By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Jelang Konfercab GMNI Purwokerto 2026, Eks Ketua DPK GMNI Humaniora UMP Tekankan Tiga Pilar Regenerasi
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Jaksel Serukan Potong Satu Generasi: Bersihkan Pejabat Warisan Orde Baru dan Adili Jokowi-Makzulkan Gibran

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 4 Juli 2025 | 23:35 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto: GMNI Jaksel saat melakukan aksi/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan (Jaksel) melayangkan pernyataan sikap tegas berjudul “Potong Satu Generasi: Bersihkan Pemerintah Militer dari Warisan Orde Baru dan Pecat Semua Pejabat Rezim Dinasti!”.

Dalam rilis persnya, GMNI Jaksel mengecam dominasi generasi tua dan sisa-sisa Orde Baru yang dianggap menghambat demokrasi dan reformasi, Jumat (4/7/2025).

Tuntutan Reformasi Total

GMNI menilai, 27 tahun pasca-Reformasi 1998, Indonesia masih terjebak dalam cengkeraman elit lama yang korup dan otoriter. Mereka menyerukan langkah radikal “Potong Satu Generasi” untuk membersihkan birokrasi dan militer dari unsur-unsur Orde Baru, termasuk menuntut:

1. Penolakan gelar pahlawan untuk Soeharto.

2. Pengusutan tuntas pelanggaran HAM masa lalu.

3. Pencopotan pejabat yang terlibat upaya revisi sejarah, termasuk Menteri Kebudayaan.

4. Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dan pengadilan untuk Jokowi atas pembentukan dinasti politik dan pengkhianatan reformasi.

5. Pencopotan Kapolri Sigit Prabowo yang dianggap gagal menegakkan hukum.

6. Pengembalian TNI ke barak dan penegakan supremasi sipil.

7. Reforma agraria sejati dan penghentian kriminalisasi aktivis serta masyarakat adat.

Jokowi Adalah Pengkhianat Reformasi

GMNI secara khusus menyoroti pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) sebagai simbol pengkhianatan reformasi, dengan tuduhan:

– Pelemahan KPK melalui revisi UU yang mengurangi independensinya

– Represi kebebasan berpendapat dan kriminalisasi aktivis

– Penguatan oligarki melalui proyek-proyek yang mengabaikan rakyat kecil

– Pelanggengan ketimpangan sosial dan pelanggaran hak atas tanah

Ancaman Pemakzulan Prabowo-Gibran

Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, GMNI mengancam akan mendesak pemakzulan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang dianggap sebagai kelanjutan rezim dinasti.

Pernyataan ini juga disampaikan secara terbuka sebagai bentuk sikap kritis gerakan mahasiswa terhadap pemerintahan.***

Baca Juga:   Tolak Kriminalisasi Aktivis, GMNI Jaktim: Lawan Teror dan Impunitas!

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Jelang Konfercab GMNI Purwokerto 2026, Eks Ketua DPK GMNI Humaniora UMP Tekankan Tiga Pilar Regenerasi
Sabtu, 18 April 2026 | 17:53 WIB
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Sabtu, 18 April 2026 | 09:57 WIB
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:53 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Rusaknya Demokrasi, Puan: Karena Rakyat Tak Pernah Berkuasa

MARHAENIST - Banyak kritikan terhadap penyelenggaraan demokrasi di Indonesia yang dianggap telah…

Ganjar: Jaga Perdamaian, Gunakan Hak Pilih Tanpa Takut Ditekan

Marhaenist.id, Klaten - Lapangan Merdeka di Delangu Klaten mendadak ramai, Rabu (07/02/2023)…

GMNI Jaktim Tanyakan Kemana Pemangkasan Alokasi Dana Pendidikan dan Tuntut Percepatan Pengesahan RUU PRT

Marhaenist.id, Jakarta - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur Jaktim mengkritik…

Dialektika Mahaenisme (Metode Berpikir)

Marhaenist.id - Marhaenisme adalah ideologi perlawanan terhadap kolonialisme, kapitalisme, imperialisme, dan feodalisme…

GMNI Surabaya Dukung Polri Tetap Berada di Bawah Presiden

Marhaenist.id, Surabaya - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Negara dan Jeritan Tangis Ibu yang Anaknya Bunuh Diri di Ngada NTT

Marhaenist.id - Tangis seorang ibu di Ngada, Nusa Tenggara Timur, tidak sekadar…

Foto: Benediktus Aquino, Alumni GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.

Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim

Marhaenist.id - Dalam wacana pembangunan global, ekonomi Biru dipromosikan sebagai pendekatan inovatif…

Marhaenisme, Marhaen dan Kita

Marhaenist.id - Banyak fenomena ganjil yang terjadi diantara kita. Terutama tentang Marhaenisme.…

Sekelompok suporter membawa seorang korban pria di stadion Kanjuruhan, Malang selama huru-hara keributan terjadi. AFP/Getty Images

Polisi Dalami Rekaman CCTV Durasi 3 Jam di Kanjuruhan Yang Dihapus

Marhaenist - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan mengungkap adanya…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?