By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Benarkah Soekarno Komunis?
Diplomasi Kesehatan Indonesia di Masa Transisi Global Pasca Keluarnya AS Dari WHO
Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI
DPD GMNI DKI Jakarta Bakal Gelar Konferda I Tahun 2026, Dorong Transformasi Menuju Jakarta Kota Global
Proyek Pembangunan Daerah dan Kewenangan Eksekutif Tanpa Persetujuan DPRD

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Menjawab Klaim ke PDIP, GMNI Tegas Mengatakan Bahwa Ia adalah Organisasi Independen

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Rabu, 31 Januari 2024 | 02:16 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Logo GMNI dan PDIP/Marhaenist.id
Bagikan

Marhaenist.id – Meskipun sama-sama berlogo banteng, pada dasarnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sama-sama memperjuangkan Kaum Wong Cilik. Tapi GMNI tidak terikat oleh sistem kekuatan politik sebagaimana yang termaktub dalam AD-ART bahwa GMNI adalah organisasi yang Independen dari kekuatan politik sejak Partai Nasional Indonesia (PNI) yang dipimpin Bung Karno tak ada lagi.

Hal ini juga bukan berarti GMNI harus independen dalam memperjuangkan hak-hak rakyat atau dalam politik rakyat karena watak perjuangan GMNI adalah berjuang untuk dan bersama rakyat.

Memang alumni GMNI sebagian banyak yang masuk PDIP, namun saya katakan bahwa itu merupakan hak konstitusional seorang warga negara. Bukan hanya partai itu saja keterlibatan alumni dan ada partai lainnya.

Perlu diketahui bahwa GMNI bukan partai politik, tapi organisasi politik memiliki pembacaan situasi secara internasional, nasional, regional, dan bahkan desa. GMNI sangat anti terhadap penindasan yang dilakukan sistem kapitalisme yang merugikan hak-hak rakyat.

Saya teringat ketika berdebat dengan dosen yang mengajarkan mata kuliah sistem kepartaian dan pemilu. Saya tidak menyebutkan nama dosennya siapa, yang jelas dosen mengatakan GMNI dan PDIP adalah sama.

Namun saya tidak terima pernyataan dosen sampai saya berdebat dengan mempertahankan argumentasi bahwa mereka tidaklah satu kesatuan atau biasanya GMNI dikatakan anak partai atau organisasi sayap PDIP.

Jadi untuk menjawab klaim bahwa GMNI bukanlah anak atau sayap Partai dari PDIP, inilah hal yang harus disajikan:

1. GMNI adalah organisasi yang bersifat independen.

Persoalan Independensi GMNI dituliskan pada Anggaran Dasar (AD) BAB III TUJUAN DAN SIFAT Pasal 4 ayat (2) yang menyebutkan bahwa GMNI adalah organisasi yang bersifat Independen, bebas aktif serta berwatak kerakyatan.

Arti independen menyatakan dengan tegas bahwa GMNI tidak terafiliasi dengan kekuatan Politik manapun (terutama Partai Politik).

Baca Juga:   Momentum IWD 2024: Inspire Inclusion sebagai Spirit Keberpihakan Perempuan

Disisi lain Independensi yang dimaksud bukan berarti bahwa GMNI harus independen dari Politik Rakyat atau anti dengan politik rakyat. Ini karena GMNI berwatak kerakyatan sebagai sebagaimana diungkapkan dalam ajarannya bahwa ini adalah Watak Perjuangan GMNI yang berarti berjuang untuk dan bersama rakyat.

2. Klaim bahwa GMNI adalah anak atau sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), itu karena kebanyakan Alumni GMNI kalau berpartai memilih PDIP. Sehingga ketika Alumni GMNI diseluruh Indonesia banyak terlihat di PDIP, disitulah klaim orang-orang akan muncul bahwa GMNI adalah sayap PDIP.

Perlu diketahui bahwa PDIP telah membuka lebar pintunya untuk Alumni GMNI yang ingin berpartai. Yang membuat PDIP membuka lebar pintunya untuk Alumni GMNI masuk di partainya, itu dikarenakan GMNI dianggap mudah beradaptasi karena adanya kesamaan ideologi PDIP.***


Penulis: NN, Kader GMNI.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Benarkah Soekarno Komunis?
Jumat, 23 Januari 2026 | 01:44 WIB
Diplomasi Kesehatan Indonesia di Masa Transisi Global Pasca Keluarnya AS Dari WHO
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:43 WIB
Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI
Kamis, 22 Januari 2026 | 16:35 WIB
DPD GMNI DKI Jakarta Bakal Gelar Konferda I Tahun 2026, Dorong Transformasi Menuju Jakarta Kota Global
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:52 WIB
Proyek Pembangunan Daerah dan Kewenangan Eksekutif Tanpa Persetujuan DPRD
Kamis, 22 Januari 2026 | 10:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Berduka, Senior GMNI Antasari Azhar Telah Berpulang Kepada Sang Khalik

Marhaenist.id, Tangsel - Antasari Azhar, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode…

Gelar Konsolidasi Nasional di Kota Biltar, GMNI Bentuk Forum Nasional Komunikasi Persatuan

Marhaenist.id, Blitar – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar Konsolidasi Nasional dan…

Momentum IWD 2024: Inspire Inclusion sebagai Spirit Keberpihakan Perempuan

Marhaenist.id, Surabaya - Hari Perempuan Intenasional atau dalam bahasa umum yang dikenal oleh…

Gelar Audiensi dengan Kejari, GMNI Jaktim Bahas Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Jahit dan Peran Pemuda dalam Pengawasan Hukum

Marhaenist.id, Jakarta Timur – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Komandan Pacul Resmi Ditetapkan Sebagai Wakil Ketua MPR RI 2024-2029

Marhaenist.id, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA)…

Tanggapi Dualisme yang Sedang Terjadi, DPC GMNI Sejabodetabeksu Layangkan Pernyataan Sikap

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Perhitungan Suara Telah Usai, Ahmad Safei dan PDIP Sultra Amankan 1 Kursi DPR RI

Marhaenist.id, Kendari - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) telah mengamankan satu kursi Dewan…

Aristoteles: Kegagalan adalah Pelajaran, Tetapi Menyerah adalah Kekalahan Sejati

Marhaenist.id - Aristoteles mengungkapkan bahwa Hidup adalah perjalanan penuh tantangan. Di setiap…

Peristiwa Cikini: Upaya Pembunuhan Terhadap Presiden Soekarno

Marhaenist.id - Pada tanggal 30 November 1957 terjadi upaya pembunuhan terhadap Presiden…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?