By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Kampanye 315 Titik, Ganjar Serap Aspirasi untuk Perbaiki Ekonomi Rakyat

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 4 Februari 2024 | 18:22 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Ganjar Pranowo berorasi di hadapan ratusan ribu pendukungnya di acara kampanye akbar bertajuk “Hajatan Rakyat” di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (3/2/2024)/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Ganjar Pranowo berorasi di hadapan ratusan ribu pendukungnya di acara kampanye akbar bertajuk “Hajatan Rakyat” di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (3/2/2024).

Calon presiden nomor urut 03 itu menyebut telah berkeliling ke-315 titik di Indonesia menyerap aspirasi untuk memperbaiki ekonomi rakyat.

Stadion GBK hari itu benar-benar menjadi lautan manusia. Mereka bersama-sama meneriakan “Ganjar Presiden 2024”. Semangat itu semakin menyala ketika Ganjar naik di atas panggung di tengah massa. Ganjar pun seperti mendapat tambahan energi dan semakin bersemangat saat menyampaikan orasi politiknya.

“Sudah 315 titik (daerah di Indonesia) yang Ganjar-Mahfud datangi. Pak Mahfud bersama saya berkeliling Indonesia untuk mendengarkan aspirasi dari masyarakat,” ujar Ganjar.

Lebih dari itu, Ganjar menemui rakyat melalui forum-forum terbuka, dialog spontan di pasar-pasar, kampung, dan bahkan rela tidur di rumah warga. Hal itu, tak lain untuk mendengarkan sekaligus merasakan apa yang menjadi kegelisahan rakyat.

“Kami tidur di rumah warga, masuk ke pasar-pasar, berdiskusi dengan mereka. Dan ternyata ibu-ibu mereka mengeluhkan harga beras tinggi,” paparnya.

Ia juga mendapati anak-anak muda di Bekasi, Jawa Barat yang harus menyogok untuk mendapatkan pekerjaan.

“Kami juga mendengarkan perempuan dan penyandang disabilitas, katanya apakah kami bisa mendapatkan akses yang sama agar kami bisa berkembang dan berjuang,” kisahnya.

Dari pengalaman itu, calon presiden berambut putih itu menyebut kondisi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Sehingga masyarakat berharap pemilu kali ini bisa membawa nasib mereka jauh lebih baik.

Begitu pula dengan petani, yang mengeluhkan pupuk langka. Maka, mereka meminta pupuk mudah dan murah, serta keterserapan hasil produksi.

“Dan luar biasa sekali, mereka menyampaikan, Pak Ganjar kalau cuma menanam singkong saja kami ini petani jagonya. Kami sanggup menyelesaikan itu,” terangnya.

Baca Juga:   PDIP Tunjuk Adian Napitupulu dan Aria Bima Pimpin Tim Pemenangan Pilkada Nasional

Dari cerita pengalamannya itu, ia bersama Mahfud DM berkomitmen untuk memperbaiki ekonomi rakyat melalui 21 program. Di antaranya program satu keluarga miskin satu sarjana, satu desa satu faskes satu nakes dan lain sebagainya.

“Dan di 315 tempat itu, mereka memberi pesan kepada kami dan menuliskan di punggung kami dengan bahasa lugu dan sederhana. ‘Pak Ganjar Pak Mahfud tolong jangan tinggalkan rakyat’,” tegasnya.

Untuk itu, Ganjar menambahkan, proses politik tanggal 14 Februari 2024 adalah penentuan nasib Indonesia ke depan.

“Biarkan rakyat menentukan sendiri kebebasannya memilih. Biarkan aparatur sipil negara, TNI, Polri bekerja melayani masyarakat, biarkan mereka netral,” tandasnya.***

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Sabtu, 18 April 2026 | 09:57 WIB
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:53 WIB
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:42 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Serentak, 899 Kampus di Indonesia Gelar Aksi Menolak Politik Dinasti

Marhaenist.id, Jakarta - Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi membagikan selebaran dan stiker…

Tampil di Depan Umum Usai Lolos Dari Pembunuhan, Telinga Donald Trump Masih Diperban

Marhaenist - Donald Trump tampil perdana di depan publik sejak upaya pembunuhan,…

Foto: Deodatus Sunda Se & S. Abraham Christian, Ketua dan Sekertaris DPD GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.

GMNI DKI Jakarta Sampaikan Duka atas Meninggalnya Anak di Maluku, Desak Investigasi Transparan dan Reformasi Kultural Kepolisian

Marhaenist.id, Jakarta, - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DKI Jakarta menyampaikan duka…

Peduli Warga TPA Sampah Batu Layang, PA GMNI Pontianak Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Marhaenist - Dalam rangka Dies Natalies Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-68…

Ajaran Dasar Dalam Pendidikan Yang Terlupakan

Marhaenist.id -Setiap tanggal 2 mei kita memperingati hari pendidikan Nasional, tapi untuk…

Praktek Neo-kolonialisme dan Imperialisme dalam Perang Amerika Serikat vs Iran

Marhaenist.id - Kondisi geopolitik yang semakin memanas antara Amerika Serikat, Israel Versus…

Cipayung Plus Kendari Gelar Doa Bersama di Depan Polda Sultra Peringati 6 Tahun Gugurnya Randi-Yusuf

Marhaenist.id, Kendari - Organisasi Kemahasiswaan Cipayung Plus Kota Kendari yang terdiri dari…

Taukah Kamu, Apa Itu GMNI?

Marhaenist.id - GMNI dikenal banyak orang sebagai organisasi kehasiswaan yang telah banyak melahirkan…

Hari Ibu di Kandang Rakyat: Ir. Robi Agustiar Salah Satu Pendiri GMNI Sumedang Tegaskan Peternak adalah Marhaen Modern

Marhaenist.id, Bandung - Di tengah peringatan Hari Ibu, Ir. Robi Agustiar, S.Pt.,…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?