By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Ironi di Kawasan HTI RAPP: GMNI Temukan Sekolah Beralas Pasir dan Lansia Terabaikan Fasilitas Kesehatan di Kampar Kiri

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 26 November 2025 | 12:29 WIB
Bagikan
Waktu Baca 6 Menit
Foto: Bersama Ketua RW 2 Dusun V Gunung Makmur, Desa Rantau Kasih, Kampar (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Kampar — Akses jalan yang memprihatinkan dan fasilitas pendidikan yang jauh dari kata layak menjadi temuan kritis yang disoroti oleh kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat menggelar Analisis Sosial (Ansos) di Dusun V Gunung Makmur, Desa Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri, Riau. Kunjungan pada Sabtu (8/11/2025) hingga Minggu (9/11/2025).

Ini mengungkap adanya kelalaian fasilitas kesehatan oleh pemerintah daerah dan pihak perusahaan sekitar. Terutama, para warga lansia (50 tahun ke atas) yang menderita riwayat Asam Urat dan Darah Tinggi dilaporkan tidak tereduksi dan luput dari perhatian layanan kesehatan yang memadai.

Kondisi tersebut ditemukan saat GMNI melakukan kegiatan analisis sosial di Desa Rantau Kasih tepatnya di Dusun V Gunung Makmur yang bertajuk REDUKSI (Riset, Edukasi, Diskusi, dan Dedikasi), yang di inisiasi oleh DPK GMNI Dwitunggal FISIP UNRI yang diwakili oleh Rio Harahap, Sirajuddin Akmal, Masfiar Habibullah, dan Muhammad Alfha Rizi Irawan.

Kolaborasi ini turut melibatkan DPK GMNI Universitas Hang Tuah Pekanbaru yang diwakili oleh Hendra Pangaribuan dan Sarinah Delfita Setiari, serta DPK GMNI STIKES Payung Negeri yang diwakili oleh Sarinah Mona Valentine dan Sarinah Despa Nur Efrita Sari serta Sarinah Diniyah Aulia Putri.

Dalam analisis lapangan GMNI, terungkap bahwa warga, khususnya lansia, kesulitan mendapatkan layanan kesehatan rutin. Kondisi ini diperparah dengan letak Dusun V Gunung Makmur yang terisolir, membuat upaya menjangkau puskesmas atau rumah sakit menjadi kendala besar.

Foto: Kegiatan screening kesehatan masyarakat (Dokpri)/MARHAENIST.

Dusun tersebut diketahui berada di dalam kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. RAPP. Namun, kehadiran perusahaan raksasa tersebut dinilai tidak sejalan dengan kontribusi fasilitas dasar untuk masyarakat sekitar, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia yang membutuhkan screening dan pengobatan teratur untuk penyakit kronis seperti asam urat dan darah tinggi.

Baca Juga:   Kenang Tewasnya Randy-Yusuf sebagai Pahlawan Demokrasi, Front GMNI dan PMII Kendari Ingin Monumennya Segera Berdiri

Keterisolasian dusun ini disebabkan oleh akses jalan utama yang sangat memprihatinkan. Jalan tersebut sejatinya diperuntukkan bagi mobil pengangkut kayu, bukan untuk akomodasi masyarakat.

Warga tidak punya pilihan selain mengandalkan jalanan HTI tersebut, sebab belum ada jalan aspal yang layak dari desa induk.

Ketua RW 2 Dusun V Gunung Makmur menyayangkan masyarakat tidak didukung oleh fasilitas memadai dari pemerintah.

“Fasilitas berupa jalan saja sangat sulit dilewati. Masyarakat sering kali mengalami kecelakaan dikarenakan akomodasi yang sulit,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, kondisi SDN 012 Rantau Kasih, yang merupakan satu-satunya sekolah, juga jauh dari kata layak. Bangunan sekolah berdiri di atas lahan hibah masyarakat, dengan para siswa mengenyam pendidikan dasar hanya beralaskan pasir atau cor semen hasil gotong royong. Bahkan, papan-papan di bangunan sekolah juga sudah mulai keropos termakan rayap.

Foto: Kondisi Ruangan Kelas SDN 012 Rantau Kasih (Dokpri)/MARHAENIST.

Kondisi inilah yang mendorong GMNI Komisariat FISIP Universitas Riau (UNRI) bersama DPK lainnya menggelar Ansos melalui program REDUKSI (Riset, Edukasi, Diskusi, dan Dedikasi).

