By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Rumah Kelahiran Sang Fajar Bung Karno

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Serentak, 899 Kampus di Indonesia Gelar Aksi Menolak Politik Dinasti

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Kamis, 11 Januari 2024 | 16:21 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Sebanyak 899 kampus di 35 provinsi dengan melibatkan sebanyak 14.000 mahasiswa melakukan pergerakan dengan membagikan 4 juta selebaran di depan kampus dalam menyadarkan rakyat akan Pelanggaran HAM berat Prabowo Subianto dan buruknya Politik Dinasti.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi membagikan selebaran dan stiker menolak dinasti politik dan penculik.

Mahasiswa UNJ menggelar aksi didepan kampus tepatnya di bawah halte penyeberangan jalan pada pukul 11.00 WIB di Jalan Pemuda Rawamangun Jakarta Timur, Kamis 11 Januari 2023

Dalam aksi nya mahasiswa UNJ mengingatkan tentang bahaya politik dinasti dan bahaya bila memilih pemimpin yang melanggar Hak Azasi Manusia (HAM).

Mahasiswa merasa ada kolaborasi antara Orde Baru dengan anak haram konstitusi dalam membangun politik dinasti oleh Jokowi.

Dalam aksi ini, mahasiswa juga membagikan selebaran seperti tabloid terkait dengan penghianatan terhadap reformasi.

Mahasiswa dalam orasinya menyampaikan bahwa politik dinasti adalah ancaman bagi demokrasi Indonesia. Saat kritik disampaikan, rezim ini justru melakukan intimidasi terhadap para penolak dinasti politik.

Aksi mahasiswa ini digelar mulai pukul 11.00 WIB. Mereka menggelar orasi dan mimbar bebas untuk menolak politik dinasti yang sedang dibangun oleh Presiden Jokowi.

Mahasiswa merasa ada kolaborasi antara Orde Baru dengan anak haram konstitusi dalam membangun politik dinasti oleh Jokowi.

Dalam mimbar bebas ini, mereka juga mengingatkan kembali mengenai keterlibatan Prabowo Subianto dalam kasus penculikan dan penghilangan paksa aktivis 1998.

Mahasiswa UIN Jakarta membagikan selebaran di depan kampus mereka, isinya menolak politik dinasti.

Mahasiswa kembali mempertanyakan, siapa yang harus bertanggung jawab dalam kasus ini.

“Mari mahasiswa bergerak, UNJ sudah bergerak, tolak politik dinasti,” begitu orasi mahasiwa di kampus UNJ pada Kamis, 11 Januari 2024.

“Ini sebuah aksi simbolik untuk jadi pengingat juga bagi kita semua,” ujar Apil (22) mahasiswa FIS UNJ.

Menurut April, bahwa dalam kontestasi politik hari ini ternyata masih banyak masalah-masalah besar yang harus kita jadikan pekerjaan bersama, baik di masa lampau maupun masa kini.

Baca Juga:   UU PDP Resmi Berlaku, Andi Aditya: Tantangan Baru bagi Penyelenggara Pilkada di Era Digital

“Ada beberapa kampus lain seperti UIN, UI, UBK, Moestopo, Unas, APP, Unsurya dan kampus lainnya sama ada beberapa kampus lain juga. Beberapa kampus lain sama. Melakukan aksi yang sama, aksi simbolis semua secara damai,” ujarnya.

Selain itu April menyampaikan kritik kepada pemerintah Presiden Jokowi. Ini karena banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai kasus pelanggaran HAM masa lalu.

“Saat ini ada isu politik dinasti kemudian juga masih adanya kkn, kemudian korupsi dan koruptor yang masih dihukum ringan, kemudian harga pokok yang masih belum terjangkau,” kata April.

“Pemerintah harus segera menyelesaikan masalah-masalah yang sampai saat ini belum terselesaikan,” katanya lagi.

Aksi yang sama juga digelar di depan kampus Universitas Negeri Islam (UIN) Ciputat. Mahasiswa juga menggelar orasi dan membagikan selebaran yang isinya menolak politik dinasti Jokowi.

Perwakilan mahasiswa UIN ini menyampaikan orasi dan ajakan agar seluruh mahasiswa melihat betul rekam jejak calon pemimpin negeri ini. Pencalonan Gibran Rakabuming yang merupakan anak haram konstitusi harus ditolak dan dikalahkan.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB
Rumah Kelahiran Sang Fajar Bung Karno
Minggu, 11 Januari 2026 | 13:43 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Ganjar dan Politik Rasional

Marhaenist.id - Di dunia politik, banyak hal omong kosong yang dipertontonkan bahkan…

Pesan Emil Salim Kepada Ganjar: Kapal Mau Karam Kok Masih Bernyanyi

Marhaenist.id, Jakarta - Ganjar Pranowo menemui ekonom yang sekaligus mantan Menteri Urusan…

GMNI Jaksel Desak Presiden Copot Kapolri Listyo Sigit: Reformasi Kepolisian Harus Menegakkan Supremasi Sipil

Marhaenist.id, Jakarta - Diskusi pra-Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan…

Foto: Warga Kebun Sayur Geruduk Polda/MARHAENIST

Warga Kebun Sayur Geruduk Polda: Stop Kriminalisasi, Intimidasi, dan Provokasi terhadap Warga!

Marhaenist, Jakarta - Aliansi Perjuangan Warga Kebon Sayur (PWKS) - Aliansi Gerakan…

Jokowi Kecam Israel Atas Pembunuhan Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras pembunuhan pemimpin Hamas Ismail…

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui warga yang berunjuk rasa saat peresmian Flyover Ganefo, Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (13/10/2022). MARHAENIST/Dok Humas Jateng

Gercep! Ganjar Bereskan Demo dan Tuntutan Warga di Flyover Ganefo

Marhaenist - Tidak butuh waktu lama bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo…

GMNI Nyatakan RSU Sylvani Salah Satu Rumah Sakit Terbaik di Kota Binjai

Marhaenist.id, Binjai - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Merajut Keberlanjutan dan Kemandirian Komisariat, DPK GMNI Hukum UNIB Gelar MAK

Marhaenist.id, Bengkulu – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pernyataan Sikap Politik Konsolidasi Barisan Nasionalis

___________________________________________________ Terdiri dari perwakilan 27 organisasi dan para tokoh kaum Nasionalis BK.…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?