By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Riau Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Amanat Konstitusi
Digadang akan Menggantikan Prof. Arief, Ini Deretan Kontroversi Adies Kadir!
Gelar Peluncuran dan Bedah Buku Prof. Arief Hidayat, Tandai 13 Tahun Pengabdian sebagai Hakim Konstitusi
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Pengakuan Bung Karno Soal Pergumulan Batin: Dari ‘Islam Raba-raba’ menjadi ‘Islam yang Yakin’

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Sujahri Somar Tegaskan Arah Baru Kaderisasi GMNI lewat GMNI.AI: Demokratisasi Ide di Era Data dan Algoritma

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Jumat, 16 Januari 2026 | 13:10 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Peluncuran REDLAB (Laboratorium Merah)—sebuah laboratorium Media Analytics dan Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk memperkuat kaderisasi ideologis di era digital dalam moment Pengukukan Pengurus DPP GMNI (Ist)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menegaskan reposisi strategis kaderisasi organisasi melalui peluncuran GMNI.AI, sebuah platform berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk memperluas akses pengetahuan dan memperkuat kapasitas intelektual kader di seluruh Indonesia.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Sujahri Somar dalam pidato pengukuhan reposisi GMNI yang menekankan komitmen organisasi pada kemanusiaan, geopolitik berdaulat, dan kepemimpinan di tengah perubahan zaman.

Dalam pidatonya, Sujahri Somar menyampaikan bahwa GMNI tidak boleh terjebak dalam romantisme sejarah semata, tetapi harus mampu membaca dan mengelola realitas baru yang ditandai oleh dominasi data, algoritma, dan arus informasi digital.

Menurutnya, GMNI.AI merupakan wujud konkret dari upaya menjadikan teknologi sebagai alat pembebasan, bukan instrumen dominasi.

“GMNI.AI adalah pernyataan sikap. Bahwa kecerdasan buatan tidak boleh dimonopoli oleh segelintir elit global, tetapi harus menjadi alat demokratisasi ide bagi seluruh kader GMNI, dari Sabang sampai Merauke,” tegas Sujahri Somar.

GMNI.AI dikembangkan sebagai sarana pembelajaran dan pendamping intelektual kader, bukan untuk menggantikan proses berpikir kritis.

Platform ini memungkinkan kader mengakses pengetahuan organisasi, ideologi, analisis sosial-politik, hingga isu-isu kebangsaan secara setara, sekaligus memperkuat tradisi berpikir rasional dan berbasis data di tubuh GMNI.

Peluncuran GMNI.AI menjadi bagian dari ekosistem yang lebih luas melalui pendirian Laboratorium Merah (REDLAB), yang berfokus pada media analytics dan artificial intelligence.

Dari REDLAB pula lahir Buletin Zaken, sebuah produk analisis yang membedah isu publik dan percakapan media secara kritis untuk membantu kader memahami realitas sosial secara lebih jernih dan bertanggung jawab.

Selain itu, GMNI juga memperkuat fondasi kaderisasi melalui pembentukan Yayasan Pengkaderan SDM GMNI, yang berfungsi sebagai lembaga pengelola berkelanjutan untuk peningkatan kualitas kader.

Baca Juga:   IMM dan GMNI Riau: Reformasi Polri Harus Tunduk pada Mandat Konstitusi, Bukan jadi Komoditas Politik Kekuasaan

Yayasan ini menjadi motor pengembangan kurikulum, metode kaderisasi, serta pelopor penyusunan modul ajar PPAB yang menekankan kemampuan berpikir, kepekaan sosial, dan pengujian teori dalam kenyataan.

Dalam konteks yang lebih luas, Sujahri Somar menegaskan bahwa langkah-langkah ini sejalan dengan spirit Marhaenisme dan ajaran Bung Karno—yakni keberanian membaca zaman, kemandirian dalam berpikir, serta keberpihakan pada kemanusiaan.

GMNI, menurutnya, harus hadir bukan hanya sebagai organisasi yang bersuara, tetapi sebagai organisasi yang mampu memimpin arah perubahan.

“Reposisi GMNI hari ini bukan sekadar bicara soal ideologi. Kita ingin memastikan kader GMNI tidak hanya tahu harus berpihak ke siapa, tetapi juga tahu bagaimana cara memperjuangkannya dengan cara yang cerdas, beretika, dan bermartabat,” ujar Sujahri.

Melalui GMNI.AI dan ekosistem kaderisasi yang dibangun, GMNI meneguhkan diri sebagai organisasi kader yang adaptif, berdaulat secara ideologis, dan siap menghadapi tantangan zaman—tanpa kehilangan akar kemanusiaan dan komitmen pada perjuangan rakyat.***

Penulis: Redaksi/Editor: Redaksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

GMNI Riau Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Amanat Konstitusi
Selasa, 27 Januari 2026 | 22:05 WIB
Digadang akan Menggantikan Prof. Arief, Ini Deretan Kontroversi Adies Kadir!
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:55 WIB
Gelar Peluncuran dan Bedah Buku Prof. Arief Hidayat, Tandai 13 Tahun Pengabdian sebagai Hakim Konstitusi
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:31 WIB
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:07 WIB
Pengakuan Bung Karno Soal Pergumulan Batin: Dari ‘Islam Raba-raba’ menjadi ‘Islam yang Yakin’
Selasa, 27 Januari 2026 | 19:11 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Dialektika

Marhaenist - Maka itu, hukum-hukum dialektika diabstraksikan dari sejarah alam dan masyarakat…

Gerak Cepat, GMNI Bengkalis Selenggarakan PPAB Ke 2

Marhaenist.id, Bengkalis - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Koperasi dan Era Anthropocene: Menjawab dengan Praktik atas Krisis Kemanusiaan dan Lingkungan

Seri Belajar Koperasi #1 Marhaenist - Praktik sistem kapitalisme industri yang berkembang…

Foto: Saat Bung Karno jatuh sakit dan saat Bung Karno wafat/MARHARNIST.

Ironi, Bung Karno Bapak Proklamator Kemerdekaan yang Diakhir Hayatnya Malah Diperkosa Kemerdekaannya

Marhaenist.id - Kalah itu Bung Karno kesakitan. Ia berteriak "Sakit....Sakit ya Allah...Sakit...!"…

Benarkah Soekarno Komunis?

Marhaenist.id - Katerlibatan Presiden Soekarno dengan komunis sering terdengar dan bahkan tak…

Mengawal Pemilihan Kepala Daerah Dengan Keterbukaan Informasi Publik

  Marhaenist.id - Hak untuk memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dalam…

Putusan MK Mulai Jegal Klan Jokowi

MARHAENIST - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menetapkan minimal syarat usia calon di…

Studi Terhadap Prilaku Keserakahan, Seberapa Mengerikannya Manusia? (Bagian 1)

Marhaenist.id - Akhir-akhir ini dunia sosial kita disibukkan oleh berita-berita tentang perilaku…

ABC Dialektika Materialis, Trotsky 1939

Marhaenist.id - Belakangan ini, terutama sejak runtuhnya Tembok Berlin, ada serangan yang…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?