By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Indonesia Menggugat: GMNI Jakarta Timur Desak Pencopotan Menteri HAM
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Aktualisasi Marhaenisme dalam Gerakan, GMNI Malang Gelar KTD

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 25 Desember 2024 | 03:13 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Foto: Kebersamaan Peserta KTD GMNI Malang/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Malang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Malang sukses melaksanakan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) di Agro Edupark Unitri Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang dengan tema : “Aktualisasi Marhaenisme dalam Perspektif Gerakan : Merawat Intelektual, Manufestasi Keberanian dan Sustanaible Movement”.

Kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) ini diselenggarakan selama tiga hari di tanggal (20-22/12/2024) di akhiri dengan pembacaan Ikrar Prasetya Korps GMNI.

KTD itu diikuti oleh 38 orang peserta ini seyogyanya dapat mendorong kualitas dan kapasitas kader GMNI Malang dengan menghadirkan Narasumber yang mempunya basic pada bidangnya masing-masing sehingga para kader diharapkan mendalami peran mereka sebagai kader dan juga mampu mengamalkan nilai-nilai marhaenisme terutama dalam memperjuangkan hak-hak dan kepentingan rakyat.

Ketua Pelaksana KTD Bung Gusti menyampaikan bahwa kegiatan ini harapanya dapat melahirkan kader-kader bangsa yang berkualitas sehingga dapat menjadi tokoh-tokoh penting pemimpin negara sampai birokrasi terkecil yaitu keluarga.

“Pada KTD yang diselenggarakan oleh DPC GMNI Malang 2024 ini, berangkat dengan tema “aktualisasi marhaenisme dalam perpektif gerakan : merawat intelektualitas, manufestasi keberanian dan sustanaible movement”. dengan tema tersebut kami berharap dapat mencetak dan melahirkan kader kader bangsa, kader yang berkualitas sehingga dapat menjadi tokoh tokoh penting, pemimpin negara, pemimpin daerah dan pemimpin di birokrasi terkecil yaitu keluarga,” ujar Bung Gusti sapaan akrabnya.

Dalam sambutannya Albert, Ketua DPC GMNI Malang menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan tidak hanya sekedar opening ceremony, namun sebagai wadah untuk membentuk karakter, pola pikir, mental, intelektualitas kader supaya memiliki sikap yang kritis terhadap persoalan bangsa dan selalu pekah terhadap kesejahteraan kaum Marhaen.

“Sebagai mahasiswa yang kritis terhadap berbagai macam persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat, apalagi kita sebagai Kader GMNI harus siap tampil paling depan sebagai solusi bagi masyarakat seperti kemiskinan, kebodohan, permasalahan moral anak bangsa, dan masalah sosial lainnya. Tentu saja kondisi tersebut membutuhkan kerjasama semua pihak untuk mengatasinya, termasuk peran GMNI di dalamnya,” ujar Albert.

Baca Juga:   Alami Kelangkaan dan Kenaikan, DPC GMNI Wakatobi Minta Perindag Turun Tangan Tertibkan Harga BBM

Albert juga mengungkapkan alasan tema ‘Aktualisasi Marhaenisme dalam Gerakan’ yang dipakainya dalam KTD kali ini. Kata dia, tema itu memiliki makna bahwa kader GMNI sebagai Mahasiswa pewaris Marhaenisme dapat menjaga keutuhan bangsa dan melestarikannya dalam mengaktualisasikannya di masyarakat.

“Alasan tema aktualisasi marhaenisme ini dipilih karena sebagai generasi penerus bangsa yang mewarisi marhaenisme tentunya memiliki tantangan yang besar sehingga demikian tetap menjaga keutuhan bangsa dan melestarikan marhaenisme sebagai asas perjuangan, agar ajaran tersebut bisa dirasakan aktualisasinya bagi kaum marhaen,” ungkap Albert.

