By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Tekankan Peran Kewirausahaan dalam Memperkuat Ekonomi Rakyat dan Kaderisasi
Spirit Masjid Jogokaryan: Islam Modern yang Riil dalam Bingkai Marhaenisme
Erosi dari Dalam: Penyebab Utama Runtuhnya Partai Politik Besar
Konflik Agraria di Kawasan Transmigrasi Kotabaru, DPP GMNI Soroti Dugaan Penyerobotan Lahan dan Kriminalisasi Warga
Setan-Setan Pendidikan Dalam Bingkai Indonesia Emas 2045

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPP GMNI Tekankan Peran Kewirausahaan dalam Memperkuat Ekonomi Rakyat dan Kaderisasi

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Kamis, 12 Februari 2026 | 14:27 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Agung Nurdiansyah, Kepala Badan Usaha Milik Organisasi (BUMO) DPP GMNI. (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dibawah kepemimpinan Risyad-Patra, menegaskan pentingnya penguatan kewirausahaan sebagai pilar strategis dalam pemberdayaan ekonomi kader dan masyarakat.

Melalui Kepala Badan Usaha Milik Organisasi (BUMO), Agung Nurdiansyah, DPP GMNI menyampaikan bahwa kewirausahaan tidak lagi dapat dipahami sekadar sebagai aktivitas ekonomi yang berorientasi pada keuntungan semata.

Lebih dari itu, kewirausahaan merupakan proses transformasional yang menuntut kreativitas, inovasi, kemampuan membaca dinamika pasar, serta keberanian mengambil risiko secara terukur melalui perencanaan strategis yang rasional.

“Wirausahawan adalah agen perubahan yang mampu menciptakan nilai tambah, mengelola sumber daya secara efektif, serta menghadirkan solusi produktif atas berbagai persoalan sosial-ekonomi,” ujar Agung dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Dalam konteks pembangunan nasional, Agung menilai kewirausahaan memiliki peran strategis karena berkontribusi terhadap perluasan lapangan kerja, peningkatan daya saing ekonomi, serta penguatan fondasi ekonomi domestik.

Selain itu, kewirausahaan juga menjadi sarana distribusi kesempatan ekonomi yang lebih merata, terutama di tengah keterbatasan negara dalam menyediakan lapangan pekerjaan formal.

Bagi GMNI, lanjut Agung, kewirausahaan merupakan instrumen strategis perjuangan ekonomi kader sekaligus sarana pemberdayaan rakyat. Ia menyoroti peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Saat ini, Indonesia memiliki lebih dari 64 juta unit UMKM yang berkontribusi sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap hampir 97 persen tenaga kerja.

“Data ini menunjukkan bahwa UMKM bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan fondasi utama struktur ekonomi nasional. Karakter UMKM yang fleksibel, adaptif, dan berbasis lokal menjadikannya lebih inklusif dalam mendistribusikan kesempatan ekonomi,” jelasnya.

Oleh karena itu, Agung mendorong agar penguatan kewirausahaan kader GMNI difokuskan pada sektor riil yang bersentuhan langsung dengan ekonomi rakyat.

Baca Juga:   Aliansi Peduli Bencana Sumatera dan GMNI Gelar Aksi Penggalangan Dana di Lubuk Linggaua

Hal ini sejalan dengan Marhaenisme sebagai landasan ideologis GMNI yang menempatkan kemandirian ekonomi rakyat kecil sebagai inti perjuangan.

Menurutnya, ideologi tidak boleh berhenti pada tataran wacana, melainkan harus diwujudkan melalui praksis ekonomi yang konkret.

Keterlibatan kader dalam usaha produktif merupakan bentuk aktualisasi nilai keadilan sosial serta upaya pembebasan ekonomi dari ketergantungan struktural terhadap kapital besar yang berpotensi melahirkan ketimpangan dan eksploitasi.

Lebih lanjut, Agung menguraikan sejumlah alasan strategis pentingnya keterlibatan kader dalam dunia usaha.

