By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Diskusi Pra-Konfercab DPC GMNI Jaksel: Menegakkan Supremasi Sipil atau Mempertahankan Kekuasaan?

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 3 Oktober 2025 | 00:37 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Panitia diskusi dari GMNI Jaksel bersama Para Pemateri usai kegiatan diskusi berlangsung dalam Pra Korfercab GMNI Jaksel, Kamis, (2/10/2025)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar diskusi pra-Konfercab bertajuk “Reformasi Kepolisian: Menegakkan Kembali Supremasi Sipil atau Mempertahankan Kekuasaan” di Sekretariat GMNI Jaksel, Rabu (2/10/2025).

Diskusi menghadirkan berbagai pemateri dari kalangan akademisi, pengamat, hingga pegiat gerakan sipil, di antaranya:

Antonius Danar (Strategi Institute),

Ray Rangkuti (Pengamat Politik),

Prof. Muradi (Guru Besar Ilmu Pemerintahan UNPAD),

Romo Setyo (Gerakan Nurani Bangsa).

Diskusi dipandu oleh Lotfy Konyora, kader GMNI Jaksel.

Pokok Pemikiran Narasumber Dalam Diskusi

Romo Setyo, menekankan bahwa reformasi kepolisian tidak hanya menyentuh aspek teknis, tetapi juga kultural dan struktural.

Dengan mengutip teori Pierre Bourdieu, ia menilai bahwa korupsi, kolusi, dan nepotisme telah menjadi habitus dalam tubuh kepolisian.

Menurutnya, perubahan hanya mungkin terjadi melalui “paksaan sejarah” dan revolusi ilmiah.

Prof. Muradi, memaparkan bahwa kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit telah melewati empat gelombang krisis – mulai kasus Sambo, Kanjuruhan, Teddy Minahasa, hingga kematian driver ojol – yang seharusnya menjadi cermin kegagalan reformasi internal.

Ia menekankan pentingnya reposisi struktural, memperkuat pengawasan Kompolnas, membatasi jabatan polisi aktif di institusi sipil, serta memendekkan masa jabatan Kapolri maksimal tiga tahun.

Ray Rangkuti, menyoroti lemahnya desain institusional kepolisian dalam sistem ketatanegaraan.

Ia menegaskan bahwa mekanisme fit and proper test di DPR justru melahirkan Kapolri yang berutang budi secara politik.

Reformasi, menurutnya, harus dimulai dengan pencopotan Kapolri Listyo Sigit. Ia juga menyoroti kriminalisasi terhadap lebih dari 900 aktivis, yang mencerminkan keberpihakan kepolisian pada kekuasaan dan modal.

Antonius Danar, menyoroti persoalan historis reformasi kepolisian sejak dipisahkan dari TNI.

Ia mengutip Gus Dur yang menyebut hanya ada tiga polisi baik: “Polisi Tidur, Jenderal Hoegeng, dan Patung Polisi”.

Baca Juga:   Menjelang 100 Hari Pemerintahan WS-HADIR, GMNI Mamasa Serukan Refleksi Pancasila sebagai Dasar Kepemimpinan

Menurutnya, munculnya Tim Reformasi Kepolisian dari internal justru lebih menyerupai kudeta politik.

Reformasi, tegasnya, hanya mungkin jika dimulai dari pencopotan Kapolri.

Foto: Saat Pemateri Diskusi memberikan penjelasan tentang materi yang ia paparkan dalam diskusi Pra Konfercab GMNI Jaksel, Kamis (2/10/2025)(Ist)/MARHAENIST.

Sikap Politik GMNI Jaksel

Ketua DPC GMNI Jaksel, Dendy, menegaskan bahwa Presiden harus berani mencopot Listyo Sigit sebagai Kapolri. Selama kepemimpinannya, kepolisian tidak hanya menjadi alat status quo, tetapi juga menjadi institusi yang melindungi kepentingan modal dengan mengorbankan demokrasi.

“Kriminalisasi aktivis tidak hanya terjadi pada pejuang demokrasi, tetapi juga pada para pejuang agraria. Untuk mengubah kultur kepolisian, harus ada contoh nyata: seorang Kapolri yang dipenjara karena kejahatannya. Demokrasi harus direbut dengan menghukum para pelaku, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun,” tegas Dendy.

GMNI Jaksel menegaskan bahwa keberhasilan aparat saat ini hanya sebatas menangkap aktivis dan melindungi kepentingan kapital. Oleh karena itu, dalam kerangka gerakan rakyat, reformasi kepolisian harus dimaknai sebagai perjuangan strategis untuk menegakkan kembali supremasi sipil, membatasi dominasi aparat, dan merebut demokrasi dari cengkeraman rezim represif.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Babay Farid Wajdi Jadi Tersangka, Petisi Brawijaya Jakarta Sebut Inilah Moment Tepat Pramono Anung Bersih-Bersih Bank DKI

Marhaenist, Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jakarta Petisi Brawijaya Nasional (PBN)…

Risma-Gus Han Jadi Cagub Jatim Pertama Yang Ziarahi Makam Bung Karno di Blitar

MARHAENIST.ID, Blitar - Tri Rismaharini-Gus Han menjadi pasangan Calon Gubernur - Wakil…

UKT Semakin Mahal dan Menuai Kritrik, Inilah Respon DPP GMNI

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI)…

Agama Pembebasan: Melawan Kesalehan yang Membunuh Kemanusiaan

Marhaenist.id - Di tengah gegap gempita kesalehan yang dipajang seperti etalase perhiasan,…

PPN Meningkat, Kelas Menengah Sekarat!

Marhenist.id - Sehubungan dengan disahkannya kenaikan PPN menjadi 12% dalam UU No.7…

Kolonialisme Baru: Negara Tersandera oleh Oligarkhi

Marhaenist.id - Yang sekarang terjadi adalah Pemerintah disandera (state capture) oleh kekuatan…

Rencana Pembangunan Pasar Rakyat di Tanah Milik Jenol oleh PJ Bupati Mamasa, GMNI Soroti Anggaran Pembebasan Lahannya

Marhaenist.id, Mamasa - Dengan adanya pernyataan Pj. Bupati Mamasa yang akan segera…

Islam Dalam Tinjauan Madilog

Sumber yang saya peroleh buat Agama Islam, inilah yang hidup. Seperti saya…

Breakring News: Seorang Driver Ojol jadi Korban Demo DPR, Terlindas Kendaraan Taktis Polisi Hingga Tewas

Marhaenist.id, Jakarta - Aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI,…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?