Ketua Komisariat DPK GMNI Dwitunggal FISIP UNRI, Rio Harahap, menegaskan bahwa ini adalah perwujudan ideologi Marhaenisme.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai mahasiswa yang belajar teori, tapi juga sebagai kader yang mengimplementasikan nilai-nilai Marhaenisme yang berpihak kepada rakyat kecil dan membangun kesadaran sosial di akar rumput,” ujar Rio Harahap.

Disisi lain, Sirajuddin Akmal, yang merupakan kader GMNI dari Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP UNRI, menambahkan bahwa apa yang mereka temukan adalah kelalaian pemerintah yang merupakan bukti kurangannya perhatian pemerintah di desa itu.

“Temuan kami mengenai kelalaian fasilitas kesehatan dan pendidikan serta infrastruktur jalan adalah bukti minimnya peranan pemerintah dan perusahaan dalam pemenuhan hak dasar masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:   GMNI Jaksel Desak Kapolri Segera Copot Kapolres Kota Sukabumi atas Tindakan Represif Terhadap GMNI Sukabumi

Kegiatan REDUKSI ini juga sangat terbantu dengan keterlibatan kawan-kawan dari kampus kesehatan (UHTP dan STIKES Payung Negeri) untuk memberikan screening yang seharusnya dilakukan oleh otoritas kesehatan setempat. Ini adalah tamparan keras bagi pemerintah dalam fungsi pelayanan publik.

Selama dua hari, kader GMNI tidak hanya melakukan analisis, tetapi juga memberikan dedikasi berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, termasuk fokus pada screening lansia, edukasi di SDN 012 Rantau Kasih, dan pembagian Al-Qur’an.

Foto: Kegiatan pembagian Al-Qur’an kepada masyarakat (Dokpri)/MARHAENIST.

Kepala Dusun Makmur, Desa Rantau Kasih, menyatakan rasa terima kasih atas kehadiran mahasiswa.

“Kami merasa terbantu dan bangga, karena anak-anak muda seperti GMNI mau turun langsung dan memperhatikan kondisi masyarakat di desa kami,” ucapnya.

Melalui pengabdian ini, GMNI mendesak agar Pemerintah Kabupaten Kampar dan Pemerintah Provinsi Riau serta pihak perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut segera bertanggung jawab penuh atas fasilitas dasar di Dusun V Gunung Makmur.

Tuntutan ini fokus pada perbaikan infrastruktur jalan yang layak dan penyediaan layanan kesehatan rutin bagi masyarakat setempat.

GMNI berharap mahasiswa dapat semakin peka terhadap realitas sosial dan mampu menerjemahkan nilai-nilai ideologi dalam tindakan nyata yang membela kepentingan rakyat kecil.***

Penulis: M. Alfharizi Irawan dan Sirajuddin Akmal/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Puluhan Mahasiswa Yogyakarta Gelar Diskusi Menolak Politisasi Bansos

Marhaenist.id, Yogyakarta - Puluhan mahasiswa Yogyakarta dengan mengatasnamakan Forum Mahasiswa Yogyakarta melakukan…

TAP MPRS MPRS 33/1967 Dicabut, Bung Karno Bebas Dari Segala Tuduhan Terkait Komunisme

MARHANEIST - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyerahkan surat pimpinan MPR…

Papua Tinggal Menunggu Waktu, Iqbal Damanik Peringatkan Ancaman Bencana Ekologis Akibat Konsesi Masif

Marhaenist.id, Papua — Papua disebut berada di ambang krisis ekologis serius menyusul masifnya…

Erick Thohir dan Serangkaian Keputusan Aneh

Marhaenist.id - Beberapa hari ini, saya membaca kembali rekam jejak bisnis dan…

Terus Kembangkan Potensi Diri, Pesan Bupati Purworejo Untuk GMNI

Marhaenist - Dewan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Purworejo…

Kongres GMNI XXII: Panggung Oportunis atau Forum Progresif?

Marhaenist.id - Kongres ke‑22 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), diselenggarakan di Bandung…

Republik Jenderal Multitasking

Marhaenist.id - Tuhan tampaknya menciptakan spesies baru manusia: Di Wakanda  manusia berseragam…

Ganjar-Mahfud Prioritaskan Kesejahteraan Untuk Keluarga TNI-Polri

Marhaenist.id, Jakarta - Untuk mendukung dan menciptakan sistem pertahanan dan keamanan yang solid, unsur…

Demo Menolak Dinasti Politik dan Pelanggar HAM Bergema di Sejumlah Daerah

Marhaenist.id, Jakarta - Mahasiswa Indonesia kembali turun ke jalan dengan membawa isu…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?