By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Tegaskan RUU Daerah Kepulauan Merupakan Keharusan Sejarah
Luncurkan Tujuh Buku Jelang Purnatugas, Arief Hidayat Tegaskan Warisan Pemikiran Konstitusi Bernafaskan Pancasila
GMNI Soroti Penurunan Kuota KIP Kuliah dan LPDP 2023–2026: Alarm Darurat Akses Pendidikan Tinggi Nasional
Hati-Hati Advokat! KUHP Baru Bisa Menjerat Jika Langgar Etika, Ini Tips Waketum PERADI
Di Indonesia Nama Baik Lebih Penting daripada Perbuatan Baik

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Tegaskan RUU Daerah Kepulauan Merupakan Keharusan Sejarah

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 3 Februari 2026 | 12:48 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Apri Amfotis, Ketua DPP GMNI Bidang Maritim (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dibawah kepemimpinan Sujarhi-Amir menegaskan bahwa pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan merupakan kebutuhan mendesak.

RUU Daerah Kepulauan itu sekaligus keharusan sejarah dalam mewujudkan keadilan pembangunan dan memperkuat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara maritim.

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki lebih dari 17.000 pulau, dengan sekitar dua pertiga wilayahnya berupa laut. Namun demikian, arah pembangunan nasional dinilai masih cenderung darat-sentris, sementara wilayah kepulauan dan pesisir justru mengalami ketertinggalan struktural dan ketimpangan pembangunan.

Melalui Ketua Bidang Martim, Apri Amfotis, DPP GMNI menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tingginya tingkat kemiskinan serta keterbatasan akses layanan dasar di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Provinsi-provinsi berciri kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur yang memiliki sekitar 609 pulau dan Maluku dengan lebih dari 1.300 pulau masih menghadapi persoalan serius, mulai dari keterbatasan infrastruktur transportasi laut, tingginya biaya logistik, hingga minimnya akses pendidikan, kesehatan, energi, dan air bersih.

“Kondisi ini mempertegas bahwa tanpa kerangka hukum yang khusus dan berpihak, daerah kepulauan akan terus berada dalam pusaran ketertinggalan,” tegas Apri Amfotis dalam pernyataan resminya, Selasa (3/2/2025).

GMNI menilai, gagasan RUU Daerah Kepulauan sejatinya sejalan dengan pandangan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang sejak awal menegaskan identitas Indonesia sebagai bangsa maritim.

Dalam pidatonya saat peresmian Institut Angkatan Laut pada tahun 1953, Bung Karno menyatakan pentingnya menjadikan Indonesia sebagai bangsa pelaut dalam arti seluas-luasnya, yakni bangsa yang berdaulat dan berkepribadian di laut.

Bagi GMNI, RUU Daerah Kepulauan tidak sekadar regulasi administratif, melainkan instrumen ideologis dan konstitusional untuk menjamin keadilan fiskal bagi daerah kepulauan, mempercepat pembangunan infrastruktur maritim dan konektivitas antarpulau, melindungi masyarakat pesisir dari krisis iklim dan eksploitasi sumber daya laut, serta memperkuat kedaulatan negara di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar.

Baca Juga:   Tanggapi Isu Keterlibatan dalam BPK, DPC GMNI Jember: Itu tidak Sah dan tidak Sesuai dengan Fakta Sebenarnya

RUU tersebut juga dinilai sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Atas dasar itu, DPP GMNI menyatakan sikap:

1. Mendesak Pemerintah dan DPR RI untuk segera membahas dan mengesahkan RUU Daerah Kepulauan sebagai prioritas legislasi nasional.

2. Mendukung penuh perjuangan DPD RI dalam mendorong RUU Daerah Kepulauan sebagai representasi kepentingan daerah.

3. Menolak segala bentuk penundaan politik yang mengorbankan masyarakat kepulauan dan pesisir.

4. Mengajak seluruh elemen mahasiswa, pemuda, dan rakyat maritim untuk mengawal perjuangan pengesahan RUU Daerah Kepulauan secara konsisten dan terorganisir.

Selain itu, GMNI mengajak seluruh elemen mahasiswa, pemuda, dan rakyat maritim untuk secara konsisten dan terorganisir mengawal perjuangan pengesahan RUU Daerah Kepulauan.

“Bagi GMNI, membangun Indonesia tidak boleh berhenti di daratan. Indonesia lahir dari laut, hidup dari laut, dan masa depannya ditentukan oleh laut,” tegas Apri Amfotis.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Luncurkan Tujuh Buku Jelang Purnatugas, Arief Hidayat Tegaskan Warisan Pemikiran Konstitusi Bernafaskan Pancasila
Selasa, 3 Februari 2026 | 08:46 WIB
GMNI Soroti Penurunan Kuota KIP Kuliah dan LPDP 2023–2026: Alarm Darurat Akses Pendidikan Tinggi Nasional
Senin, 2 Februari 2026 | 18:14 WIB
Hati-Hati Advokat! KUHP Baru Bisa Menjerat Jika Langgar Etika, Ini Tips Waketum PERADI
Senin, 2 Februari 2026 | 14:05 WIB
Di Indonesia Nama Baik Lebih Penting daripada Perbuatan Baik
Senin, 2 Februari 2026 | 10:05 WIB
Akses Permodalan UMKM di Jakarta Timur Harus Ramah Pedagang dan Tepat Sasaran
Minggu, 1 Februari 2026 | 20:42 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Surabaya Dukung Polri Tetap Berada di Bawah Presiden

Marhaenist.id, Surabaya - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Mahasiswa Perlu Sederhanakan Istilah Bahasa Agar Mudah Dipahami Masyarakat

Marhaenist.id - Kadangkala mahasiswa organisasi gerakan menggunakan bahasa akademis yang sulit dipahami…

Aku Lelah, Mencintaimu adalah Tindakan Masokis

Marhaenist.id- Mencintaimu adalah ibadah paling melelahkan yang pernah aku jalani. Ia bukan…

Akar Desa Indonesia Sayangkan Debat Cawapres Jadi Panggung Sindiran dan Minim Solusi Permasalahan Desa

Marhaenist.id, Jakarta - Debat kandidat calon wakil presiden yang kedua menjadi ujian kelayakan bagi…

Menyoal Pilkada Langsung dan Atau Tak Langsung

Marhaenist.id - Langsung dan atau tidak langsung?” Pertanyaan ini sepintas sederhana, tetapi…

Matinya Pancasila di Bulan Juni

Marhaenist.id - Pagi belum benar-benar terang ketika Prabowo keluar dari rumah kayunya…

Marhaenisme: Gerakan Anti Kapitalisme, Liberalisme, dan Kolonialisme (Pidato Bung Karno di Kongres GMNI)

Marhaenist.id - Terlebih dahulu saya mengucapkan selamat dengan Konferensi Besar GMNI ini.…

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristianto. Dok. PDIP

Dukung KPK, PDI Perjuangan Kedepankan Integritas

Marhaenist - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan partainya mendukung upaya pemberantasan…

Andai Bank BRI Jadi Bank Koperasi Seperti Desjardins Bank

Marhaenist.id - Pada akhir 2019, ketika saya berkesempatan mengunjungi Kanada untuk mempelajari…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?