By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Diduga Dikeroyok, Kader GMNI di Sukabumi Tewas Mengenaskan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 28 Februari 2025 | 03:50 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Ilustrasi Penyelidikan Kepolisian atas kasus Pembunuhan (Sumber foto: Detik.com)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Sukabumi – Seorang mahasiswa di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) berinisial RR (25) tewas mengenaskan dengan beberapa luka bekas senjata tajam di bagian tubuhnya.

Diduga korban yang merupalan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu tewas setelah dikeroyok.

Korban merupakan kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang masih mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan semester akhir.

“Betul, korban aktivis pergerakan. Saya kenal betul dan itu kawan seperjuangan saya,” kata Ketua GMNI Aris Gunawan Rabu (26/2/2025) malam.

Menurutnya, kabar meninggalnya salah satu aktivis mahasiswa Sukabumi ini tersebar luas sejak Rabu sore. Bahkan, ada dua orang lainnya merupakan teman korban yakni DH (24) dan AP (20) dikabarkan saat ini kritis di rumah sakit.

“Kita belum tahu sejauh apa kronologi tentang kematian kawan kita ini. Tadi sempat diskusi dengan keluarga korban, ada dari kakak ipar mengatakan ada luka di bagian tubuhnya tetapi secara utuhnya kami tidak tahu,” ungkapnya.

Aris yang merupakan teman seperjuangannya, berharap kepada pihak kepolisian agar bisa mengungkap terkait kematian korban.

“Kami berharap kepada kepolisian bagaimanapun juga beliau adalah kawan kita aktivitas GMNI ini harus tetap diusut terhadap dugaan atau kejadian kenapa sampai mengalami luka-luka hingga meninggal dunia,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubsi IPDM Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli Bahtiarudin membenarkan adanya laporan dugaan pengeroyokan atau penganiayaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia, dua korban lainnya dalam kondisi kritis.

“Menurut informasi sampai saat itu korban belum sadar, belum bisa memberikan keterangan. Tadi Unit Reskrim sudah cross check lagi ke rumah sakit terus menyusuri yang diduga TKP karena informasinya itu (TKP) masih belum jelas,” kata Ade.

Baca Juga:   Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Saat ini kasus aktivis mahasiswa yang tewas mengenaskan tesebut dalam penyelidikan kepolisian.***

Penulis: Riza (Junalis Berita Satu)/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Guntur Soekarno, Marhaenisme dan Karakter Bangsa

"Kesejahteraan tak akan terwujud bila tidak ada penguatan dan persatuan jiwa bangsa.…

Jenderal A.H. Nasution, Sang Prajurit Idealistis yang Menolak Jadi Presiden Meski Punya Peluang Besar

Marhaenist.id — Jenderal Besar Abdul Haris Nasution dikenal sebagai sosok militer yang…

Diduga Tak Terima Ditanyakan Soal Komitmen Persatuan, Imanuel Cahyadi Bawah Lari Palu Sidang Saat Kongres hingga Berakhir Ricuh

Marhaenist.id, Bandung — Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke XXII versi…

Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, Prabowo Subianto, Pertandingan Melawan Korupsi

MARHAENIST - Indonesia memulai sebuah era baru, memilih presiden secara langsung pada…

Paulus Yohanes Yorit Poni, Dari Penjaga Kantor Partai Menuju DPRD Manggarai Timur

Marhaenist.id, Manggarai Timur - Sebuah peristiwa sejarah bagi seorang anak muda sederhana…

Mahfud MD: 62 Persen Kepala Daerah Terlibat Korupsi

Marhaenist.id, Jakarta- Mantan Menkopolhukam Mahfud MD mengharapkan, Pilkada Serentak 2024 dapat melahirkan…

Pengesahan RUU KUHAP Dinilai Terburu-Buru, Kritik Publik Menguat

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang…

Pancasila: Antara Retorika dan Realita

Marhaenist.id - Bulan Juni, bulan penuh makna dalam lanskap sejarah Indonesia. Pada bulan…

Foto: Warga Kebon Sayur yang di Tangkap Paksa oleh Aparat (Bapak Juned)/MARHAENIST.

Penangkapan Paksa Warga Kebon Sayur dan Upaya Intimidasi dari aparat Kepolisian

Marhaenist, Jakarta – Pada hari Rabu (13/08/2025) telah terjadi penangkapan paksa oleh…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?