By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Tolak Kongres Bandung, Kader GMNI Teriakan Kongres Persatuan Melalui Grup WhatsApp

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Kamis, 10 Juli 2025 | 14:40 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Player ajakan bersatu dalam Kongres Persatusn ditubuh GMNI. Ini dibuat berdasarkan keresahan kader GMNI atas dualisme yang terjadi. Player ini juga dipakai sebagai foto profil grup WhasApp GMNI NUSANTARA/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Penolakan Kongres Bandung dan Keinginan diselenggarakannya Kongres Persatuan dalam tubuh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) terus menggema diseluruh pelosok negeri dan diteriakan oleh Kader GMNI di Indonesia.

Diteriakan Kongres Persatuan ditubuh GMNI oleh Kader di seruruh pelosok Indonesia dianggap sebagai titik balik untuk kembali kepada Marhaenisme yang didalamnya ada Sosio Nasionalisme sebagai asas untuk menyatuakan kembali GMNI yang terpecah pasca Kongres di Ambon 2019 lalu.

Teriakan-teriakan tentang Kongres Persatuan GMNI banyak diluapkan kader GMNI melalui tulisan dan diposting di grup WhatsApp GMNI NUSANTARA dengan anggota grup sebanyak 1025 orang yang berasal dari Kader GMNI seluruh Indonesia.

Grup WhatsApp GMNI NUSANTARA itu telah dijadikan wadah untuk meluapkan kekesalan kader terhadap Imanuel yang melakukan kongres sendiri di Bandung yang oleh pengikutnya setianya dikatakan sebagai kongres persatuan dan Arjuna yang tak kunjung mencari solusi agar Kongres Persatuan bisa terwujud.

Didalam grup itu, Bung April yang menyuarakan keresahannya terhadap terjadinya dualisme ditubuh GMNI, mengatakan bahwa organisasi GMNI terbentuk dari peleburan 3 organisasi besar, mengapa saat ini menjadi dualisme? Dan para kader masih berbicara kubu-kubuan dan tak mau menyatu.

“Marhaen akan kalah jikalau GMNI saja masih bicara versi A dan B. Malu lah kita sama pendiri. Udah berupaya meleburkan 3 organisasi besar buat lahir barang ini. Generasi kita ko PENGECUT semua sih,” katanya, Rabu (9/7/2025).

Disisi lain, Ricdwan Abbas Bandaso dengan lantang menyuarakan agar kongres persatuan yang nantinya terlaksana lahir dari kesepakatan kedua kubu, baik Arjuna maupun Imanuel.

Ia menekankan bahwa jangan ada kongres-kongres-an yang mengatasnamakan persatuan, kata dia, kongres persatuan di GMNI haruslah lahir dari musyawarah mufakat yang disepakati oleh ke dua kubu.

Baca Juga:   Audiensi DPC GMNI Ogan Ilir: Sinergi Dengan Polres Untuk Keamanan Bersama

“Mau bersatu ya libatkan 2 kubu dalam musyawarah-mufakat. Jangan ada kongres-kongres-an yang katanya untuk GMNI padahal untuk kepentingan DPP dan kepentinganmu,” ungkapnya dalam grup WhatsApp GMNI NUSANTARA, Rabu (9/7/2025).

Ia juga meneriakan bahwa tentang adanya kepentingan yang terselubung dengan seruan mengikuti Kongres GMNI di Bandung sebagai Kongres yang diklaim persatuan di dalam grup GMNI NUSANTARA.

“Bikin malu, lantang meneriakan kebohongan di hadapan ribuan pemikir. Emang kalian pikir kepentingan kalian tidak tercium? Ribuan penghuni grup ini kalian anggap bodoh sampai tidak akan tahu maksud terselubung mu?,” lanjutnya.

Ia juga menekankan atas nama cinta terhadap organisasi GMNI agar kader tidak mengadiri kongres di Bandung sehingga tidak memperdalam perpecahan ditubuh GMNI dan benar-benar mewujudkan yang namanya. kongres persatuan.

“Kalau cinta GMNI, jangan ikut ke Bandung, dan jangan ikut Juna. Ke depan dalam waktu dekat akan ada rembug kader, itu harapan kita bersama dan mari kita wujudkan persatuan yang benar-benar persatuan, bukan ikut Kongres Nuel yang katanya persatuan dan bukan ikut Juna pula,” tandasnya.

Diketahui, dari 1025 orang anggota grup WhatsApp GMNI NUSANTARA, sebagian besar kader GMNI baik Kubu Imanuel dan Kubu Arjuna sama-sama menginginkan Kongres Persatuan dan hanya sebagian kecil yang menyetujui terlaksana Kongres di Bandung.***

Penulis: Redaksi/Editor: Redsksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Bupati Kubu Raya Ajak Alumni Muapun Kader GMNI Jaga Peradaban Unggul

Marhaenist - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengajak seluruh kader Gerakan Mahasiswa…

Keraton Surakarta dan Gagasan Negara Kebudayaan Soekarno

Marhaenist.id - Keributan yang terjadi dalam prosesi penyerahan Surat Keputusan Menteri Kebudayaan…

Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang Bagi Takjil Untuk Masyarakat: Wujudkan Marhaenisme

Marhaenist.id, Kota Malang - Memasuki bulan suci Ramadan, Pemuda Demokrat Indonesia (PDI)…

Kabar Gembira Bagi Marhaenis, Kami Menyiapkan Buku-Buku Bung Karno Secara Gratis Disini!

Marhaenist.id - Sebagai wujud untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan ingin memberikan pengetahuan…

PERADI Utama–PA GMNI Gelar Technical Meeting PKPA Beasiswa Batch I

Marhaenist.id - Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Beasiswa…

Jelang Debat Capres Terakhir, Ganjar Jalan Sehat di Pluit; Sosialisasi Agar Tak Golput

Marhaenist.id, Jakarta - Calon Presiden Ganjar Pranowo jalan sehat bareng ribuan massa…

Alumni GMNI dan Tuntutan Pemberian Hak-Hak Pensiun Untuk Bung Karno

Marhaenist - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa…

6 Keistimewaan Bung Karno di Mata Ajudan Bapak Mayor Korps Komando Angkatan Laut Bambang Widjanarko

Marhaenist.id - November 1960, Mayor Korps Komando Angkatan Laut Bambang Widjanarko melapor…

Sikapi Unras Kawal Putusan MK Atas UU PKPU Diberbagai Daerah, Komnas HAM Desak Aparat Tidak Gunakan Kekerasan

Marhaenist.id, Jakarta- Komnas HAM mencermati bahwa gelombang aksi Unjuk Rasa (Unras) yang terjadi…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?