Sementara itu Lucky Andhara, Wakabid Pembangunan Desa menegaskan bahwa langkah awal pengkaderan dalam GMNI telah dilalui oleh karena itu sebagai calon kader harus dengan serius mengikuti proses KTD, agar kedepanya dapat mempersiapkan diri untuk bertarung dalam dinamika kehidupan baik itu didalam kampus bahkan di lingkungan masyarakat.

“Sebagai pewaris nasionalisme sejati yang dititipkan oleh Bung Karno, Kader GMNI harus mempersiapkan menjadi pemimpin bangsa sebagai hal untuk mempraktekan keilmuanya baik dalam kampus maupun dikehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Dengan mengutip pidato Bung Karno hilangkan sterilitiet dalam gerakan mahasiswa saya berharap ini menjadi pemacu bagi calon kader untuk terus berproses di GMNI,” ujar Lucky Andhara.

Lanjut, Lucky Ardhana mengatakan bahwa GMNI Malang akan terus menjawab tantangan dinamika sosial dari tantangan zaman dengan mencetak kader intelektual dan memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat demi kemajuan bangsa dan negara.

“Sebagai organisasi yang menganut Ideologi Marhaenisme, GMNI Malang terus menjawab dinamika sosial dilingkungan masyarakat dengan mencetak kader yang cerdas secara intelektual, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi juga memiliki komitmen yang tinggi dalam mewujudkan masyarakat sosial dan berorientasi pada kemajuan bangsa,” tandas Lucky Ardhana.

Baca Juga:   Gelar Diskusi Publik, GMNI-FMN-AGRA-GSBI: Agenda Reforma Agraria dalam Bayang-Bayang Militerisme dan Ancaman Krisis Pangan

Kedepan kader GMNI Malang yang telah mengikuti kaderisasi ini harus siap hidup dan berjuang bersama rakyat, lebih-lebih tantangan kedepan Bangsa yang semakin kompleks di era yang penuh dengan teknologi yang semakin berkembang.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Indonesia Menggugat: GMNI Jakarta Timur Desak Pencopotan Menteri HAM
Senin, 23 Februari 2026 | 03:24 WIB
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang Bagi Takjil Untuk Masyarakat: Wujudkan Marhaenisme

Marhaenist.id, Kota Malang - Memasuki bulan suci Ramadan, Pemuda Demokrat Indonesia (PDI)…

Bahlil Respon Pernyataan Cak Imin, Karyono Wibowo Nilai Bukan Sekadar Balas Dendam Politik

Marhaenit.id, Jakarta — Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan…

Foto: Nurfani Ici saat terpilih sebagai Ketua DPC GMNI Kota Ternate periode 2026-2028 (Dokpri)/MARHAENIST.

Catat Sejarah Baru, Sarinah Nurfani Ici jadi Perempuan Pertama yang Pimpin DPC GMNI Kota Ternate

Marhaenist.id, Ternate - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Ziarahi ke Makam Bung Karno, Berdoa dan Menabur Bunga: Peran Geo Politik dan Kosmopolitanisme Soekarno (Catatan Perjalanan DPP PA GMNI 6)

Marhaenist.id, Blitar - Usai menabur bunga di atas pusara Makam Bung Karno,…

Inilah Pesawat Pertama Bermesin Pertama yang Asli Dibuat Oleh Indonesia

Marhaenist.id - Pesawat pertama bermesin pertama yang asli dibuat oleh Indonesia mengudara…

Marhaenis Dalam Bingkai Foto

Marhaenist - Ever Onward Never Retreat. Kalau pemuda sudah berumur 21-22 tahun…

Foto: PPAB GMNI UNTAD Palu/MARHAENIST.

PPAB Perdana GMNI FEB UNTAD: Warisi Api, Bukan Abunya!

Marhaenist.id, Palu - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

GMNI UIN Jakarta Bersama Rakyat, Rayakan Kemerdekaan dengan Aksi Nyata

Marhaenist.id, Ciputat – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80,…

PFM Dorong Penetapan Status Bencana Nasional di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Marhaenist.id, Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Papua Barat…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?