By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Hedonisme Rudi Mas’ud dan Derita Masyarakat Kaltim
Merdeka Menjadi Perempuan: Refleksi Nilai Kartini di Era Generasi Z
Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan
Persimpangan Krisis Filsafat dan Ideologi dalam Menyelamatkan Alam
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Indonesiana

Lagi Viral, Tren Pengibaran Bendera One Piece adalah Simbol Keresahan Rakyat terdahap Pemerintah

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 2 Agustus 2025 | 22:30 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Bendera One Piece/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, media sosial diramaikan oleh fenomena unik karena warga di berbagai daerah mengibarkan bendera bajak laut Topi Jerami dari serial One Piece di halaman rumah, gang kecil, hingga jalan protokol.

Tren ini menuai pro dan kontra di kalangan publik. Sebagian menilai pengibaran bendera Jolly Roger ala Luffy dan kawan-kawan ini sebagai bentuk ekspresi kebebasan generasi muda yang tumbuh bersama budaya pop Jepang.

Bendera kru Topi Jerami di serial One Piece sendiri adalah simbol solidaritas, kebebasan, dan pemberontakan terhadap kekuasaan yang menindas.

Hal ini membuatnya mudah dikaitkan dengan semangat perlawanan yang dirasakan oleh sebagian anak muda di Indonesia.

Alih-alih simbol formal, mereka memilih narasi dan simbol yang lebih dekat dengan kehidupan dan imajinasi mereka sehari-hari.

Namun, aparat dan pemerintah mengimbau agar pengibaran bendera selain Merah Putih tidak dilakukan sembarangan, terutama jika ditempatkan sejajar atau lebih tinggi dari simbol negara.

Fenomena bendera One Piece di Indonesia mengilustrasikan bagaimana budaya pop dapat menjadi sarana alternatif dalam mengekspresikan keresahan publik.

Kini pengibaran bendera One Piece ramai dikibarkan di berbagai daerah, dari kendaraan umum, rumah-rumah, hingga ruang publik.

Meskipun pengibaran bendera nasional (Merah Putih) tetap menjadi simbol utama persatuan dan penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa, gelombang ekspresi ini memperlihatkan adanya jarak antara harapan masyarakat dengan realitas kebijakan yang sedang berjalan.

Banyak yang menyebut aksi ini sebagai bentuk kritik kreatif, ekspresi keresahan terhadap kondisi sosial dan politik, hingga simbol alternatif bagi mereka yang merindukan makna kemerdekaan yang lebih luas dan nyata dalam kehidupan.

Uniknya, banyak warga yang mengibaran bendera ini berdampingan dengan bendera Merah Putih, seolah menyandingkan semangat persahabatan, perlawanan, dan kebebasan khas dunia One Piece dengan semangat perjuangan dan nasionalisme Indonesia.

Baca Juga:   Picuh Kemarahan Rakyat hingga Lahirnya Gerakan Bubarkan DPR, Inilah Deretan Anggota DPR RI yang Dianggap Kontroversial!

Dalam serialnya, bendera ini menjadi simbol utama yang menandakan keberanian, perlawanan terhadap ketidakadilan, cita-cita besar, serta semangat persahabatan dan kebebasan.

Bagi penggemarnya di Indonesia, mengibarkan bendera ini menjelang hari kemerdekaan bukanlah sekadar gaya-gayaan, namun juga ekspresi kritik sosial dan sindiran terhadap kondisi bangsa yang dirasa makin jauh dari idealisme kemerdekaan.

Banyak warganet dan masyarakat melihat pengibaran bendera ini sebagai bentuk jeritan dan perlawanan rakyat kecil yang merasa terpinggirkan oleh kebijakan pemerintah.

Melalui simbol bajak laut ini, mereka ingin mengingatkan bahwa perjuangan akan kebebasan dan keadilan masih menjadi mimpi besar yang belum sepenuhnya terwujud bagi seluruh rakyat Indonesia.

Bahkan, ada yang menilai tindakan ini sebagai media satir atas situasi sosial-politik yang dilakukan pemerintah Indonesis yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat kecil atau dengan kata lain menyengsarakan rakyat kecil.

Pengibaran Bendera One Piece adalah simbol keresahan rakyat kepada kebijakan pemerintah yang belum bisa mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.***


Tulisan ini dirangkum dari berbagai sumber oleh Redaksi Marhaenist.id.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Hedonisme Rudi Mas’ud dan Derita Masyarakat Kaltim
Rabu, 22 April 2026 | 10:34 WIB
Merdeka Menjadi Perempuan: Refleksi Nilai Kartini di Era Generasi Z
Selasa, 21 April 2026 | 22:17 WIB
Ilustrasi Gambar tentang "Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan" karya Noufal Hanif (Desain AI)/MARHAENIST.
Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan
Selasa, 21 April 2026 | 20:10 WIB
Persimpangan Krisis Filsafat dan Ideologi dalam Menyelamatkan Alam
Selasa, 21 April 2026 | 10:25 WIB
Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Nasrani-Yahudi Dalam Tinjauan Madilog

AGAMA NASRANI Jesus Nazrenus Rex Jodioram Jesus dari Nazaret Rajanya Yahudi Agama…

GMNI Penajam Desak Evaluasi Proyek RDMP Bukti Lemahnya Pengawasan Disnaker & DPRD

Marhaenist.id, Penajam Paser Utara - Duka mendalam menyelimuti kalangan masyarakat Penajam usai insiden longsor…

Cerita Dibalik Lahirnya Ideologi Marhenisme

Marhaenist - Nama Marhaen menjadi legenda dalam sejarah politik Indonesia. Soekarno menciptakan…

Perempuan Garda Depan Pemenangan Pasangan Pram dan Rano

Marhaenist - Istri calon gubernur Pramono Anung, Endang Nugrahani bersama penyanyi Ashanti…

PPN Meningkat, Kelas Menengah Sekarat!

Marhenist.id - Sehubungan dengan disahkannya kenaikan PPN menjadi 12% dalam UU No.7…

Konferda V Tetapkan Miartiko Gea Sebagai Ketua DPD Persatuan Alumni GMNI Jakarta Raya

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

DPC GMNI Bandung di Bawah Irfan Ade: Kepemimpinan yang Sah dan Progresif

Marhaenist.id - Dalam dinamika organisasi mahasiswa nasional yang penuh tantangan dan perubahan,…

DPD GMNI Sulbar Kecam Keras Insiden Rantis Brimob Lindas Pengemudi Ojol

Marhaenist.id, Mamuju - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?