By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Imanuel Chayadi vs Independesi GMNI: Siapakah Pemenangnya?

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Rabu, 31 Januari 2024 | 19:11 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Imanuel Chayadi/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id – Ada sebuah berita yang berjudul “GMNI Tolak Ikut Gerakan Pemakzulan Presiden” yang dipublikasikan di Harian Rakyat Merdeka. Diberita itu, seseorang bernama Imanuel Chayadi telah mengatasnamakan dirinya sebagai Ketua Umun GMNI.

Imanuel sepertinya tak punya Rasa Malu lagi karena telah mengatasnamakan GMNI dan mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum DPP GMNI tanpa legalitas resmi, apalagi dirinya telah terafiliasi dengan politik Pilpres.

Harusnya Imanuel Punya Rasa Malu karena ia tak memiliki hak untuk mengatasnamakan GMNI dan mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum DPP GMNI.

Mengapa dikatakan demikian?

1. Secara sah, Imanuel bukanlah Ketua Umum DPP GMNI karena yang sah adalah mereka yang memiliki SK Kemenkumham, yakni: Kubu Arjuna Putra.

~ Kubu Arjuna memiliki legalitas yang sah sebagai GMNI berdasarkan SK Kemenkumham Nomor: AHU-000510.AH.01.08.Tahun 2020.

2. Meskipun tidaklah sah menjadi Ketua DPP GMNI, Imanuel tetap bertahan dan mempublikasikan dirinya sebagai Ketua Umum DPP GMNI yang sah sehingga membangun image dualisme tanpa rasa malu dan berdiri secara de fakto.

~ Dalam hal ini, harusnya Imanuel sudah membubarkan diri sejak terbitnya SK Kemenkumham agar GMNI tidak dibuat dengan image dulaisme olehnya.

3. Imanuel telah menjadi skuad TKN Prabowo Gibran. Ini secara otomatis membuat dirinya menjadi Kader NON AKTIF di GMNI yang dipimpinnya. Ini karena Imanuel telah melanggar independensi GMNI, sehingga apapun yang dilakukan Imanuel tidak sah lagi mengatasnamakan GMNI, baik itu ia adalah oganisasi ilegal maupun organisasi legal.

~ Ini adalah pelanggaran AD/ART oleh Imanuel terhadap GMNI yang dipimpimnya sendiri.

~ Bertahannya Imanuel sebagai Ketua Umum DPP GMNI, meskipun ia melanggar AD/ART GMNI dikubunya sendiri adalah hal yang telah merusak marwah organisasi GMNI secara general.

Baca Juga:   Populisme dan Krisis Musyawarah dalam Demokrasi Kita

Acuhan Dasar Hukum dari hal diatas:

1. SK Kemenkumham Nomor: AHU-000510.AH.01.08.Tahun 2020.

3. BAB III TUJUAN DAN SIFAT Pasal 4 ayat (2) GMNI adalah organisasi yang bersifat Independen, bebas aktif serta berwatak kerakyatan.

3. BAB II PENGURUS Pasal 7 ayat (5) yang menyebutkan bahwa Pengurus Dewan Pimpinan Pusat dilarang merangkap jabatan dan keanggotaan dalam :
a. Organisasi peserta pemilu dan partai politik.
b. Organisasi kemasyarakatan pemuda sejenis.
c. Organisasi lainnya yang ditetapkan oleh kongres.

Yang membuat Imanuel bertahan sebagai Ketua Umum di versinya meskipun telah melanggar AD/ART GMNI adalah tidak ada pemberhentian atau pemecatan terhadap dirinya sebagai Ketua Umum.

Kalau ia memiliki rasa malu, mestinya Imanuel sudah mengundurkan diri, tetapi karena URAT MALU ITU SUDAH PUTUS sehingga ia masih seenaknya dan semaunya mengatasnamakan GMNI dan masih mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum DPP GMNI.

Dari itu, karena Imanuel-lah, GMNI menjadi bahan tertawaan publik pada publik yang tidak mengetahui bahwa ada orang-orang yang bergerak masif merusak GMNI dengan mengatasnamakan GMNI.

Dari sinilah dapat kita ketahui, ternyata perkelahian antara Imanuel Chayadi versus Independensi GMNI, dimenangkan oleh Imanuel Chayadi.

Mengapa Imanuel menang saat berkelahi melawan Independensi GMNI?

Jawabannya simpel, itu karena faktor ketidakpandaian orang-orang dibawahnya dalam ber-GMNI.***


Penulis: NN (Kader GMNI).

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

SPMB 2025 di Banten: Ketika Pendidikan Jadi Kantor Pos Wakil Rakyat

Marhaenist.id - Di tengah hiruk-pikuk Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) 2025…

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Sarinah GMNI Bantaeng Kecam Tindakan Oknum Advokat

Marhaenist.id, Bantaeng – Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Ganjar: Wadas Bukan Proyek Saya, Tapi Saya Tanggung Jawab

Marhaenist.id, Jakarta - Capres 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo kembali berdiskusi…

Marhaenis Muda Harus Mengawal Demokrasi dari Desa

Marhaenist.id - Demokrasi Indonesia tidak bisa hanya dipahami dari dinamika politik nasional…

Menteri ATR/BPN Temui Warga Kebon Sayur Setelah Didesak Massa Aksi untuk Tuntaskan Konflik Sengketa Lahan 

Marhaenist.id, Jakarta — Setelah didesak oleh warga, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala…

Diskusi Publik Persatuan Alumni GMNI Jakarta, Anies Baswedan Tekankan Ekonomi Berkeadilan

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Komandan Pacul, Marhaen Rasa ‘Korea’

Marhaenist.id - Saat kita menyaksikan pejabat atau politisi di layar kaca maupun…

Komitmen Berantas Premanisme, Ketua Pemuda Demokrat Surabaya: Parkir Liar Rugikan Masyarakat dan PAD

Marhaenist.id, Surabaya – Viral kasus dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh juru…

Pengembangan Koperasi Listrik Zambia

Marhaenist - Delegasi pemerintah dari Zambia tiba di Nashville, Tennessee, untuk menghadiri…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?