tidak boleh ada kompromi atas hilangnya nyawa anak bangsa.

Hingga rilis ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Publik kini menanti langkah konkret aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang telah menimbulkan duka mendalam di Kepulauan Kei.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Cahyono.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB
Megawati Institute: Temuan KPF adalah Alarm Demokrasi. Pemerintah Perlu Segera Melakukan Investigasi Independen dan Terbuka
Jumat, 20 Februari 2026 | 13:15 WIB
Demokrasi yang Merawat
Jumat, 20 Februari 2026 | 12:37 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

DPK GMNI Bung Tomo-Touna Sukses Gelar PPAB Ke 2

Marhaenist.id, Touna - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Sepakbola Indonesia di selimuti awan hitam menyusul tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (01/10/2022) malam WIB. FILE/Ist. Photo

Tragedi Kanjuruhan, GBN Desak Jokowi Segera Mereformasi Polri

Marhaenist - Gerakan Bhinneka Nasionalis (GBN) turut berbelasungkawa sekaligus menyatakan prihatin, atas…

Pertanian di Kota Surabaya, GMNI Gandeng Petani Desak Reforma Agraria

Marhaenist.id, Surabaya - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya dengan DPK GMNI…

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani. FILE/IST. Photo

PDIP Disebut Akan Sulit Dapatkan Koalisi Jika Usung Puan Maharani

Marhaenist - Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan PDI Perjuangan…

Alami Kelangkaan dan Kenaikan, DPC GMNI Wakatobi Minta Perindag Turun Tangan Tertibkan Harga BBM

Marhaenist.id, Wakatobi - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Revolusi Etika Hukum: Jalan Terakhir Menyelamatkan Keadilan

Marhaenist.id - Krisis hukum di Indonesia bukanlah takdir. Ia adalah hasil kelalaian…

Keraton Surakarta dan Gagasan Negara Kebudayaan Soekarno

Marhaenist.id - Keributan yang terjadi dalam prosesi penyerahan Surat Keputusan Menteri Kebudayaan…

Bung Karno: Roh dan Semangat Muda adalah Dasar Mencapai Tujuan

Marhaenist.id - Semangat juang tidak boleh mati dalam jiwa setiap pemuda. Roh…

Menolak Usulan Perguruan Tinggi Mengelola Tambang: Ancaman terhadap Demokrasi dan Kebebasan Akademik

Marhaenist.id - Usulan pemberian izin usaha pertambangan kepada perguruan tinggi telah menjadi…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?