By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim
Perkuat Pembangunan Nasional, PA GMNI di Sultra Gaungkan Kolaborasi Antar Organ Alumni Cipayung
Wacana Pemakzulan Presiden, Firman Tendry Masengi: Titik Temu Legalitas Konstitusi dan Legitimasi Rakyat
Pemakzulan, Konstitusi, dan Legitimasi Rakyat

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Anggaran MBG Mencair

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 10 Maret 2025 | 18:06 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Penampakan Makanan Bergizi Gratis dari Pemerintah (Sumber foto: Kabar24-Bisnis.com)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Di negeri ini, ada satu hukum alam yang tak tertulis tapi biasanya selalu terbukti: kalau ada alokasi anggaran besar dari Pemerintah ke masyarakat, yang diterima masyarakat berpotensi mengecil.

Kali ini, yang sedang jadi sorotan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG)—sebuah inisiatif mulia yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, tetapi justru memunculkan keanehan dalam distribusinya.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, baru-baru ini mengungkap hasil pertemuan dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, ada laporan bahwa makanan yang seharusnya bernilai Rp10.000 hanya sampai ke tangan penerima sejumlah Rp8.000-an.

Selisih Rp2.000 ini mungkin terdengar kecil, tapi kalau dikalikan jumlah penerima se-Indonesia, bisa jadi cukup untuk membangun pabrik susu formula.

Si Ketua KPK bahkan menggambarkan fenomena ini dengan analogi yang menarik: anggaran yang turun dari pusat itu seperti es batu—kokoh saat di pusat, tapi entah kenapa begitu sampai ke daerah, tiba-tiba menjadi mencair.

Bahkan orang awam-pun akan paham, terdapat potensi adanya sentuhan tangan-tangan hangat yang membuat anggaran MBG meleleh lebih cepat dari seharusnya.

Foto: Edi Subroto/MARHAENIST.

Bagaimanapun, ini bukan sekadar soal uang yang hilang, tapi juga tentang kualitas makanan yang dikorbankan. Bayangkan, kalau lauk yang harusnya ikan malah jadi kerupuk.

Kepala BGN pun angkat bicara. Beliau bahkan berkomitmen untuk memperbaiki sistem agar anggaran tidak terus “menetes”.

Tapi tentu saja, di negeri yang kaya akan peraturan dan prosedur ini, “perbaikan” bisa berarti banyak hal. Kita semua tahu, di birokrasi negeri ini, “perbaikan” sering kali hanya berarti lebih banyak rapat, lebih banyak diskusi, dan lebih banyak studi banding ke luar negeri.

Sebagai solusi, KPK mendorong transparansi keuangan dan penggunaan teknologi dalam pengawasan. Idealnya, teknologi bisa mencegah dana ini “menguap” secara misterius.

Baca Juga:   IUP bagi Perguruan Tinggi Menyalahi Tridharma Perguruan Tinggi

Yang jelas, program ini harus diawasi ketat. Jika tidak, kita akan menghadapi fenomena yang berulang: proyek besar dengan anggaran besar, tiba-tiba anggarannya mengecil ketika tiba pada penerimanya.

Kita tentu berharap bahwa makanan bergizi ini benar-benar sampai ke rakyat dengan kualitas yang baik, bukan sekadar menu anggaran yang lebih banyak menggemukkan para oknum dibandingkan mereka yang benar-benar membutuhkan.

Tapi tentu saja, harapan adalah satu hal, kenyataan di lapangan adalah hal lain.***


Penulis: Edi Subroto, Alumni GMNI Yogyakarta.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Minggu, 12 April 2026 | 13:37 WIB
Foto: Benediktus Aquino, Alumni GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim
Sabtu, 11 April 2026 | 22:02 WIB
Perkuat Pembangunan Nasional, PA GMNI di Sultra Gaungkan Kolaborasi Antar Organ Alumni Cipayung
Sabtu, 11 April 2026 | 19:21 WIB
Wacana Pemakzulan Presiden, Firman Tendry Masengi: Titik Temu Legalitas Konstitusi dan Legitimasi Rakyat
Sabtu, 11 April 2026 | 18:07 WIB
Pemakzulan, Konstitusi, dan Legitimasi Rakyat
Sabtu, 11 April 2026 | 12:16 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

‎Dugaan 22 Anak SD Keracunan Makanan dari Program MBG, Ketua GMNI Inhil: Kurangnya Kontrol Pihak Terkait

Maehaenist.id, Tembilahan – Sebanyak 22 siswa Sekolah Dasar di Tembilahan diduga mengalami keracunan…

Investor Khawatirkan Stabilitas Keuangan RI Imbas Program Makan Siang Gratis

Marhaenist - Program makan siang gratis untuk anak sekolah yang diusung oleh…

Persatuan Alumni GMNI Konsolidasikan Kaum Nasionalis di Sumbar

Marhaenist - Ketua Umum DPP Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA…

Inginkan Persatuan, DPC GMNI Oku Timur Menolak Tegas Kongres GMNI di Kota Bandung

Marhaenist.id, Oku Timur- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Hari Perempuan Internasional Dalam Perspektif Sarinah : Emansipasi Yang Berpihak Pada Kaum Tertindas

Marhaenist.id - Setiap tanggal 8 Maret, dunia memperingati Hari Perempuan Internasional sebagai…

Survei Terbaru, Ganjar Terus Meroket Puncaki Elektabilitas Capres

Marhaenist - Lembaga Charta Politika Indonesia merilis survei terbaru terkait elektabilitas calon…

Seleksi KI DKI Jakarta, Donny Yoesgiantoro: Itu Kewenangan Pemprov

Marhaenist.id, Jalarta - Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat, Donny Yoesgiantoro, mengeluarkan pernyataan…

Perhitungan Suara Telah Usai, Ahmad Safei dan PDIP Sultra Amankan 1 Kursi DPR RI

Marhaenist.id, Kendari - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) telah mengamankan satu kursi Dewan…

Jangan Mereduksi GMNI Sebagai Wadah Perpanjangan Karir!

Marhaenist.id - Tentunya kita mengucap syukur Alhamdulillah lantaran kita baru saja memperingati…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?