By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kehilangan yang Tidak Disadari: Suku Terasing di Ambang Lenyap
Dirgahayu GMNI ke-72, Heri Pudyatmoko Serukan Penguatan Marhaenisme dan Persatuan
Memperkuat Demokrasi di Tengah Badai Digital: Tanggapan Kritis atas Buku “Bawaslu di Tengah Era Big Data”
Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis
Konflik Geopolitik dalam Perspektif Marhaen antara Perebutan Kuasa Global dan Nasib Rakyat Kecil

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNIOpini

Bukan Sekadar Jabatan! Inilah Rahasia Ahmad Basarah Bisa Bertahan 5 Periode di Senayan Tanpa Tergoyahkan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 17 Maret 2026 | 11:27 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto Ahmad Basarah, Alumni GMNI, Anggota DPR RI/MPR RI (Sumber: Wikipedia)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Dalam dunia politik yang dinamis dan penuh kejutan, bertahan di kursi parlemen selama satu atau dua periode saja sudah merupakan tantangan besar. Namun, sosok Ahmad Basarah berhasil mencatatkan rekor fenomenal dengan mengamankan posisinya di Senayan selama lima periode kedewanan.

Apa rahasia di balik daya tahan politiknya yang luar biasa ini? Ternyata, bagi pria kelahiran Jakarta, 16 Juni 1968 ini, politik bukan sekadar soal mengejar jabatan, melainkan tentang pengabdian ideologis yang berakar kuat.

Akar Rumput yang Dirawat Sejak Mahasiswa

Ahmad Basarah tidak muncul secara instan di panggung nasional. Ia adalah aktivis tulen yang ditempa oleh kerasnya perjuangan mahasiswa. Sebagai mantan Sekretaris Jenderal Presidium GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) periode 1996-1999, Basarah memiliki basis massa dan jaringan intelektual yang sangat solid.

Pengalaman memimpin gerakan mahasiswa saat meruntuhkan rezim Orde Baru memberinya insting politik yang tajam. Ia mengerti cara berkomunikasi dengan rakyat bawah, sebuah modal utama yang membuatnya tetap dicintai konstituen di daerah pemilihan Jawa Timur V.

Loyalitas Tanpa Batas dan Menjadi “Tangan Kanan” Tokoh Bangsa

Rahasia lain dari ketangguhan Basarah adalah loyalitasnya yang teruji. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan almarhum Taufiq Kiemas. Kedekatan mereka bukan sekadar hubungan senior-junior, melainkan hubungan ideologis yang sangat dalam. Basarah sering disebut sebagai “bayangan” Taufiq Kiemas karena selalu mendampingi sang tokoh dalam misi-misi kebangsaan yang krusial.

Kepercayaan ini berlanjut hingga ke lingkaran inti Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Dipercaya sebagai Ketua DPP Partai, Basarah membuktikan bahwa loyalitas dan integritas terhadap organisasi adalah kunci untuk tetap relevan dalam struktur kekuasaan.

Sang Penjaga Api Pancasila

Baca Juga:   Tanimbar Membutukan Pemimpin yang Visioner untuk Menjawab Masalah Publik

Di saat banyak politisi terjebak dalam isu-isu pragmatis, Ahmad Basarah memilih jalan sebagai ideolog. Ia secara konsisten memposisikan dirinya sebagai pengawal gagasan Pancasila yang dibumikan oleh Bung Karno.

Perannya di MPR RI selama bertahun-tahun—termasuk saat menjabat sebagai Wakil Ketua MPR—selalu fokus pada penguatan nilai-nilai kebangsaan. Konsistensi ini membuatnya memiliki identitas politik yang unik dan kuat. Masyarakat melihatnya bukan hanya sebagai wakil rakyat, tapi sebagai penjaga fondasi negara.

Menyatukan Nasionalisme dan Spiritualitas

Salah satu pencapaian strategis Basarah adalah menjadi formatur pembentukan Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi). Melalui wadah ini, ia berhasil menunjukkan bahwa nasionalisme dan nilai-nilai Islam dapat berjalan beriringan. Langkah ini sangat efektif dalam merangkul berbagai lapisan masyarakat dan mematahkan sekat-sekat perbedaan yang sering muncul di tahun politik.

Kesimpulan: Politik adalah Nafas Panjang

Keberhasilan Ahmad Basarah menduduki kursi DPR/MPR RI sejak tahun 1999 hingga periode 2024-2029 adalah bukti bahwa politik dengan “nafas panjang” membutuhkan kombinasi antara kecerdasan intelektual, loyalitas organisasi, dan keberpihakan yang jelas pada ideologi bangsa.

Bagi Ahmad Basarah, Senayan adalah mimbar untuk bersuara, bukan sekadar kursi untuk bertahta.


Sumber: Wikipedia (Profil Ahmad Basarah).

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kehilangan yang Tidak Disadari: Suku Terasing di Ambang Lenyap
Rabu, 25 Maret 2026 | 09:44 WIB
Dirgahayu GMNI ke-72, Heri Pudyatmoko Serukan Penguatan Marhaenisme dan Persatuan
Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31 WIB
Memperkuat Demokrasi di Tengah Badai Digital: Tanggapan Kritis atas Buku “Bawaslu di Tengah Era Big Data”
Senin, 23 Maret 2026 | 14:20 WIB
Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis
Senin, 23 Maret 2026 | 10:30 WIB
Konflik Geopolitik dalam Perspektif Marhaen antara Perebutan Kuasa Global dan Nasib Rakyat Kecil
Jumat, 20 Maret 2026 | 16:53 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Rekonstruksi Amanat Marhaen, GMNI Menggugat Para Pimpinan MBD

Marhaenist.id - Momentum pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah di…

Soroti Keberpihakan Pendidikan Tinggi untuk Mahasiswa Kurang Mampu, GMNI Sampaikan Rekomendasi ke PJ Gubernur Jatim

Marhaenist.id, Surabaya - Dalam rangka Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Daerah (DPD)…

Semarak Dies Natalies GMNI ke 71 Tahun, GMNI Touna Berbagi Takjil dan Berbuka Puasa bersama Pihak Kepolisian

Marhaenist.id, Touna - Dalam rangka memperingati Dies Natalis GMNI ke 71 Tahun, Gerakan…

Breakring News: Seorang Driver Ojol jadi Korban Demo DPR, Terlindas Kendaraan Taktis Polisi Hingga Tewas

Marhaenist.id, Jakarta - Aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI,…

Didingklik: Wajah Baru Layanan Digital bagi Pelayanan Publik dan Tata Kelola Daerah di Pandeglang

Marhaenist id - Pandeglang terus berbenah dalam meningkatkan kualitas tata kelola daerah,…

KPK dan Tangan Besi Sudewo ‘Bupati Pati’

Marhaenist.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak awal berdirinya diposisikan sebagai simbol…

Warga TPU Kebun Nanas Didampingi GMNI Jakarta Timur dan Yayasan Teman Baik Ajukan Pengaduan ke Komnas HAM RI

Marhaenist.id, Jakarta Timur  – Sejumlah warga yang bermukim di sekitar Taman Pemakaman…

Pendidikan dan Pembangunan Nasional: Menyangkut Kesejahteraan Rakyat

Marhaenist.id - Pendidikan adalah hal yang paling fundamental juga menjadi kunci utama…

DPC GMNI Binjai Apresiasi Langkah Kapolres dalam Upaya Menjaga Kamtibmas di Bulan Suci Ramadhan

Marhaenist.id, Binjai - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?