By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Internasionale

IMF dan Bank Dunia Dituntut Tangani Perubahan Iklim

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Kamis, 13 Oktober 2022 | 20:24 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Para aktivis berkumpul selama pertemuan musim gugur tahunan IMF untuk memprotes pendanaan bahan bakar fosil di seluruh dunia. FOTO: AFP
Para aktivis berkumpul selama pertemuan musim gugur tahunan IMF untuk memprotes pendanaan bahan bakar fosil di seluruh dunia. AFP
Bagikan

Marhaenist – Puluhan pengunjuk rasa berdemonstrasi di luar tempat pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Washington D.C. pada Kamis (13/10/2022) dan menuntut tindakan segera untuk mengatasi perubahan iklim.

Para demonstran itu menyatakan penentangan terhadap pendanaan bahan bakar fosil.

Beberapa aktivis itu berkumpul dengan sepeda dan menyerukan dukungan bagi negara-negara yang terkena dampak perubahan iklim.

Mereka membawa poster-poster yang bertuliskan “Bank Dunia kekacauan iklim”, “hentikan pendanaan bahan bakar fosil”, “Manusia di atas keuntungan”, dan “tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata.”

Seorang mahasiswa dan aktivis Ulric Erickson yang berada di antara puluhan pengunjuk rasa itu mengatakan, “Lembaga-lembaga ini tidak bertindak seperti yang mereka klaim.”

“Ini (iklim) adalah masalah mendesak dan lembaga-lembaga ini tidak boleh mendanai industri bahan bakar fosil dan proyek-proyek yang merugikan dunia,” kata Erickson dilansir dari Reuters.

Di luar pintu masuk tempat pertemuan IMF dan Bank Dunia itu, sekelompok pengunjuk rasa membawa spanduk yang bertuliskan “Batalkan utang untuk manusia dan planet”.

Beberapa pengunjuk rasa menggunakan pengeras suara dan klakson angin. Namun, aksi protes itu tidak menyebabkan gangguan besar terhadap pertemuan kedua lembaga itu.

Kelompok aktivis Code Pink mengatakan jalan menuju kedaulatan ekonomi untuk negara-negara Selatan bukanlah melalui pinjaman predator yang ditawarkan oleh IMF atau Bank Dunia.

“Melainkan melalui reparasi semua kekayaan dan sumber daya yang telah dicuri dari negara-negara itu melalui penjajahan, invasi ilegal, pendudukan, dan ekstraksi sumber daya minyak, gas dan batu bara,” kata Code Pink.

Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen pada Kamis (13/10/2022) menekankan bahwa Bank Dunia, yang presidennya saat ini adalah David Malpass, bersikap defensif tentang pandangannya mengenai perubahan iklim, harus memainkan peran kepemimpinan dalam transisi global menuju energi bersih.

Baca Juga:   Penangkapan Nicolas Maduro dan Intervensi di Venezuela Bukti Nyata Kebiadapan Amerika Serikat Ingin Memonopoli Dunia

Pada September, pemerintah AS mengecam komentar Malpass setelah dia menolak untuk mengatakan dia mendukung konsensus ilmiah tentang perubahan iklim.

Namun, presiden Bank Dunia itu kemudian meminta maaf dan menegaskan kembali pandangannya bahwa aktivitas manusia berkontribusi terhadap perubahan iklim.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Murnikah 3 Pimpiman DPP GMNI Berbicara Persatuan untuk Menyatukan Kembali GMNI?

Marhaenist.id - Berbicara persatuan ditubuh GMNI telah digaungkan di 2020 oleh Kubu…

Survei Terbaru, Ganjar Terus Meroket Puncaki Elektabilitas Capres

Marhaenist - Lembaga Charta Politika Indonesia merilis survei terbaru terkait elektabilitas calon…

Bukan Lenin Kepala Negara Resmi Soviet, Lalu Siapakah?

Marhaenist.id - Ketika kaum Bolshevik memperoleh kekuasaan di Rusia pada tahun 1917,…

Kerawanan Perpres 75/2024 tentang Percepatan Pembangunan IKN

Marhaenist - Dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 75 Tahun 2024, terdapat kebijakan…

Rp 1.000,7 Triliun untuk Papua, Rakyatnya Tetap Miskin

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD geram dengan perkembangan…

Analisa Kelas-Kelas Dalam Masyarakat Tiongkok, Mao Zedong

Marhaenist - Mao Zedong, seorang tokoh revolusioner dan pemimpin China yang kontroversial,…

Leviathan yang Tersenyum

Marhaenist.id - Ketertiban atau Ketakutan? Di negeri ini, kita tidak butuh kudeta…

Mahasiswa Perlu Sederhanakan Istilah Bahasa Agar Mudah Dipahami Masyarakat

Marhaenist.id - Kadangkala mahasiswa organisasi gerakan menggunakan bahasa akademis yang sulit dipahami…

Bung Toban dan Jiwa Marhaenisme : Kesetiaan Kader pada Jalan Rakyat Menuju Revolusioner

Marhaenist.id - Marhaenisme, sebagaimana dirumuskan oleh Bung Karno, bukanlah sekadar teori sosial,…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?