By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
IHSG, MSCI, dan Ekonomi Rakyat: Membaca Risiko Pasar Global dalam Tafsir Marhaenisme Nusantara
Solidaritas Padang Halaban Desak Gubernur Sumatera Utara Lakukan Mediasi Konflik Agraria
Penggusuran di Padang Halaban Oleh PT. SMART di Bawah Pengawalan Aparat adalah Bukti Keberpihakan Negara kepada Korporat
Waketum DPP GMNI: Sugiono Punya Modal Lengkap Pimpin Menko PMK
Eko-Marhaenisme Menagih Janji, Keadilan Sosial dalam Luka Ekologi Krisis Pesisir Tulungagung

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Tegas Inginkan Persatuan, DPC GMNI Lubuklinggau Nyatakan Sikap Tak Hadiri Kongres GMNI di Bandung

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Rabu, 16 Juli 2025 | 20:53 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Exley Pradika, Ketua DPC GMNI Lubuklinggau - Sumsel/MARHAENIST..
Bagikan

Marhaenist.id, Lubuklinggau – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lubuklinggau – Sumatera Selatan (Sumsel) yang merupakan bagian dari DPP GMNI kepemimpinan Immanuel Chayadi menolak untuk tidak ikut serta dalam perhelatan Kongres GMNI ke XXII di Bandung, Selasa-Jumat (15-18/7/2025).

Alasan DPC GMNI Lubuklinggau tidak mengikuti Kongres GMNI di Bandung karena ada suara persatuan yang terus di gaungkan GMNI se-Indonesia untuk mengakhiri perpecahan ditubuh GMNI, tidak indahkan oleh Immanuel, apalagi kata dia, itu adalah amanat RAPIMNAS GMNI di Ancol Jakarta versi Imanuel yang pernah diikuti oleh DPC GMNI Lubuklinggau.

“Terima kasih kepada Imanuel chayadi cs yang telah memberikan kehormatan kepada kami untuk hadir di kongres Bandung melalui undangan resmi yang telah disampaikan beberapa waktu lalu. Dengan sangat menyesal, kami merespon undangan tersebut dengan konsisten tidak menghadiri acara kongres di Bandung karena tidak mengakomodir hasil rapimnas yang menginginkan persatuan GMNI, justru kami menilai kongres di Bandung berpotensi memunculkan konflik baru,” ujar Exley Pradika, Ketua DPC GMNI Lubuklinggau dalam sebuah pernyataan sikapnya, Rabu (16/7/2025).

Ia juga mengatakan bahwa GMNI Lubuklinggau dan GMNI se-Sumsel lainnya yang bernaung di DPP GMNI kubu Arjuna telah membentuk forum yang tergabung dalam FORKOMCAB (Forum Komunikasi Antar Cabang) GMNI berkomiten untuk menjaga soliditas persatuan dan menolak dualisme kepemimpinan yang terjadi hari ini.

“DPC GMNI Lubuklinggau berkomitmen tetap fokus dengan membangun nilai nilai ideologi melalui kaderisasi berjenjang dan regenerasi organisasi bersama teman-teman seperjuangan dari GMNI yang ada di Sumsel yakni: GMNI Palembang, Ogan Ilir, Lahat, Oku, Oku Timur, Oku Selatan, dan Musirawas melalui wadah FORKOMCAB GMNI se-Sumsel,” sambung Exley Pradika.

Baca Juga:   DPD dan DPC GMNI Se-Indonesia Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi

Ia juga mengajak Bung dan Sarinah Kader GMNI se-Indonesia untuk bersama-sama mengakhiri perpecahan ditubuh GMNI dengan menyelamatkan organisasi agar bisa bersatu lagi dari tingkatan atas sampai ke bawah dan berkomitmen menjaga organisasi agar lagi dualisme dikemudian hari.

“Mengajak para kader GMNI Se Indonesia untuk secara bersama-sama (terkhusus daerah yang mengalami dualisme kepemimpinan) untuk melakukan penyelamatan organisasi dengan cara mempersatukan dualisme kepengurusan GMNI mulai dari tingkat DPK, DPC hingga tingkat DPD serta menjaga dan merawat kepengurusan tunggal agar tidak lagi muncul dualisme kepengurusan di kemudian hari,” pungkas Exley Pradika.

Diketahui, Forum Komunikasi Cabang GMNI se-Sumsel telah menjadi sarana konsolidasi GMNI Sumsel baik kedalam Provinsi Sumsel atau pun keluar Provinsi Sumsel guna mendorong proses rekonsiliasi menuju persatuan GMNI tanpa bayang-bayang dualisme kepemimpinan nasional.***

Penulis: Redaksi/Editor: Redaksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

IHSG, MSCI, dan Ekonomi Rakyat: Membaca Risiko Pasar Global dalam Tafsir Marhaenisme Nusantara
Jumat, 30 Januari 2026 | 19:47 WIB
Solidaritas Padang Halaban Desak Gubernur Sumatera Utara Lakukan Mediasi Konflik Agraria
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:22 WIB
Penggusuran di Padang Halaban Oleh PT. SMART di Bawah Pengawalan Aparat adalah Bukti Keberpihakan Negara kepada Korporat
Jumat, 30 Januari 2026 | 13:58 WIB
Waketum DPP GMNI: Sugiono Punya Modal Lengkap Pimpin Menko PMK
Jumat, 30 Januari 2026 | 05:16 WIB
Foto: Krisna Wahyu Yanuar, Aktivis Literasi dan Gerakan Rakyat Kedaulatan Laut (Dokpri)/MARHAENIST.
Eko-Marhaenisme Menagih Janji, Keadilan Sosial dalam Luka Ekologi Krisis Pesisir Tulungagung
Kamis, 29 Januari 2026 | 23:32 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Breakring News: Seorang Driver Ojol jadi Korban Demo DPR, Terlindas Kendaraan Taktis Polisi Hingga Tewas

Marhaenist.id, Jakarta - Aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI,…

Bung Tomo, Sang Pahlawan Peniup Semangat Perjuangan yang Ditangkap oleh Orba dengan Tuduhan Pengacau Negara

Marhaenist.id - Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, nama Bung Tomo menjadi salah…

Makan Siang Gratis Tidak Akan Bisa Atasi Stunting

Marhaenist - World Bank atau Bank Dunia menyebut bahwa program makan siang…

Pernyataan Sikap GMNI Se-Indonesia: Sukseskan Konsolidasi KLB GMNI, Kongres di Bandung bukanlah Solusi Persatuan!

Marhaenist.id - Menyimak dinamika organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) akhir-akhir ini…

Hendak Unras, Belasan Anggota GMNI Dianiaya OTK yang Diduga Dilakukan Preman Bayaran Bea Cukai Batam

Marhaenist.id, Batam - Belasan Pengujuk Rasa dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan…

Pesan Terakhir Ki Hadjar Pada Bung Karno

Marhaenist.id - Bung Karno membesuk Ki Hadjar Dewantoro sekitar April 1959, salah…

Marhaenisme Tidak Pernah Mati

Marhaenist.id - Marhaenisme merupakan sebuah ideologi yang dikembangkan oleh Bung Karno pada…

Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI

Marhaenist.id, Jakarta — Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Herwyn J. H.…

Kabar Duka! Murdaya Widyawimarta Poo, Pengusaha Nasional Sekaligus Tokoh GMNI Meninggal Dunia

Marhaenist.id, Jakarta - Murdaya Widyawimarta Poo, salah satu konglomerat ternama di Indonesia…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?