By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Jakarta Selatan Desak Bawaslu Bertindak Tegas Terkait Pernyataan Kontroversial Suswono

Trian Walem
Trian Walem Diterbitkan : Kamis, 7 November 2024 | 10:15 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Foto: Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Dendy Se. MARHAENIST
Foto: Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Dendy Se. MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Jakarta Selatan menyampaikan tuntutan tegas terkait pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh calon wakil gubernur DKI Jakarta, Suswono, dalam acara deklarasi relawan Bang Japar pada 26 Oktober 2024. Pernyataan tersebut yang menyentil isu agama, dengan guyonan tentang Nabi Muhammad SAW dan Siti Khadijah, mendapat kritik keras dari masyarakat, terutama dari umat Islam, yang merasa tersinggung dan khawatir akan dampak buruk terhadap kerukunan antarumat beragama.

Daftar Konten
Tuntutan GMNI Jakarta Selatan:Tanggung Jawab dalam BerkomunikasiPenutupan

Ketua GMNI Jakarta Selatan, Bung Dendy, menegaskan bahwa pernyataan Suswono tersebut sangat tidak pantas dan berpotensi melukai perasaan umat Islam. “Kami menuntut agar kasus ini segera diselesaikan dengan transparan oleh Bawaslu DKI Jakarta. Kami juga mendesak agar sanksi tegas diberikan jika terbukti ada pelanggaran, baik terkait Pemilu maupun penistaan agama,” ujar Bung Dendy dalam keterangannya pada Kamis (7/11/2024).

Tuntutan GMNI Jakarta Selatan:

1. Penyelesaian Cepat dan Transparan oleh Bawaslu DKI Jakarta
GMNI Jaksel menuntut agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta segera melakukan penyelidikan dan penyelesaian kasus ini dengan cepat dan transparan. Bawaslu diminta tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Suswono, baik dalam konteks Pemilu maupun hukum pidana.

2. Jatuhkan Sanksi yang Tegas Jika Terbukti Melanggar
Apabila terbukti bahwa Suswono telah melanggar ketentuan hukum yang berlaku, khususnya dalam konteks Pemilu dan penistaan agama, kami menuntut agar Bawaslu menjatuhkan sanksi yang tegas dan sesuai dengan ketentuan hukum. Sanksi tersebut dapat berupa pembatalan status calon wakil gubernur Suswono, sesuai dengan Pasal 69 huruf B dan Pasal 72 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, serta Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama. Selain itu, kami juga mengingatkan bahwa pernyataan tersebut berpotensi melanggar Pasal 28 Ayat 2 UU ITE yang mengatur soal penyebaran informasi yang menyinggung SARA dan dapat memecah belah bangsa.

Baca Juga:   Hendak Unras, Belasan Anggota GMNI Dianiaya OTK yang Diduga Dilakukan Preman Bayaran Bea Cukai Batam

3. Pengawasan Ketat terhadap Calon Kepala Daerah
GMNI Jaksel juga meminta agar Bawaslu meningkatkan pengawasan terhadap setiap pernyataan dan tindakan calon kepala daerah, terutama terkait isu-isu sensitif seperti agama. Menurut GMNI Jaksel, pemilihan kepala daerah harus menjadi momen untuk memilih pemimpin yang dapat menjaga keharmonisan dan integritas bangsa, bukan yang malah memicu polarisasi sosial.

4. Pencegahan Kejadian Serupa di Masa Depan
Lebih lanjut, GMNI Jaksel menekankan pentingnya menjaga moralitas politik dalam Pemilu. Pernyataan yang merendahkan martabat agama dan tokoh agama tidak boleh menjadi budaya dalam dunia politik. Oleh karena itu, GMNI Jaksel mendorong kerja sama antara lembaga pemilu dan aparat penegak hukum untuk menciptakan iklim politik yang bebas dari ujaran kebencian dan penistaan agama.

Tanggung Jawab dalam Berkomunikasi

Bung Dendy menegaskan bahwa setiap individu, apalagi yang berada dalam posisi publik, harus menjaga tutur kata dan sikap dengan penuh tanggung jawab. Pernyataan yang sensitif terhadap perasaan kelompok tertentu, khususnya dalam konteks agama, dapat memicu ketegangan sosial dan merusak kerukunan bangsa.

“Pemimpin sejati adalah mereka yang mampu menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan dan kebersamaan, bukan mereka yang dengan sembrono mengeluarkan pernyataan yang bisa menyinggung atau menyakiti hati orang lain,” tambahnya.

Penutupan

GMNI Jakarta Selatan menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan menuntut agar Bawaslu DKI Jakarta segera mengambil tindakan yang sesuai dengan hukum. “Kami tidak akan mentolerir adanya pelanggaran terhadap norma-norma kebangsaan dan agama yang dapat merusak tatanan masyarakat yang damai dan harmonis,” ungkap Bung Dendy.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kedamaian, saling menghormati, dan tidak terprovokasi oleh dinamika politik yang penuh tantangan. Mereka percaya, dengan sikap tegas dan segera dari Bawaslu, kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar lebih bijaksana dalam bertindak dan berbicara.

Baca Juga:   Berharap Dualisme Segera Berakhir, Dua Alumni GMNI Dukung adanya Kongres Persatuan

“Pemilu DKI Jakarta harus berjalan dengan adil, jujur, dan berintegritas, berlandaskan pada prinsip keadilan dan keharmonisan untuk seluruh rakyat Jakarta,” pungkas Bung Dendy.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Trian Walem.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Pedagang dan Warga Palembang Yakin Ganjar Mampu Stabilkan Harga Sembako

Marhaenist.id, Palembang - Capres 2024, Ganjar Pranowo kembali blusukan ke pasar-pasar tradisional…

Asa untuk Sumatera

Marhaenist.id - Di balik hiruk-pikuk pembangunan nasional, Pulau Sumatera kembali menuntut perhatian…

Pertamina Perkuat Sinergi Dengan GMNI dan Cipayung Plus di Proyek RDMP Balikpapan

MARHAENIST - Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan dan…

Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I

Marhaenist.id - (Pendahuluan) Wacana tentang kekuasaan totaliter secara tradisional didominasi oleh visi…

Ketua Mahkamah Konstitusi Buka Bimbingan Teknis Angkatan II PA GMNI

Marhaenist - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman membuka Bimbingan Teknis (Bimtek)…

Sebuah Tribut untuk Warisan Keadilan Arief Hidayat dalam Diplomasi Konstitusional Asia

Marhaenist.id - Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. dikenal sebagai salah satu…

Gelar Aksi Kemanusiaan, GMNI Touna Serakan Bantuan untuk Korban Gempa Poso

Marhaenist.id, Touna - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tojo Una-Una (Touna) menyerahkan…

GMNI Harus Wajib Tolak Kader ‘Naturalisasi’!

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah salah satu organisasi mahasiswa…

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. FILE/Dok PDIP

Bertemu Dengan Muhaimin Iskandar, Puan: Begini Saja Sudah Sinyal

Marhaenist - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani tidak menampik adanya potensi…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?