By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Unjuk Rasa BEM Unpas dan GMNI Peringati HARDIKNAS 2026 di depan Kantor Bupati Bantaeng, Soroti Isu Pendidikan
(Bagian Kedua: Islamisme, Ke-Islam-an) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Megawati Pertanyakan Kasus Penyiraman Air Keras Andrei Yunus: Mengapa Masuk Pengadilan Militer?
Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor Emeritus di Unbor, Prof. Arief Hidayat Siap Lahirkan Generasi Hukum Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan
(Bagian Pertama: Nasionalisme) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Sarinah dan Cita-Cita Kesetaraan: Perempuan dalam Bingkai Nasionalisme

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 12 Maret 2025 | 19:18 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Sarinah Suriandini, Wakabid Kesarinahan GMNI Penajam/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist id – Hari Perempuan Internasional yang setiap tahunnya diperingati tanggal 8 Maret, bukan cuma sekadar peringatan, tapi lebih dari itu. Sebuah panggilan untuk kita semua merenung dan bertindak. Di Indonesia, merenungkan arti Hari Perempuan ini tidak bisa lepas dari pemikiran Bung Karno yang dituangkan dalam buku Sarinah. Buku ini bukan cuma buku sejarah biasa, tapi lebih seperti pedoman hidup, khususnya tentang bagaimana perempuan seharusnya punya peran penting dalam kemerdekaan dan kemajuan bangsa kita.

Bung Karno, lewat Buku Sarinah, menolak keras pandangan kuno yang membatasi perempuan cuma di rumah tangga. Beliau melihat perempuan sebagai pribadi utuh, sekuat dan sepintar laki-laki, dan mampu berkontribusi besar untuk negeri ini. Pandangan Bung Karno ini sangat maju untuk zamannya, melawan habis-habisan kebiasaan masyarakat yang menghambat kemajuan perempuan. Beliau tidak cuma bicara kesetaraan, tapi juga peran aktif perempuan dalam membangun Indonesia, sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek.

Tapi kenyataannya, kita masih jauh dari harapan? Walaupun sudah banyak kemajuan, kesenjangan gender masih terasa sekali. Diskriminasi dalam berbagai bentuk,dari gaji yang tidak adil sampai kekerasan terhadap perempuan, masih jadi masalah besar di Indonesia. Hal seperti ini harus kita hadapi bersama, agar cita-cita yang digambarkan di dalam buku Sarinah benar-benar terwujud.

Saya Sar Dini Menegaskan betapa pentingnya pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Perempuan yang berpendidikan dan punya kekuatan sendiri pasti bisa berkontribusi lebih banyak untuk masyarakat dan negara. Kesempatan yang sama dalam pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan adalah kunci utama untuk mencapai kesetaraan gender yang sesungguhnya. Ini sejalan dengan semangat Hari Perempuan: perubahan besar untuk dunia yang lebih adil dan setara.

Baca Juga:   Perlindungan Anak: Paparan Media Sosial dan Konten Digital

Emansipasi perempuan dalam konteks nasionalisme kita bukan cuma soal keadilan, tapi juga kekuatan bangsa. Negara yang memberdayakan semua warganya, termasuk perempuan, pasti akan lebih kuat dan maju. Maka, perjuangan kesetaraan gender ini harus jadi bagian utama dari perjuangan membangun Indonesia yang lebih baik.

Di Hari Perempuan Internasional ini. Mari kita jadikan semangat emansipasi perempuan sebagai kompas kita menuju Indonesia yang lebih adil dan setara. Ini bukan cuma tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua.Bersama-sama, mari kita wujudkan cita-cita kesetaraan gender yang diimpikan Bung Karno.***


Penulis: Sarinah Suriandini, Wakabid Kesarinahan GMNI Penajam.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Unjuk Rasa BEM Unpas dan GMNI Peringati HARDIKNAS 2026 di depan Kantor Bupati Bantaeng, Soroti Isu Pendidikan
Sabtu, 2 Mei 2026 | 20:00 WIB
(Bagian Kedua: Islamisme, Ke-Islam-an) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Sabtu, 2 Mei 2026 | 19:08 WIB
Megawati Pertanyakan Kasus Penyiraman Air Keras Andrei Yunus: Mengapa Masuk Pengadilan Militer?
Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:53 WIB
Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor Emeritus di Unbor, Prof. Arief Hidayat Siap Lahirkan Generasi Hukum Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan
Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:01 WIB
(Bagian Pertama: Nasionalisme) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Sabtu, 2 Mei 2026 | 12:10 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Cipayung Plus Kendari Gelar Doa Bersama di Depan Polda Sultra Peringati 6 Tahun Gugurnya Randi-Yusuf

Marhaenist.id, Kendari - Organisasi Kemahasiswaan Cipayung Plus Kota Kendari yang terdiri dari…

Temui Kapolres, GMNI dan IMALA Minta Usut Tuntas Kasus Kematian Satpol PP Lebak Saat Pengamanan Aksi

Marhaenist.id, Lebak - Perwakilan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional…

Bawaslu: Pengawas Pemilu atau Mitos Demokrasi?

Marhaenist.id-Seperti halnya urban legend yang sering terdengar kuat di permukaan tetapi sulit…

Mahasiswa Perlu Sederhanakan Istilah Bahasa Agar Mudah Dipahami Masyarakat

Marhaenist.id - Kadangkala mahasiswa organisasi gerakan menggunakan bahasa akademis yang sulit dipahami…

Aliansi Mahasiswa Gelar Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Musibah Kebakaran Pasar Tobelo

Marhaenist.id, Tobelo - Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kemanusiaan, yang tergabung di…

Para aktivis berkumpul selama pertemuan musim gugur tahunan IMF untuk memprotes pendanaan bahan bakar fosil di seluruh dunia. FOTO: AFP

IMF dan Bank Dunia Dituntut Tangani Perubahan Iklim

Marhaenist - Puluhan pengunjuk rasa berdemonstrasi di luar tempat pertemuan tahunan Dana…

Alumni GMNI Waingapu.

Mari Satukan Langkah dan Hentikan Kebiasaan Mewariskan Perpecahan di GMNI!!!

Marhaenist.id - Sebagai alumni GMNI, saya merasa terpanggil untuk menyampaikan kegelisahan ini.…

Kembalikan Kedaulatan Aggraria di Desa Pamboborang

Marhsenist.id - Kedaulatan agraria adalah suatu kondisi di mana suatu negara, khususnya…

Polisi dengan kendaraan yang rusak di lapangan stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, setelah bentrokan antara pendukung tim berseteru. AP/Yudha Prabowo

Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Minta Liga 1 Dihentikan

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?