By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
InternasionaleOpini

Pemerkosaan Kekuasaan Venezuela oleh Amerika Serikat Mengingatkan Pidato Bung Karno dalam Konferensi Asia-Afrika

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 9 Januari 2026 | 22:03 WIB
Bagikan
Waktu Baca 6 Menit
Foto: Paskawan Gultom, Ketua DPC GMNI Medan (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Pemerkosaan Kekuasaan adalah cara paling ampuh dalam mengusai Sumber Daya Alam. Karena Amerika Serikat dalam segala kekuatannya militernya mampu melakukan hal tersebut.

Permerkosaan kekuasaan yang dilakukan Amerika Serikat dalam mengusai Vanezuela merupakan hilangnya daulat suatu negara diseterakan dengan hilangnya juga daulat rakyat Venezuala.

Namun, Reaksi Amerika melakukan hal tersebut ketidakterlepasan antara hubungan ekonomi-politik Vanezuela yang kehilangan kepercayaan dan keharmonisan. Hal itu disebabkan Venezuela membangun hubungan ekonomi yang lebih harmonis ke Rusia.

Hubungan itu dapat dilihat dengan bilateral ekonomi antara Venezuela dan Rusia dalam minyak, gas, dan kemiliteran. (Vovworld, 2019). Sementara dua negera ini yakni Rusia dan Amerika saling memiliki catatan historisnya dan pertarungan ekonominya.

Indonesia pada masa orde lama yang dibawah kepemimpinan Bung Karno menyampaikan dalam hal Pidatonya di Konferensi Asia-Afrika yakni Dunia Baru Ke-tiga yang pada intinya penyampain tatanan dunia yang lebih adil, damai, dan tidak terbagi oleh rivatalitas antara blok timur dan blok barat. Ide dan Gagasan Dunia Baru Jalan Ketiga melihat Pertarungan Ekonomi Politik Internasional yakni antara negara Rusia dengan Amerika Serikat semakin relevan dilakukan dengan memperhatikan kembali Nasionalisme Indonesia.

Nasionalisme Indonesia itu Nasionalisme yang tumbuh ditamannya internasionalisme, Nasionalisme Indonesia itu adalah Nasionalisme yang bukan Nasionalisme Cavunisme tapi Nasionalisme Indonesia itu yang menolak penindasan manusia atas manusia, bangsa atas bangsa.

Nasionalisme Indonesia itu adalah Kemanusian. Artinya, dalam konteks yang terjadi dalam pemerkosaan kekuasaan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Venezuela adalah bentuk kehilanganya kemanusian tersebut baik dalam hal ekonomi dan politik.

Sehingga dibutuhkan peran yang lebih jauh kedepan terhadap tatanan dunia yang berdasarkan kepercayaan bangsa atas bangsa dengan Tujuan “Usaha Bersama Bangsa Membangun Tatanan Dunia Baru Jalan Ketiga” dan berprinsip atas “Keadilan Bagi Seluruh Bangsa-Bangsa”

Baca Juga:   Suharto dan Gelar Pahlawan: Penghargaan atau Penghinaan bagi Sejarah?

Disisi lain, Presiden Venezuela yaitu Nikolas Maduro dalam beberapa halnya keberpihakan ekonomi politik pada Rusia gagal memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya. Hal tersebut dapat dilihat dari tingkat kemiskinan hampir 90 persen dari populasi.

Pada tanggal 14 November 2017, lembaga pemeringkat kredit menyatakan bahwa Venezuela gagal membayar utangnya, dengan Standard & Poor’s mengkategorikan Venezuela sebagai “gagal bayar selektif”.(Wikepedia).

Kemudian, Dilain sisi ini kejadian dalam pemerkosaan kekuasaan yang dilakukan Amerika Serikat merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang juga tidak dapat ditoleransi dengan segala isu, maksud dan tujuan yang disampaikan. Dan pastinya, permerkosaan kekuasaan itu bagian bentuk penguasaan ekonomi di Venezuela.

Amerika Serikat dengan super powernnya juga ingin menunjukan kepada dunia, bahwa Pemerkosaan Kekuasaan adalah langkah politik dalam pelebaran arus ekonominya agar memberikan peringatan kepada negara-negara yang tidak sejalan dengan arus ekonomi negara Amerika.

Dalam kacamata berberda, berkerja Sama dalam hubungan ekonomi dengan Amerika Serikat dapat membawa untung keuangan dalam pembangunan suatu negara. Namun Asalkan negara itu yang berkerja sama dengan Amerika Serikat adalah Negara yang bisa mempagarkan diri atas dasar politik kebangsaan yang kuat. Sebab, satu negara yang tidak dipagarin oleh kebangsaan kuat akan menjadi suatu keliaran yang hanya menimbulkan kekacauan politik.

