By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Jember Tegaskan Pembebasan Kader Bukan Akhir Perjuangan, Melainkan Awal Babak Baru Gerakan
Berhenti Mendewakan Investasi Asing, Pembangunan Harus Bertumpu Pada Kekuatan Rakyat
Ibu Pertiwi Dilanda Musibah
IMIP, Investasi, dan Kehancuran
Buntut Hina Suporter Persib dan Suku Sunda, GMNI Secara Tidak Hormat Pecat Youtuber Resbob

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

PERADI Utama–PA GMNI Gelar Technical Meeting PKPA Beasiswa Batch I

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Sabtu, 15 November 2025 | 01:17 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Tangkapan Layar Persiapan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Beasiswa Kerjasama PERADI Utama dan PA GMNI Batch I (Sumber: halojawatimur.com)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Beasiswa Kerjasama PERADI Utama dan PA GMNI Batch I, panitia resmi menggelar Technical Meeting pada Jumat (14/11/2025).

Kegiatan ini menjadi pembekalan awal bagi seluruh peserta PKPA sebelum memasuki proses pendidikan.

Sekretaris DPD PA GMNI Jawa Timur sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Saifudin Zuhri, menegaskan bahwa kesempatan memperoleh beasiswa PKPA harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh.

Ia meminta peserta mematuhi seluruh aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan PERADI Utama selama mengikuti PKPA tersebut.

“Kami berharap para penerima beasiswa dapat menjalani program ini secara serius. Gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas diri dan ikuti seluruh regulasi yang telah ditentukan,” ujarnya.

Saifudin menambahkan, lulusan program beasiswa ini diharapkan mampu menjadi advokat yang berpihak pada masyarakat kecil, sebagai implementasi nilai-nilai marhaenisme dalam kehidupan sosial.

Sementara itu, Bendahara Umum PERADI Utama, Dr. Syahnego, mengingatkan agar para peserta menjadikan kepentingan rakyat sebagai prioritas dalam menjalankan profesi advokat.

“Kami ingin para peserta tumbuh menjadi advokat yang nasionalis, berintegritas, dan mengedepankan kepentingan rakyat,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Keanggotaan dan Hubungan Antar Lembaga PERADI Utama, Michael S.H., CTA, yang juga alumni GMNI Bondowoso menyampaikan bahwa PERADI Utama telah menyiapkan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk mendukung program beasiswa PKPA.

“Semoga program ini menjadi penyemangat bagi kader muda untuk terus berjuang menegakkan hukum dengan keberpihakan kepada rakyat,” tegasnya.

Disisi yang terpisah, La Ode Mustawwadhaar sebagai peserta PKPA yang berasal dari Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku senang dengan terselenggaranya kegitan tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa PKPA tersebut telah ia nanti-nantikan sejak dua bulan lalu termasuk dengan peserta lainnya yang berasal Sultra.

Baca Juga:   Ziarah ke Makam Bung Karno, Berdoa dan Menabur Bunga: Ada Gulungan Perkamen di Tembok Gapura (Catatan Perjalanan DPP PA GMNI 4)

“PKPA ini telah lama kami nantikan, pada akhirnya terlaksana juga. Kami merasa senang, terima kasih DPP PA GMNI yang telah menerima kami sebagai peserta. Setelah PKPA ini selesai, kami tetap menjaga amanah untuk terus berjuang digaris rakyat,” ungkap peserta asal Sultra itu.

Diketahui, dalam proses seleksi, calon penerima beasiswa diwajibkan melengkapi dokumen administratif seperti Kartu Tanda Anggota GMNI, surat rekomendasi cabang, serta pernyataan komitmen menyelesaikan seluruh tahapan PKPA. Beasiswa diprioritaskan bagi kader yang aktif dalam kegiatan organisasi dan advokasi masyarakat.

Dengan dimulainya rangkaian PKPA Batch I ini, program tersebut diharapkan melahirkan advokat muda yang berintegritas, memiliki kepekaan sosial tinggi, dan berkomitmen memperjuangkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

GMNI Jember Tegaskan Pembebasan Kader Bukan Akhir Perjuangan, Melainkan Awal Babak Baru Gerakan
Rabu, 17 Desember 2025 | 00:13 WIB
Perajin membersihkan kedelai di salah satu rumah industri di Jakarta, Kamis (6/10). Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Gakopindo) Aip Syarifuddin mengatakan kenaikan harga kedelai impor satu bulan terakhir rata-rata berada di kisaran Rp6.900 - Rp7.000 per kilogram di tingkat koperasi yang sebelumnya Rp6.300 - Rp6.500 sedangkan harga di pasaran lebih tinggi yakni Rp10.597 per kilogramnya. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pras/16.
Berhenti Mendewakan Investasi Asing, Pembangunan Harus Bertumpu Pada Kekuatan Rakyat
Selasa, 16 Desember 2025 | 19:45 WIB
Ibu Pertiwi Dilanda Musibah
Selasa, 16 Desember 2025 | 14:06 WIB
IMIP, Investasi, dan Kehancuran
Selasa, 16 Desember 2025 | 13:18 WIB
Buntut Hina Suporter Persib dan Suku Sunda, GMNI Secara Tidak Hormat Pecat Youtuber Resbob
Selasa, 16 Desember 2025 | 13:16 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI: Revisi UU Pilkada Inkonstitusional

MARHAENIST - Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino menilai revisi UU…

Che Guevara: Kader Tulang Punggung Revolusi

Marhaenist - Tak perlu lagi untuk meragukan watak khas  revolusi kita,tentang hal-ikhwalnya,…

Ketua PA GMNI: Transisi Demokrasi Tak Boleh Mundur ke Era Sebelum Reformasi

Marhaenist.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Aceh, Helsinki, dan Konstelasi Kekuasaan Baru: Dari Perlawanan ke Koalisi Elit

Marhaenist.id - Dua dekade setelah Perjanjian Damai Helsinki 2005, relasi antara Negara…

GMNI Situbondo Tolak Pemberian Gelar Pahlawan Nasional Kepada Soeharto

Marhaenist.id, Situbondo - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Agenda Aksi New Delhi tentang Masa Depan Koperasi: Menciptakan Kemakmuran untuk Semua

A. Mukadimah Kami, para peserta Konferensi Koperasi Global ICA 2024 yang meluncurkan…

Alumni GMNI Waingapu.

Mari Satukan Langkah dan Hentikan Kebiasaan Mewariskan Perpecahan di GMNI!!!

Marhaenist.id - Sebagai alumni GMNI, saya merasa terpanggil untuk menyampaikan kegelisahan ini.…

Marhaenisme: Suatu Tanya Jawab Sederhana

Marhaenist.id -Tanya jawab sederhana berikut ini penulis buat atas dasar inisiatif penulis…

Korupsi dalam Negara yang Bermimpi Keadilan Sosial

Marhaenist.id - Kita ingin menjadi Negara yang adil dan sejahtera. Memang ungkapan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?