Pertama, kewirausahaan mendorong kemandirian ekonomi individu dan organisasi, sehingga kader memiliki otonomi dalam bersikap dan organisasi memiliki daya dukung finansial yang lebih kuat.

Kedua, kewirausahaan membuka lapangan kerja baru dan memperluas akses ekonomi masyarakat.

Ketiga, melalui pendekatan social entrepreneurship, usaha kader dapat menghadirkan dampak sosial sekaligus ekonomi yang berkelanjutan.

Selain itu, proses membangun usaha dinilai mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan dan manajerial kader, termasuk dalam pengambilan keputusan strategis, manajemen risiko, serta inovasi. Kompetensi tersebut penting dalam membentuk kader yang adaptif dan progresif.

Di era transformasi digital, Agung juga menekankan pentingnya literasi teknologi agar kader mampu memperluas akses pasar serta membangun jejaring bisnis lintas wilayah.

Ia menegaskan bahwa kewirausahaan kader merupakan bagian integral dari strategi perjuangan organisasi.

“GMNI mendorong kader untuk tampil sebagai pelaku usaha yang progresif, inovatif, dan berorientasi sosial. Dengan demikian, perjuangan ideologis tidak berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan melalui kerja produktif yang menciptakan nilai tambah dan mendorong kesejahteraan kolektif,” tutup Agung.

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Cahyono.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Spirit Masjid Jogokaryan: Islam Modern yang Riil dalam Bingkai Marhaenisme
Rabu, 11 Februari 2026 | 18:52 WIB
Erosi dari Dalam: Penyebab Utama Runtuhnya Partai Politik Besar
Rabu, 11 Februari 2026 | 11:53 WIB
Konflik Agraria di Kawasan Transmigrasi Kotabaru, DPP GMNI Soroti Dugaan Penyerobotan Lahan dan Kriminalisasi Warga
Rabu, 11 Februari 2026 | 10:37 WIB
Setan-Setan Pendidikan Dalam Bingkai Indonesia Emas 2045
Selasa, 10 Februari 2026 | 23:04 WIB
OJK di Persimpangan Jalan, Reformasi Atau Politisasi?
Selasa, 10 Februari 2026 | 22:13 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Kecam Aksi Pencurian yang Marak Terjadi di Kabupaten Touna

Marhaenist.id, Touna - Aksi pencurian yang kerap terjadi di Kabupaten Tojo Una-Una…

28 Izin Dicabut, DPP GMNI Bongkar Masalah Kehutanan

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

GMNI Halut Soroti Pemotongan Gaji Petugas Kebersihan, Desak Pemerintah Tinjau Ulang Kebijakan Outsourcing

Marhaenist.id, Halmahera Utara —Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara melalui Wakil…

Foto: Dhiva Trenadi Pramudia, Institut Marhaenisme 27/MARHAENIST.

Membangun Kembali Oposisi Marhaen di Era Post-Politics

Marhaenist.id - Dua puluh tujuh tahun setelah reformasi, makna demokrasi di Indonesia…

Mungkinkah De-Sukarnoisasi Djilid II Terjadi ?: Rekonsilisasi Elit & Harga Sembako Melejit era Pseudo-Demokrasi 2024

Marhaenis.id - Pada 2019, tahun yang tepat, hajatan demokrasi seperti Pemilihan Presiden…

Paradox Prabowo: Gengsi Global & Tragedi di Tapal Batas

Marhaenist.id - Hukum, dalam praktik kenegaraan kita, kerap direduksi menjadi properti dekoratif…

(Jika) Bobibos vs Pertamina: Benturan Inovasi dan Kekuasaan di Panggung Energi Nasional

Marhaenist.id - Di tengah dinamika ekonomi nasional yang semakin kompleks, muncul satu…

Menyoal Argumentasi Filosofis Konversi Kepemilikan BUMN Menjadi Kepemilikan Langsung oleh Rakyat

Marhaenist.id - Dalam masa kampanye Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres dan Cawapres)…

Sukses Laksanakan Simposium dan KTD, GMNI Jambi Persiapkan Kader Membumikan Marhaenisme di Provinsi Jambi

Marhaenist.id, Jambi – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?