By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

IHSG Anjlok!!!

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 20 Maret 2025 | 23:11 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Ilustrasi IHSG Anjlok (Sumber foto: Harianbatakpos.com)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – IHSG di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan signifikan pada perdagangan tanggal 18 Maret 2025, dengan pelemahan yang cukup tajam hingga memicu trading halt atau penghentian sementara perdagangan. Penurunan ini menjadi sorotan karena mencerminkan ketidakstabilan pasar saham Indonesia di tengah berbagai sentimen negatif, baik dari dalam negeri maupun global.

Salah satu pemicu utama penurunan IHSG adalah ketidakpastian politik dalam negeri. Rumor mengenai kemungkinan pengunduran diri dua menteri ekonomi, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani, menjadi sentimen negatif yang kuat. Sri Mulyani dikenal sebagai figur yang dipercaya investor asing karena rekam jejaknya dalam menjaga stabilitas fiskal. Rumor ini memperburuk gejolak pasar. Kepercayaan investor asing terhadap Sri Mulyani membuat dampaknya semakin signifikan.

Selain itu, kondisi fiskal Indonesia juga menjadi sorotan. Utang negara yang tinggi dan defisit APBN yang terus berlanjut menimbulkan kekhawatiran akan kemampuan pemerintah mengelola ekonomi. Program-program pemerintah yang dianggap kurang produktif, ditambah dengan kasus korupsi di BUMN, semakin memperburuk persepsi investor. Apalagi lemahnya penegakan hukum dan ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan sebagai alasan investor enggan menanamkan modal di Indonesia.

Faktor domestik lainnya adalah pelemahan daya beli masyarakat. Hal itu misalnya dapat dilihat pada perlambatan belanja menjelang Ramadan, sebuah anomali yang terakhir terjadi pada awal pandemi 2020. Penurunan impor barang konsumsi juga mengindikasikan lemahnya permintaan domestik, yang berdampak pada kinerja perusahaan-perusahaan di pasar saham, terutama di sektor ritel dan konsumsi.

Di sisi eksternal, ketidakpastian ekonomi global turut menekan IHSG. Kekhawatiran akan perang dagang yang dipicu oleh kebijakan Presiden AS Donald Trump periode kedua (Trump 2.0) menjadi salah satu faktor kunci. Pemerintah AS melanjutkan tarif pada Kanada dan Meksiko serta meningkatkan pembatasan investasi ke China, yang memicu sentimen risk-off di pasar keuangan global. Indeks saham Asia melemah, dan IHSG tidak luput dari tekanan ini, meskipun beberapa bursa lain seperti Hang Seng dan Nikkei justru menguat pada hari yang sama, yang menunjukkan bahwa faktor domestik memiliki peran lebih dominan dalam kasus Indonesia.

Baca Juga:   Marhaen dan Gig Economy
Foto: Edi Subroto, Alumni GMNI Yogyakarta/MARHAENIST.

Penurunan harga komoditas global, seperti batu bara, minyak sawit (CPO), dan nikel, juga memberikan tekanan tambahan. Indonesia, yang bergantung pada ekspor komoditas, merasakan dampaknya melalui penurunan pendapatan emiten di sektor pertambangan dan perkebunan, serta berkurangnya penerimaan negara dari ekspor. Pelemahan komoditas ini memperparah sentimen negatif di pasar.

Dalam konteks pemeringkatan, lembaga pemeringkat global seperti Goldman Sachs dan Morgan Stanley menurunkan peringkat saham Indonesia, masing-masing dari overweight ke market weight dan dari equal weight ke underweight. Penurunan ini didasarkan pada kekhawatiran risiko fiskal dan prospek pertumbuhan ekonomi yang melemah.

Morgan Stanley Capital International (MSCI) juga berencana menurunkan bobot saham Indonesia dari 2,2% menjadi 1,5% per Maret 2025, yang semakin mengurangi kepercayaan investor asing. Aksi jual bersih (net sell) investor asing mencapai Rp19 triliun sejak awal 2025, sebagaimana dilaporkan Direktur Utama BEI menjadi bukti nyata arus keluar modal yang masif.

