By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Pasaman Kutuk Keras Penganiayaan Brutal terhadap Ibu Saudah, Korban Penolak Tambang Emas Ilegal
Warga TPU Kebun Nanas Didampingi GMNI Jakarta Timur dan Yayasan Teman Baik Ajukan Pengaduan ke Komnas HAM RI
Polemik Pembangunan Kopdes Merah Putih, GMNI Kendari Bongkar Dugaan Penyerobotan Lahan Warga oleh Kepala Desa Polindu
GMNI Gelar Dialog Terbuka Kader, Bahas Tantangan dan Potensi Organisasi Ideologis
Tragis! Nenek Penolak Tambang Emas Ilegal di Pasaman Timur Dianiaya Brutal dan Dibuang, Sempat Dikira Tewas

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Papua Tinggal Menunggu Waktu, Iqbal Damanik Peringatkan Ancaman Bencana Ekologis Akibat Konsesi Masif

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 31 Desember 2025 | 14:09 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Aktivis Lingkungan, Iqbal Damanik dan Hutan Papua/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Papua — Papua disebut berada di ambang krisis ekologis serius menyusul masifnya pemberian izin konsesi lahan, mulai dari pertambangan, perkebunan sawit, hingga hutan tanaman industri.

Meski kerusakan lingkungan belum sepenuhnya tampak di permukaan, para aktivis lingkungan menegaskan bahwa degradasi ekologis di Papua kini hanya tinggal menunggu waktu.

Berdasarkan data konsesi yang kini terbuka ke publik, hampir seluruh wilayah Papua telah terpetakan dalam blok-blok izin usaha. Gugatan hukum atas sejumlah konsesi disebut telah dilalui, sementara ruang hidup masyarakat adat dan ekosistem alami terus menyempit secara perlahan namun pasti.

Pola ekspansi ini dinilai bukan fenomena baru. Setelah Sumatera dinyatakan “habis” akibat eksploitasi sumber daya alam, gelombang investasi besar berlanjut ke Kalimantan dan Sulawesi. Kini, Papua menjadi sasaran berikutnya.

Dalam sebuah pidato sebelum terjadinya sejumlah bencana ekologis, Menteri Pertanian Raja Juli Antoni menyampaikan rencana pemerintah menyiapkan kawasan pangan seluas sekitar 481 ribu hektare di Merauke, Papua Selatan. Kawasan tersebut dilegalkan melalui keputusan menteri pada tahun 2025.

Namun fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi sebaliknya. Data kebencanaan mencatat, Kabupaten Merauke menjadi wilayah dengan akumulasi kebakaran hutan tertinggi, memunculkan kekhawatiran serius terkait dampak dari kebijakan pembukaan lahan skala besar.

Aktivis lingkungan Iqbal Damanik menilai kondisi ini sebagai indikasi kuat bahwa bencana ekologis bukanlah peristiwa kebetulan, melainkan konsekuensi langsung dari kebijakan pembangunan yang mengabaikan keseimbangan alam.

“Selama pola pemerintahan dan cara pandang terhadap alam tidak berubah, maka bencana akan terus berulang, berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain,” ujar aktivis lingkungan tersebut.

Papua, dengan kekayaan hutan dan keanekaragaman hayatinya yang tersisa, kini dinilai berada di titik kritis. Tanpa perubahan kebijakan dan perlindungan serius terhadap lingkungan serta masyarakat adat, Papua disebut hanya tinggal menunggu waktu menuju krisis ekologis yang lebih besar.***

Baca Juga:   Ganjar: Kampanye Sudah Selesai, Saatnya Rakyat Menilai

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

GMNI Pasaman Kutuk Keras Penganiayaan Brutal terhadap Ibu Saudah, Korban Penolak Tambang Emas Ilegal
Rabu, 7 Januari 2026 | 04:01 WIB
Warga TPU Kebun Nanas Didampingi GMNI Jakarta Timur dan Yayasan Teman Baik Ajukan Pengaduan ke Komnas HAM RI
Rabu, 7 Januari 2026 | 02:04 WIB
Polemik Pembangunan Kopdes Merah Putih, GMNI Kendari Bongkar Dugaan Penyerobotan Lahan Warga oleh Kepala Desa Polindu
Selasa, 6 Januari 2026 | 23:30 WIB
GMNI Gelar Dialog Terbuka Kader, Bahas Tantangan dan Potensi Organisasi Ideologis
Selasa, 6 Januari 2026 | 22:03 WIB
Tragis! Nenek Penolak Tambang Emas Ilegal di Pasaman Timur Dianiaya Brutal dan Dibuang, Sempat Dikira Tewas
Selasa, 6 Januari 2026 | 19:47 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Jadilah Marhaenis Sejati Dengan Referensi Yang Kuat, Donwlod Ebook Disini Untuk Menguatkan Itu

Marhaenis.id - Tren mengulas sesuatu tanpa referensi semakin populer disemua kalangan belakangan…

Kesederhanaan Hamba Tuhan dan Pemimpin Tinggi Vatikan, Paus Fransiskus

MARHAENIST - Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus tiba di Indonesia pada…

Foto: Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Dendy Se. MARHAENIST

GMNI Jakarta Selatan Desak Bawaslu Bertindak Tegas Terkait Pernyataan Kontroversial Suswono

Marhaenist.id, Jakarta – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Jakarta Selatan menyampaikan…

Jalan Rusak Loloda Utara Kembali Telan Korban, GMNI Halut Desak Pemprov dan Pemkab Bertanggung Jawab

Marhaenist.id, Halut — Sukacita Natal berubah menjadi duka mendalam bagi masyarakat Loloda…

Masyarakat Burnout: Dari Disipliner ke Pasca-Disipliner

Marhaenist.id - (Pendahuluan) Hidup di Tengah Kelelahan Kolektif: Kita hidup dalam zaman…

Dialektika

Marhaenist - Maka itu, hukum-hukum dialektika diabstraksikan dari sejarah alam dan masyarakat…

Menkeu: Rp 6,2 Triliun Telah Disalurkan Untuk Realisasi BLT BBM

Marhaenist - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, realisasi bantuan langsung tunai…

DPC PA GMNI Pontianak Launching Pojok Pemikiran Bung Karno di Perpusda Provinsi Kalbar

Marhaenist.id, Pontianak - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Mengenal Aliran-Aliran Filsafat!

Marhaenist.id - Ada satu teman bertanya yang telah lama mengusik dalam pikirannya.…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?