By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Ganjar: Wadas Bukan Proyek Saya, Tapi Saya Tanggung Jawab

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Minggu, 14 Januari 2024 | 10:56 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Ganjar Pranowo berdiskusi dengan anak muda. Kali ini, ribuan anak muda seluruh Indonesia yang tergabung dalam Generasi Perintis mendapat kesempatan diskusi dengan Ganjar di Pos Bloc Jakarta, Minggu (14/01/2024). FILE/Telegraf
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Capres 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo kembali berdiskusi dengan anak muda. Kali ini, ribuan anak muda seluruh Indonesia yang tergabung dalam Generasi Perintis mendapat kesempatan diskusi dengan Ganjar di Pos Bloc Jakarta, Minggu (14/01/2024).

Para anak muda yang didominasi pelajar dan mahasiswa itu cukup kritis berdiskusi dengan Ganjar. Mereka bertanya tentang banyak hal, mulai lapangan kerja hingga isu lingkungan. Salah satunya Rima Kusumadewi, mahasiswa ilmu keperawatan UGM. Kepada Ganjar, ia menanyakan tentang konflik Semen Rembang dan Wadas yang terjadi saat Ganjar memimpin Jawa Tengah.

“Di visi misi bapak tertera akan membangun ekonomi hijau dan melindungi lingkungan. Tapi saat jadi Gubernur Jateng, bapak dihadapkan dengan isu lingkungan yakni Pabrik Semen Rembang dan Wadas. Bagaimana bapak berkomitmen soal itu,” tanya Rima.

Ada juga pertanyaan dari anak muda lain tentang kesiapan Ganjar pada debat Pilpres. Tema debat terakhir salah satunya soal lingkungan.

“Bapak nggak khawatir nanti soal Wadas dan Semen Rembang dibahas. Nanti bapak diserang soal ini,” teriak anak muda lainnya.

Mendengar pertanyaan kritis itu, Ganjar tersenyum bangga. Ia mengatakan sangat senang mendapat pertanyaan kritis dari anak muda.

“Saya senang sekali dapat pertanyaan ini. Kalau soal debat nanti apakah saya takut ini di bahas (Wadas dan Semen Rembang), justru itu harus dibahas biar clear. Sebelum debat, saya ceritakan di sini ya, ini kisah yang tak banyak orang tahu,” ucapnya.

Ganjar mengatakan, kasus Semen Rembang dan Wadas memang salah satu problem lingkungan. Ia akui, sosialisasi masyarakat sangat kurang pada proyek itu.

“Tapi yang harus orang tahu, itu bukan proyek saya. Itu proyek strategis nasional. Tapi karena saya Gubernur Jateng saat itu, saya tanggungjawab dan selesaikan semuanya. Karena saya diajari orang tua tidak boleh lari dari tanggungjawab,” tegasnya.

Baca Juga:   Puan Minta Pemerintah Bantu Petani Yang Gagal Panen

Meski disadari Ganjar, hal itu bisa berdampak pada dirinya. Elektabilitas, popularitasnya saat itu yang sedang tinggi akan terancam. Akan banyak orang menyerang dan menyalahkan.

“Tapi saya tidak peduli, ini tanggungjawab saya sebagai pemimpin. Maka saya ambil dan saya selesaikan,” ucapnya.

Dan benar saja, Ganjar jadi bulan-bulanan soal itu. Ia dianggap tidak peduli lingkungan dan seolah kesalahan soal Semen Rembang dan Wadas adalah kesalahannya.

“Padahal itu proyek strategis nasional lho, bukan proyek saya. Dan tidak banyak yang tahu, kalau saya tiga kali menolak penambangan di Jateng. Ya berita soal saya menolak tambang kan memang tidak menarik, yang menarik yang terjadi konflik,” ucapnya.

Ganjar menerangkan ia pernah menolak pembangunan pabrik semen di Kebumen, Pati dan Grobogan. Ia juga pernah menolak penambangan emas di Wonogiri. Alasan penolakan karena mereka tidak memenuhi persyaratan penambangan.

“Tapi itu tidak banyak diceritakan karena ya tidak menarik. Hari ini saya sampaikan cerita ini agar teman-teman memahami,” pungkasnya.(*)

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:01 WIB
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

RUU TNI 2024: Adaptasi atau Ancaman bagi Demokrasi?

Marhaenist.id - Perubahan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI 2024 membawa sejumlah perbedaan…

Arief Hidayat Terpilih Sebagai Ketua Umum PA GMNI 2021-2026

Marhaenist - Kongres IV Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia memilih secara…

Presiden Prabowo, Kunci Pemersatu Bangsa untuk Kebangkitan Ekonomi Indonesia

Marhaenist.id - Kondisi perekonomian global tengah berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian.…

Bantuan Kemiskinan Ekstrem Rp5 Miliar Disalurkan Pemkab Jayawijaya

Marhaenist - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua sedang menyalurkan Rp5 miliar bantuan kemiskinan…

DPC PA GMNI Solo Dukung Kadernya Maju Pada Kontestasi Pilkada 2024

Marhaenist.id, Solo - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Alumni UI Garda Pancasila (AUIGP) Dukung DPR-RI Gunakan Hak Angket

Marhaenist.id, Jakarta - Alumni Universitas Indonesia Garda Pancasila (AUIGP) mendukung DPR RI…

Fix, Alumni UI Deklarasi Dukung Ganjar

Marhaenist.id, Jakarta - Alumni Universitas Indonesia (UI) menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo…

Kedepankan Spirit Gotong-Royong, GMNI Resmi Terbentuk di Bumi Lamaranginang

MARHAENIST - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Indonesia Luwu Utara menggelar Pekan…

Konfercab Ke-I GMNI Kotawaringin Timur, Momentum Regenerasi dan Kebersamaan

Marhaenist.id, Kotawaringin Timur - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?