Pada 18 Maret 2025, IHSG turun 248,55 poin atau 3,84% ke level 6.223, dengan penurunan intraday terdalam di 6.011 poin. Sektor teknologi menjadi yang terparah, anjlok 9,77%, dengan emiten besar seperti DCII turut menyeret indeks ke bawah. Sektor perbankan juga melemah signifikan, meskipun saham seperti BBCA memiliki fundamental kuat. Total transaksi mencapai Rp19,22 triliun, menunjukkan tingginya aktivitas jual yang dipicu kepanikan. Bursa bahkan memberlakukan trading halt pertama sejak Maret 2020, ketika pandemi COVID-19 melanda, karena penurunan melebihi 5%.

Selain itu, publik tentu saja resah terhadap kondisi ekonomi dan politik di Indonesia. Efisiensi anggaran yang kontroversial, isu dwifungsi TNI yang memicu ketidakpastian, hingga ketidakstabilan akibat korupsi dan lemahnya kepercayaan terhadap pemerintah.

Maka sebenarnya penurunan IHSG lebih didominasi faktor dalam negeri ketimbang kondisi global, sebuah pandangan yang kontras dengan narasi pemerintah yang cenderung menyalahkan faktor eksternal.***

Baca Juga:   'Tak Tahu Berterima Kasih', Perkataan Dedy Pada Seorang Anak Kecil Seperti Maling Teriak Maling dan Hanya Melukai Hati

Penulis: Edi Subroto, Alumni GMNI Yogyakarta.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. FILE/PDI Perjuangan

Cerita Hasto Ungkap Niat Jokowi yang Menginginkan Kursi Ketum PDIP dari Megawati

Marhaenist.id, Jakarta - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengungkapkan upaya…

Peran Partai Politik dalam Mewujudkan Keadilan Sosial

Marhaenist.id - Sejak awal kemerdekaan, upaya meningkatkan kesadaran nasional terus menyebar luas,…

Didukung Alumni GMNI, Ganjar Tegaskan Siap Bergerak Bersama Rakyat

Marhaenist.id, Jakarta - Ikatan keluarga besar alumni dan aktivis yang tergabung dalam…

Inilah Sikap Tegas Bung Karno Menolak Berdirinya Negara Israel Diatas Tanah Palestina

Marhenist.id - Dukungan Presiden Republik Indonesia pertama, Ir Soekarno, terhadap kemerdekaan Palestina…

Alumni UI Garda Pancasila (AUIGP) Dukung DPR-RI Gunakan Hak Angket

Marhaenist.id, Jakarta - Alumni Universitas Indonesia Garda Pancasila (AUIGP) mendukung DPR RI…

Wacana Kenaikan BBM, GMNI Soroti Penyelewengan Distributor

Marhaenist - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP…

Rayakan HUT yang Ke 80 Tahun, Guntur Sukarno Putra Luncurkan Buku ‘Sang Saka Melilit Perut Megawati’

Marhaenist.id, Jakarta - Guntur Soekarno Putra, Ketua Dewan Ideologi Persatuan Alumni (PA)…

Alumni GMNI Waingapu.

Mari Satukan Langkah dan Hentikan Kebiasaan Mewariskan Perpecahan di GMNI!!!

Marhaenist.id - Sebagai alumni GMNI, saya merasa terpanggil untuk menyampaikan kegelisahan ini.…

Dana Bawaslu tak Terbayar, GMNI Sulbar Nilai Pj Bupati Mamasa dan Pj Gubernur Sulbar tak Serius Laksanakan Perintah Mendagri

Marhaenist.id, Mamasa - Polemik Dana Pilkada Bawaslu Mamasa tidak terbayarkan, Gerakan Mahasiswa…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?