By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Atatürk, Prabowo, dan Arah Baru Geopolitik Indonesia: Membaca Sinyal Negara Kuat di Tengah Turbulensi Global
Inilah Alasan Soekarno tidak Menginginkan Masjid Istiqlal Dibangun dengan Kayu
Pemuda Sumba Timur Soroti Penghentian Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Desa di Sumba Timur
Indonesia Menggugat: DPC GMNI Jakarta Timur Desak Evaluasi Kapolri dan Pecat Menteri HAM
Siapakah Marhaen di Butta Turatea Hari Ini?

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Dua Ekor Bebek Untuk Kegagalan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Kamis, 22 Agustus 2024 | 18:10 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi protes atas kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution di depan Kantor Pemkot Medan, Kamis (22/08/2024) siang. FILE/IST
Bagikan

MARHAENIST – Massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Medan menggelar demo di depan Kantor Wali Kota Medan. Aksi tersebut mereka gelar sebagai bentuk kekecewaan atas kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang dianggap lambat dan gagal, Kamis (22/08/2024).

Dalam aksi yang dilakukan puluhan mahasiwa itu, mereka yang berorasi mengungkapkan kekecewaan mereka kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan membakar ban bekas di depan kantor orang nomor satu di Medan itu. Selain itu, massa aksi juga membawa poster-poster dengan tulisan kekecewaan mereka terhadap kinerja Bobby selama menjabat menjadi wali kota Medan.

Dalam demo kali ini sedikit unik, di mana massa aksi membawa dua ekor bebek yang akan diserahkan kepada Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu.

Koordinator aksi Surya Dermawan Nasution mengatakan bahwa aksi kali ini mereka gelar bentuk kekecewaan mereka terhadap kinerja Bobby Nasution. Kata Surya, banyak pembangunan di Kota Medan yang terbengkalai dan tak kunjung selesai.

“Kami menganggap Bobby gagal memimpin Kota Medan,” ucapnya.

Selain itu, kata Surya bahwa sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja Wali Kota Medan Bobby Nasution mereka juga akan memberikan dua ekor bebek kepada Pemko Medan sebagai bentuk kekecewaan mereka.

“Kenapa bebek ini kami berikan untuk Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu. Karena bebek ini lambat begitulah kinerja Bobby Nasution,” jelasnya.

“Bebek ini juga ribut. Dan ini simbol bagaimana Bobby Nasution banyak cakap tapi kinerjanya juga tidak ada hasilnya,” sambung Surya.

Dalam aksi tersebut, massa juga sempat menggoyang-goyang pagar kantor Wali Kota Medan. Petugas yang berada di dalam kantor juga terlihat bersiaga menjaga massa aksi yang melakukan aksi unjuk rasa itu.

Baca Juga:   Tolak Gelar Pahlawan Untuk Soeharto, GMNI Halut: Ini Pengkhianatan Terhadap Sejarah

Tak lama massa aksi melakukan unjuk rasa, perwakilan dari Pemko Medan mendatangi meraka. Saat menjumpai massa aksi, mereka langsung menyerahkan dua ekor bebek kepada perwakilan Pemko Medan.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Medan, Arrahman Pane ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa benar dua ekor bebek itu telah mereka terima.

“Iya, kemarin perwakilan kami (Pemko Medan) menerima dua ekor bebek dari adik-adik mahasiswa yang melakukan aksi di depan kantor Pemko Medan,” katanya.

Arrahman juga mengungkap bahwa untuk pembangunan di Kota Medan, selama Wali Kota Bobby Nasution sudah banyak yang terlihat seperti kawasan Kesawan, jembatan Sicanang, rumah Pompa Belawan I serta yang lainnya.

“Untuk jembatan Sicanang beberapa kali gagal, saat pak Bobby menjabat Wali Kota sudah dikerjakan dan sudah selesai. Rumah pompa Belawan l juga sudah bisa dirasakan warga, yang selama ini banjir sekarang sudah bebas banjir rob, UHC masyarakat bisa berobat pakai KTP Medan diseluruh rumah sakit di Indonesia yang kerjasama dengan BPJS,” tandasnya.

_____

Inews

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Atatürk, Prabowo, dan Arah Baru Geopolitik Indonesia: Membaca Sinyal Negara Kuat di Tengah Turbulensi Global
Minggu, 1 Maret 2026 | 02:28 WIB
Inilah Alasan Soekarno tidak Menginginkan Masjid Istiqlal Dibangun dengan Kayu
Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:23 WIB
Pemuda Sumba Timur Soroti Penghentian Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Desa di Sumba Timur
Jumat, 27 Februari 2026 | 23:46 WIB
Indonesia Menggugat: DPC GMNI Jakarta Timur Desak Evaluasi Kapolri dan Pecat Menteri HAM
Kamis, 26 Februari 2026 | 18:29 WIB
Siapakah Marhaen di Butta Turatea Hari Ini?
Kamis, 26 Februari 2026 | 16:23 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Puluhan Aktivis Geruduk Ganjar, Dinilai Paling Paham Aspirasi Perempuan

Marhaenist.id, Jakarta - Puluhan aktivis perempuan menggeruduk Ganjar Pranowo untuk memberikan dukungan…

Pleno Timsel Calon Anggota Bawaslu Banten Tetapkan Fahmi Sebagai Ketua

Marhaenist - Pleno Tim Seleksi (timsel) calon anggota Bawaslu Provinsi Banten menetapkan…

Kedaulatan Negara Dalam Bayang-Bayang Amerika: Berkaca dari Kasus Penangkapan Presiden Venezuela

Marhaenist.id - Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan elite Amerika Serikat…

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. FILE/PDI Perjuangan

Kagetnya Hasto Ketika Nasdem Sebut Anies Adalah Antitesis Jokowi

Marhaenist - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan sangat terkejut dengan pernyataan…

Hukum Sebagai Panglima Bukan Kekuasaan

MARHAENIST - Baru saja kita memperingati hari konstitusi pada tanggal 18 agustus…

Bumikan Marhaenisme Lewat Alumni-nya di Sulteng, Tiga DPC PA GMNI Resmi Dideklarasikan

Marhaenist.id, Sigi - Tiga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni (PA) Gerakan…

Akar Konflik di Palestina Berasal Dari Inggris

Marhaenist.id - Pada tahun 1917, pemerintah Inggris mengeluarkan Deklarasi Balfour yang terkenal.…

Pidato Bung Karno Saat Konferensi Besar GMNI di Kaliurang 17 Februari 1959

Lenyapkan Sterilitiet Dalam Gerakan Mahasiswa Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi…

Gelar Halal Bilhalal, PA GMNI Banten Kokohkan Persatuan Kader Nasionalis

Marhaenist.id, Tangsel - Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banten…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?