By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Internasionale

Bentuk Komite, Prancis dan Palestina Perkokoh Negara Palestina

Sam Fredy
Sam Fredy Diterbitkan : Kamis, 13 November 2025 | 18:37 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas untuk membahas kesepakatan gencatan senjata di Gaza. AFP/Ludovic Marin
Bagikan

Marhaenist.id, Paris – Presiden Prancis Emmanuel Macron, Selasa, mengumumkan pembentukan komite bersama Prancis–Palestina untuk menangani aspek hukum, konstitusional, dan kelembagaan guna memperkuat negara Palestina.

“Komite ini akan berkontribusi menyusun konstitusi baru berdasarkan rancangan yang diajukan Presiden Abbas, serta memenuhi seluruh prasyarat bagi terbentuknya Negara Palestina yang layak,” kata Macron dalam konferensi pers bersama Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Paris.

Macron menegaskan, Prancis dan mitra Eropanya akan merespons keras bila Israel melanjutkan aneksasi sebagian atau seluruh wilayah Tepi Barat, baik secara hukum maupun de facto. Ia memperingatkan bahwa setiap bentuk aneksasi merupakan “garis merah.”

“Teror pemukim dan percepatan pembangunan permukiman telah mencapai rekor tertinggi, mengancam stabilitas Tepi Barat dan melanggar hukum internasional,” ujarnya, seraya menegaskan kembali komitmen Prancis terhadap solusi dua negara.

Ia menambahkan bahwa pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza harus dilakukan dengan aman di bawah koordinasi PBB dan sesuai dengan hukum kemanusiaan internasional.

Prancis akan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar 100 juta euro untuk Gaza pada 2025, termasuk pengiriman makanan tambahan bagi anak-anak, obat-obatan, dan peralatan medis.

Paris juga akan berpartisipasi dalam Konferensi Rekonstruksi Kairo serta membantu pemulihan sektor kesehatan Gaza melalui kerja sama dengan Badan Pembangunan Prancis dan Komite Palang Merah Internasional.

Macron menekankan bahwa stabilisasi Gaza membutuhkan kehadiran kembali aparat keamanan Otoritas Palestina untuk menjaga ketertiban, dan menyatakan kesiapan Prancis memperkuat kapasitas keamanan Palestina melalui misi Uni Eropa dengan mengirim lebih dari 100 anggota gendarmerie Prancis.

Abbas, dalam kesempatan itu, menyampaikan apresiasi kepada Presiden AS Donald Trump serta berterima kasih kepada Mesir, Qatar, dan Turki atas upaya mereka menjaga gencatan senjata, memfasilitasi pertukaran sandera, dan menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Baca Juga:   Jejak Langkah Permainan Vladimir Putin di Ukraina

“Kami menghargai upaya tanpa henti Mesir, Qatar, dan Turkiye dalam memperkuat gencatan senjata serta mendukung operasi kemanusiaan,” kata Abbas, seraya menambahkan bahwa 160 negara kini telah mengakui Palestina.

Ia menyerukan agar negara-negara yang belum mengakui Palestina segera melakukannya, seraya menegaskan kembali bahwa Gaza merupakan bagian tak terpisahkan dari Negara Palestina di bawah kedaulatan Otoritas Palestina.

Dia menambahkan kesiapan pihaknya bekerja sama dengan seluruh mitra internasional, termasuk AS dan Prancis, untuk melanjutkan upaya perdamaian dengan jaminan internasional yang jelas.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Sam Fredy.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Jangan Mereduksi GMNI Sebagai Wadah Perpanjangan Karir!

Marhaenist.id - Tentunya kita mengucap syukur Alhamdulillah lantaran kita baru saja memperingati…

Mengawal Pemilihan Kepala Daerah Dengan Keterbukaan Informasi Publik

  Marhaenist.id - Hak untuk memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dalam…

Gelar Konsolidasi Nasional di Kota Biltar, GMNI Bentuk Forum Nasional Komunikasi Persatuan

Marhaenist.id, Blitar – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar Konsolidasi Nasional dan…

Ganjar ke Warga Jabar: Jangan Takut Diintimidasi, Lawan Dengan Benar dan Sesuai Konstitusi

Marhaenist.id, Cirebon - Capres 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo membakar semangat…

Foto:

Kapitalisme yang Menghapus Jejak Peradaban Bangka Belitung

Marhaenist.id - Menyingkap tabir sejarah jauh kebelakang sebelum Indonesia merdeka, masyarakat Bangka…

Beri Sambutan Dalam Pembukaan Konferda V PA GMNI Jakarta Raya, Pramono Anung Soroti Tingginya Ketimpangan Sosial di Jakarta

Marhaenist.id, Jakarta — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa salah satu persoalan…

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbicara dalam acara sampingan Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di Nusa Dua, Bali, Indonesia, 14 Juli 2022. Made Nagi/Pool via REUTERS

Sri Mulyani Libatkan Bank Dunia ke Agenda Prioritas Indonesia di G20

Marhaenist - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajak Bank Dunia untuk terlibat…

Relevansi Ajaran Bung Karno Ditengah Distrosi Ideologi dan Perang Proxi

Marhaenist.id - Bulan bung karno sudah berlalu namun bukan berarti ingatan akan…

Fenomena Jersey Indonesia vs Bahrain: Simbol Harapan atau Hilangnya Nurani?

Marhaenist.id - Momen emosional Indonesia vs Bahrain (25 Maret 2025) di stadion…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?