By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Tamansiswa: Membangun Pedagogi Indonesia
Negeri Kaya, Buruh Sengsara: Saat Negara Menjadi Pelayan Modal
Aliansi PERISAI Tegaskan “MayDay Bukan Pesta”, Serukan Aksi Nasional di Berbagai Daerah
Mahasiswa Apatis, Ketua DPK GMNI STIE Indonesia Jakarta Soroti Sikap Individualis dan Pentingnya Kesadaran Kolektif
Menuju Indonesia Emas 2045, DPP GMNI Dorong Pemanfaatan Kebudayaan Nasional

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Prihatin Dengan Kondisi Demokrasi, Keluarga Besar GMNI Kritisi Intervensi Presiden Jokowi di Pemilu 2024 Lewat Manifesto Politik

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 12 Februari 2024 | 18:18 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Arjuna Putra Aldino, Ketua Umum DPP GMNI saat membacakan Manifesto Politik dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Keluarga Besar GMNI/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Keluarga Besar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) membacakan Manivesto Politiknya menghadapi 2 lagi hari pencoblosan Pemilu 2024.

Mantifesto itu dibacakan dalam sebuah acara di Aula Gerakan Bhineka Nasionalis (GBN) Jl. Penjernihan 1 No. 50, Bendungan Hilir, Jakarta.

Manifesto Politik tersebut dibacakan oleh Arjuna Putra Aldino yang telah menjadi bagian dari Keluarga Besar GMNI dihadapan para anggotanya, Senin (12/2/2024).

Secara garis besar, Isi daripada Manifesto Politik tersebut, mengkritisi Presiden Joko Widodo yang telah mengintervensi jalannya Pemilu 2024.

Inilah judul dan isi dari Manifesto Politik yang dibacakan oleh Keluarga Besar GMNI:

MANIFESTO POLITIK: “Matinya Demokrasi Kita”

Kami Keluarga Besar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang merupakan bagian dari warga negara Republik Indonesia melihat dan merasakan situasi bangsa hari ini tidak baik-baik saja.

Terutama masalah demokrasi kita yang kini diwarnai dengan intimidasi yang dialami oleh berbagai kalangan, pelanggaran etika terjadi berulang-ulang tanpa rasa malu, aturan soal netralitas ditabrak begitu saja.

Semua ini mengancam iklim demokrasi kita yang dengan susah payah ditegakan sejak reformasi 1998, dan rusaknya demokrasi pada akhirnya akan merusak kehidupan bangsa dan negara secara keseluruhan.

Untuk itu, kami atas nama Keluarga Besar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyerukan:

1. Mendesak Presiden Jokowi menghentikan penggunaan program dan fasilitas Negara untuk kampanye terselubung memenangkan salah satu kandidat.

2. Mendesak Presiden Jokowi menghentikan penggunaan aparat Negara untuk melakukan intimidasi terhadap seluruh komponen masyarakat dalam rangka memenangkan salah satu kandidat.

3. Mendesak Presiden Jokowi menghentikan penggunaan kasus hukum sebagai alat sandera politik untuk memenangkan kandidat tertentu.

4. Mendesak Komisi Pemilihan Umum untuk bekerja akuntabel dan transparan ditengah krisisnya legitimasi dan kepercayaan publik pada proses pemilu 2024.

Baca Juga:   Kenaikan BBM, GMNI dan Cipayung Plus Seruduk Kantor DPRD dan Walikota Malang

5. Mengajak seluruh keluarga besar GMNI dan semua komponen masyarakat sipil untuk berani bersuara kritis terhadap penyalahgunaan wewenang dan sikap pejabat publik yang menyalahi peraturan perundangan.

6. Mengajak seluruh keluarga besar GMNI dan semua komponen masyarakat sipil untuk aktif menjaga suara rakyat di tempat pemungutan suara (TPS) di tempat dimana kita tinggal.

Demikian seruan dari kami, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan petunjuk kapada kita semua. Amin YRA.

Jakarta, 11 Februari 2024.***

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Tamansiswa: Membangun Pedagogi Indonesia
Kamis, 30 April 2026 | 21:47 WIB
Negeri Kaya, Buruh Sengsara: Saat Negara Menjadi Pelayan Modal
Kamis, 30 April 2026 | 19:07 WIB
Aliansi PERISAI Tegaskan “MayDay Bukan Pesta”, Serukan Aksi Nasional di Berbagai Daerah
Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB
Mahasiswa Apatis, Ketua DPK GMNI STIE Indonesia Jakarta Soroti Sikap Individualis dan Pentingnya Kesadaran Kolektif
Kamis, 30 April 2026 | 16:59 WIB
Menuju Indonesia Emas 2045, DPP GMNI Dorong Pemanfaatan Kebudayaan Nasional
Kamis, 30 April 2026 | 14:53 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Pesan Terakhir Ki Hadjar Pada Bung Karno

Marhaenist.id - Bung Karno membesuk Ki Hadjar Dewantoro sekitar April 1959, salah…

Hari Internasionalisasi Pancasila sebagai Spirit Pembangunan Semesta Berencana Nasional

Pandemi Covid-19, gempuran perang asimetris, menjadi ujian yang nyata bagi pertahanan dan…

Dugaan Perzinahan Seret Oknum Polisi di Halut, GMNI Minta Kapolres Lakukan Evaluasi dan Pembinaan

Marhaenisdt.id, Halmahera Utara – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Sivitas Akademika Unair Kritik Demokrasi Era Jokowi: Pelemahan, Intervensi, dan Ketidakadilan

Marhaenist.id, Surabaya - Sivitas Akademika Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melontarkan kritik pedas…

Polemik Kopdes Merah Putih di Desa Polindu Kian Memanas, Inilah Kata Praktisi Hukum!

Marhaenist.id, Buteng — Polemik pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Polindu,…

Whoosh dan Demokratisasi BUMN

Marhaenist.id - Polemik soal kerugian kereta cepat Whoosh atau Kereta Cepat Bandung–Jakarta…

May Day: Refleksi Nasib Kaum Buruh di Indonesia

Marhaenist.id - May Day, atau yang dikenal juga sebagai Hari Buruh Internasional,…

Menggugat Patologi Korupsi dan Menagih Restorasi Institusi Penegakkan Hukum

Marhaenist.id - Di banyak negara, pergantian tahun sering dirayakan sebagai simbol optimisme…

Tantangan dan Potensi Peternakan Berkelanjutan di Masa Depan

Marhaenist.id - Pada tahun 2050, jumlah penduduk dunia diperkirakan mencapai sembilan miliar jiwa.…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?