By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Catatan Merah dari Putera Bung Karno, Ini Kata Ganjar Pranowo dan Mahfud MD

Marhaenist ID
Marhaenist ID Diterbitkan : Rabu, 19 Oktober 2022 | 19:25 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Guntur Soekarnoputra dalam peluncuran buku Catatan Merah Dari Putera Bung Karno Jilid 3, 19 Oktober 2022. MARHAENIST
Guntur Soekarnoputra dalam peluncuran buku Catatan Merah Dari Putera Bung Karno Jilid 3, 19 Oktober 2022. MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist – Putra pertama Presiden Soekarno, yang juga merupakan Ketua Dewan Ideologi Persatuan Alumni GMNI (PA GMNI), Guntur Soekarnoputra (Mastok) meluncurkan buku baru berjudul Catatan Merah dari Putera Bung Karno. Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDIP Ganjar Pranowo mengatakan bahwa buku itu mengingatkan kepada kita semua bahwa pernah banyak sejarah yang terjadi di Indonesia.

“Sehingga keputusan akan diambil dari banyak sektor, Mastok telah mengingatkan melalui roadmaptis ini, peringatan-peringatan dari catatan merah agar sebenarnya kita tidak masuk pada lubang yang sama, sehingga kita lebih hati-hati. Tentu ini kenegarawanan yang dimiliki oleh Mastok, dan kemudian dicoba ada retailing dari buku ini, sehinga anak-anak muda bisa belajar,” kata Ganjar saat memberikan testimoninya secara daring, Rabu (19/10/2022).

Ganjar menerangkan, melalui buku tersebut, juga bisa untuk mengetahui sejarah masa lalu untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan sekarang.

Sementara itu, menurut Megawati Soekarnoputri dalam terstimoninya mengatakan, apa yang ditulis oleh Guntur itu benar, dan tidak perlu ditanyakan lagi.

Sedangkan Menkopolhukam, Mahfud MD mengatakan, bahwa judul Catatan Merah itu sangat penting dan berkarakter.

“Karena merah itu berarti tegas dan berani, artinya buku ini tentu akan berisi hal-hal yang bisa mendobrak keperdulian kita, bagaimana dulu Bung Karno berbuat yang disaksikan oleh mas Guntur dan bu Mega, dan putra-purtinya dengan berpegang teguh pada prinsip secara tegas dan berani, apapun dihadapi,” katanya.

Mahfud menjelaskan bahwa, arti warna merah itulah yang melatar belakangi bendera merah – putih.

“Merah itu artinya berani, putih itu artinya bersih, jujur, tulus, nah ini segi-segi ketegasan Bung Karno, catatan merah,” jelasnya.

Menurut Mahfud, melalui buku ini, bisa diambil pelajaran, tentang sejarah dari apa yang disampaikan oleh Bung Karno tentang Jasmerah (jangan sekali-kali meninggalkan sejarah).

Baca Juga:   Puluhan Jenderal Dukung Ganjar, Siap Lawan Segala Bentuk Intervensi

“Ini tentu catatan merah ini, memuat bagian-bagian tertentu dari sejarah perjalanan hidup Bung Karno yang dicatat oleh mas Guntur sekarang ini, dan kita dapat belajar dari sejarah, mana yang baik, mana yang buruk apa akibat dari sebuah perbuatan itu selalu ada dalam catatan sejarah,” ungkapnya.

Mahfud menegaskan bahwa dalam agama ungkapan Jasmerah sangat hebat dan sama persis dengan apa yang dikatakan dalam Al-Quran tentang sejarah.

“Hai orang-orang yang beriman jangan lupakan sejarahmu, masa lalumu, karena engkau bisa membangun masa depanmu dengan melihat sejarahmu,” tandasnya.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Agenda Aksi New Delhi tentang Masa Depan Koperasi: Menciptakan Kemakmuran untuk Semua

A. Mukadimah Kami, para peserta Konferensi Koperasi Global ICA 2024 yang meluncurkan…

DPK GMNI FEB UNPAM Kolaborasi bersama Kompak Gelar Diskusi Kebebasan Beragama

Marhaenist.id, Tangsel - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Inggit Garnasih Pahlawan Nasional yang Tak Kunjung Diakui dan Telupakan

Marhaenist.id - Pada tanggal 7 Februari 1980, mantan Gubernur DKI Bang Ali…

Satu Oktober: Nyawa Lenyap, Tragedi Kanjuruhan, dan Pelanggaran HAM

Penulis: Aryasatya Krishdiansyah (Wakabid Sosial Politik GMNI UINSA Gunung Anyar).   Marhaenist.id…

Aktualisasi Marhaenisme dalam Gerakan, GMNI Malang Gelar KTD

Marhaenist.id, Malang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Mahasiswa Jakarta Bergerak: Menantang Prabowo Diskusi Terbuka dan Siap Lapor Balik Prabowo Subianto

Marhaenist.id, Jakarta- Mahasiswa Jakarta Bergerak akan melaporkan Prabowo Subianto terkait dengan pelanggaran…

GMNI Desak Kejari segera Tersangkakan Pelaku Tambak Udang di Bengkalis

Marhaenist.id, Bengkalis - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Jadi PM Baru dan Termuda di Thailand, Ini Rekam Jejak Paetongtarn Shinawatra

Marhaenist.id - Parlemen Thailand telah melakukan pemungutan suara atas pencalonan Paetongtarn Shinawatra, putri…

Skandal Korupsi Tol Balikpapan-Samarinda: Keresahan Masyarakat Kalitim Sejak 2023 Akhirnya Terjawab

Marhaenist.id - Jalan tol merupakan jalur alternatif yang disediakan pemerintah untuk masyarakat…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?