By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Kolam Koalisi dalam Sistem Pemerintahan di Indonesia Saat ini

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 10 September 2024 | 13:07 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Mujiyanto, Alumni Muda GMNI Pemalang/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Mendengar kata koalisi mungkin tidak asing bagi para elit politik, mungkin orang awam pun sering mendengar kata-kata Koalisi, karena kata Koalisi sering muncul ditelevisi, Media Masa, Media Online, Media Cetak apalagi dimasa Pemilihan Umum (Pemilu) ataupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), kata Koalisi akan gencar dikumandangkan.

Menurut KBBI, Koalisi merupakan kerja sama antara beberapa partai untuk memperoleh kelebihan suara dalam Parlemen, Istilah Koalisi sering kali dikumandangkan dalam kegiatan politik disuatu negara.

Koalisi menjadi salah satu cara efektif untuk menjembatani banyaknya kepentingan Partai Politik untuk bersama membangun dan menjalankan roda pemerintahan di suatu negara. Di Negara yang memiliki sistem parlementer, biasanya Koalisi ini berlaku, pemerintahannya memang dibentuk melalui koalisi supaya mendapatkan dukungan dari mayoritas di parlemen.

Koalisi dianggap sangat penting atau keharusan bagi partai politik guna memuluskan jalan politik, para elit Partai Politik punya kepentingan untuk meraih kekuasaan politik, untuk menuju kekuasaan jalan yang harus ditempuh oleh para elit politik yaitu dengan koalisi.

Namun Koalisi partai politik tingkat pusat tidak serta merta diikuti oleh partai politik pada tingkat di bawahnya, baik pada pemerintah tingkat pusat atau tingkat kabupaten dan kota. Koalisi partai politik pada tingkat pusat maupun tingkat dua, bisa jadi beragam.

Sejak tahun 2004 koalisi menjadi sesuatu yang harus dilakukan, karena pada saat itu pemerintah mulai menerapkan ambang batas sebagai syarat untuk mengusung calon Presiden dan Wakil Presiden, aturannya ada di pasal ayat 4 UU Nomor 23 Tahun 2003 tentang Pemilu.

Koalisi sendiri mempunyai dasar hukum yang jelas, terdapat dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 6A ayat 2 yang berbunyi “Calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum sebelum pemilihan umum”.

Baca Juga:   Api Perjuangan Marhaenisme: Merayakan 70 Tahun GMNI dalam Mempertahankan Kesejahteraan Kaum Marhaen

Ada beberapa bentuk Koalisi diantaranya:

1. Koalisi Gemuk

Dalam Koalisi Gemuk mayoritas partai politik yang ada hampir diikut sertakan semua.

2. Koalisi Pas Terbatas

Dalam Koalisi ini dibentuk untuk meraih Koalisi mayoritas namun sederhana.

3. Koalisi Kecil

Dalam Koalisi ini tidak memperoleh dukungan mayoritas sederhana di parlemen.

Dari bentuk-bentuk Koalisi yang ada tidak selamanya menjamin koalisi itu akan langgeng, misalnya dalam koalisi gemuk yang isinya mayoritas partai politik, disitu banyak yang ingin berenang dalam Kolam Koalisi, kolam akan penuh Partai Politik kemungkinan bersenggolan Para Elit Partai Politik akan lebih tinggi.

Kemudian dari senggolan itu akan mengakibatkan Koalisi tidak berjalan mulus, meski Kolam Koalisi awalnya berisi air jernih tidak selamanya akan bersih terus, Kolam Koalisi acap kali dibungkus dengan kata kata manis, kata kata yang seakan kuat dalam berenang di Kolam Koalisi.

Sering kali wajah Koalisi Partai Politik yang sering dipertontonkan, menunjukkan bahwa kebersamaan mereka bukan semata-mata untuk memperjuangan idiologi, program, prioritas pembangunan, atau untuk membela masyarakat kecil, melainkan hanya sekedar untuk meraih kekuasaan.

Acap kali penjajakan antar Partai Politik tidak selamanya mulus, ada yang ujung-ujungnya kandas sebelum berjalan, para elit yang haus akan kekuasaan akan saling sikut, kolam menjadi keruh karena ulah dari para elit, dan pada akhirnya kolam yang tadinya disajikan begitu jernih sekarang jadi keruh.

Pada akhirnya siapa pun pada dewasa ini jangan merasa heran manakala ada janji-janji manis dalam kegiatan kampanye, segera mungkin untuk dilupakan. Karena setelah kekuasaan diraih, mereka ingin segera menikmati kursinya yang begitu empuk, dan bukan untuk mensejahterakan rakyat, jangankan dengan rakyat dengan rekan koalisipun banyak yang ingkar janji.***

Baca Juga:   Quo Vadis Hari Anak Nasional 2024: Telaah Kritis

Penulis: Mujiyanto, Alumni Muda GMNI Pemalang Jateng.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Gemini Club: Mohon Doa dan Dukungan Rakyat Untuk Ganjar Pranowo

Marhaenist - Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jan Prince Permata menyatakan…

DPP GMNI Desak Presiden dan DPR Segera Sahkan RUU PPRT, 22 Tahun Tanpa Kepastian Hukum

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pamit dari MK, Arief Hidayat: Putusan 90 Jadi Titik Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Marhaenist.id, Jakarta — Hakim Konstitusi Arief Hidayat mengungkapkan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi (MK)…

Refleksi 80 Tahun Indonesia Merdeka

Marhaenist.id - Indonesia bagiku bukan sekadar tanah kelahiran. Indonesia adalah anugerah tuhan…

Inginkan Persatuan, DPC GMNI Oku Timur Menolak Tegas Kongres GMNI di Kota Bandung

Marhaenist.id, Oku Timur- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Agenda Aksi New Delhi tentang Masa Depan Koperasi: Menciptakan Kemakmuran untuk Semua

A. Mukadimah Kami, para peserta Konferensi Koperasi Global ICA 2024 yang meluncurkan…

Lanyangkan Pernyataan Sikap, GMNI Sulut: Akhiri Dualisme, Tolak Intervensi dan Jaga Persatuan

Marhsenist.id, Manado – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Ketum DPP GMNI Buka Dies Natalis ke 71 dan Konfercab ke VI GMNI Halut

Marhaenist.id, Halut - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia( GMNI)…

Studi Terhadap Prilaku Keserakahan, Seberapa Mengerikannya Manusia? (Bagian 2)

<<....Sambungan Hal ini juga terjadi pada kita selaku manusia, walau tidak dapat…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?