Selian itu, Bilateral Ekonomi dengan Rusia dapat membawa iklim ekonomi yang setara. Hal tersebut dicirikan bagaimana Rusia dalam Bilateral Ekonomi berprinsip pada keseteraan.

Namun diantara kedua Negara Rusia dan Amerika Serikat yang memiliki rivalitas akan ber-dampak negatif bagi negara-negara berkembang dalam kondisi sosial, ekonomi dan politik.

Pada sejatinya semua kemerdekaan politik adalah sikap atas tuntutan kesejahteraan ekonomi pada semua rakyat. Namun kesejahteraan rakyat harus didasarkan pada Kemanusian. Dan kemanusian yang dimaksud adalah bagaimana setiap kerja manusia tidak hanya diukur oleh uang. Tapi kemanusian itu Hak yang ada dalam diri manusia yakni pendidikan, kesehatan, budaya, politik dan keadilan.

Baca Juga:   Asa untuk Sumatera

Maka dari itu, ide dan gagasan konsepsi Bung Karno Dunia Baru Ke tiga makin relevan dilakukan. Karena persoalan bangsa tidak boleh melepaskan kondisi ekonomi politik Internasional. Sebab Tujuan kita Merdeka dalam bernegara dan berbangsa adalah Kemerdekaan Sejati yakni Demokrasi Politik dan Demokrasi Ekonomi. Sehingga mengutip perkataan Bung Karno “Bangunlah Suatu Dunia Dimana Semua Bangsa-Bangsa Hidup Dalam Suatu Perdamaian dan Persaudaran”

Momentum kejadian Venezuala harus diperdayakan Presiden Indonesia yakni Probowo dalam meperkenalkan kepada dunia. Bahwa ada Tatanan Dunia Baru Jalan Ketiga, seperti yang sudah diformulasikan Bung Karno. Pertanyaan-nya, seberapa hebat Probowo merumuskan kembali konsepsi tersebut? Dengan menggalang seluruh elemen partai Politik Indonesia menjadi kesatuan dalam kancah politik Internasional.

Sumber Referensi :

• Ir. Soekarno (1950) Dibawah Bendera Revolisi Jilid 1 : Yayasan Bung Karno.

• Karl Marx. (1867) Das Kapital Komoditi Jilid I : Hasta Mitra

• Karya Lengkap Bung Hatta. Kebangsaan dan Kerakyatan : Universitas Bung Hatta

• Wikepedia. Venezueal Negara Amrika Selatan : https://en.wikipedia.org/wiki/Venezuela dilansir pada tanggal Rabu/07 Januari 2025.

• Vovworld (2019) Rusia Menegaskan Venezuela Merupakan Mitra Strategis Bagi Negara Ini : https://m.vovworld.vn/id-ID/berita/rusia-menegaskan-venezuela-merupakan-mitra-strategis-bagi-negara-ini-728381.vov#ref-https://www.google.com/ dilansir pada tanggal Rabu/ 07 Januari 2025***


Penulis: Paskawan Gultom, Ketua DPC GMNI Medan.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Sabtu, 18 April 2026 | 09:57 WIB
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:53 WIB
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:42 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Paradox Prabowo: Gengsi Global & Tragedi di Tapal Batas

Marhaenist.id - Hukum, dalam praktik kenegaraan kita, kerap direduksi menjadi properti dekoratif…

Aksi Mahasiswa dibubarkan oleh Preman Bayaran di Mahkamah Konstitusi/Marhaenist.id.

Kronologi Preman Bayaran Membubarkan Paksa Aksi Mahasiswa di Mahkamah Konstitusi

Marhaenist.id, Jakarta – Gerakan Mahasiswa yang mewakili berbagai kampus di jakarta melakukan…

GMNI Berduka, H Soenardi Ex Presidium GMNI 1976 – 1979 Telah Berpulang Disisi Tuhan Yang Maha Esa

Marhaenist.id, Tengsel - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini dilanda kesedihan…

GMNI Tantang Debat Terbuka Ketua DPRD Lebak

MARHAENIST - DPK GMNI Fisip USBR dan DPK GMNI Akuntansi Unilam Rangkasbitung…

GMNI Sulsel Apresiasi Langkah Prabowo Bebaskan Dua Guru di Luwu Utara

Marhaenist.id, Makassar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Gelar Dialog Interaktif, DPC GMNI Kendari Ulas Perspektif Pergerakan Perempuan di Masa Kini

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Skenario Perbaikan Demokrasi dan Pemerintahan Dibutuhkan Oleh Masyarakat Sipil

MARHAENIST - Di tengah kondisi kehidupan bangsa yang tengah menurun dalam berbagai…

Breakring News: Seorang Driver Ojol jadi Korban Demo DPR, Terlindas Kendaraan Taktis Polisi Hingga Tewas

Marhaenist.id, Jakarta - Aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI,…

Tantang DPRD Sultra, GMNI Kendari: Makan Gratis atau Masa Depan Pendidikan?

Marhaenist.id, Kendari – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?