By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Aksi Mahasiswa: Bubarkan DPR?

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 25 Agustus 2025 | 13:28 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Saman Amirudin Patty, Kader GMNI Ambon/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Salah satu syarat dari Negara Hukum yang demokratis ya harus ada yang disebut sebagai Separation Of Power atau yang sering disebut sebagai Pemisahan kekuasaan dalam Negara. Tujuannya agar tidak ada sentralisasi kekuasaan yang bertumpu pada satu lembaga Negara yang berbahaya bagi Demokrasi karena berpotensi terjadinya totalitarianisme dalam Negara.

Isu pembubaran DPR adalah ide Bodoh dan konyol yang disuarakan oleh teman-teman Mahasiswa yang tidak memiliki dasar kajian akademis yang baik.

Memang benar, publik hari ini sedang marah dengan adanya kenaikan gaji DPR ditengah ekonomi masyarakat yang sedang sulit, tetapi apakah dengan membubarkan DPR adalah solusi?

Bukannya mau membela DPR, tetapi hasil konsensus bernegara kita sudah selesai ketika gerakan Revolusi 98 yang membuka babak baru pada sistem ketatanegaraan Indonesia. Sistem Pemerintahan otoriter dibawah kepemimpinan mantan Presiden Suharto berhasil ditumbangkan dan bangsa kita bersepakat agar sistem Hukum yang demokratis dijadikan sebagai aturan main dalam lalulintas bernegara.

Syarat dari Negara Hukum yang demokratis itu bagaimana?

Salah satunya adalah: Pembatasan Kekuasaan.
Lord Acton pernah berkata bahwa “Power tends to corrupt Absulute Power corrupts Absulutely” artinya (Kekuasaan cenderung Korup, dan kekuasaan yang absolut korup secara absolut).

Korupsi atau Abuose of power atau Penyalahgunaan kewenangan itu selalu berjalan seiring dengan kekuasaan, demikian pula sebaliknya dengan kekuasaan merupakan pintu masuk bagi tindakan Korup.

Nah dengan demikian maka, untuk mencegah kekuasaan yang absolut, perlu adanya pembatasan terhadap kekuasaan (Separation Of Power) dengan membagi kekuasaan Negara dalam tiga bentuk, yakni: Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif agar adanya saling mengawasi dan mengimbangi (Chek and Balance) antara Lembaga Negara.

Bagaimana mungkin sistem Check and Balance bisa terjadi jika DPR yang merupakan lembaga legislatif dibubarkan?

Baca Juga:   Jokowi Sedang Menggali Kuburnya Sendiri?

Pergerakan Mahasiswa yang dilakukan tanpa adanya kajian yang mendalam, yang terjadi adalah penyampaian aspirasi konyol yang tidak didasarkan pada hal-hal yang prinsipil.

Saya teringat sekitar tahun 2019 ada demo besar-besaran yang dilakukan secara serentak oleh mahasiswa di seluruh Indonesia. Dalam pertemuan dengan DPR, salah satu ketua BEM dengan lantang menyampaikan bahwa “Bubarkan DPR!!!”

Beberapa tahun kemudian, Si Ketua BEM tersebut malah mencalonkan diri menjadi anggota DPRD di DKI Jakarta.

Sungguh konyol bukan?


Penulis: Saman Amirudin Patty, Kader GMNI Ambon, Tokoh Muda Maluku.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

PA GMNI Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

Marhaenist - Untuk meringankan beban bagi para korban bencana alam gempa bumi…

Komedi tanpa Nurani: Pandji Pragiwaksono dan Luka Kolektif Masyarakat Toraja

Marhaenist.id - Belakangan ini panggung komedian menjadi sorotan publik yang dinilai telah…

Jokowi Terima Anggota Bawaslu Periode 2022-2027

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum…

Jelang Pesta Demokrasi, GMNI Ajak Masyarakat Kawal Pilkada Damai di Wakatobi

Marhaenist.id, Wanci - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pilkada Tak Langsung dan Ancaman Berulang Bagi Lingkungan Hidup

Marhaenist.id - Wacana mekanisme pemilihan kepala daerah kepada DPRD kembali muncul ke…

Bertahan Ditengah Badai: Sebuah Refleksi Perjalanan Bersama GMNI

Marhaenist.id - Perjalanan saya di GMNI bukanlah kisah yang tenang di permukaan…

Beri Kritik Keras Ke Kabinet Prabowo-Gribran, Paul Finsen Mayor Sebut Gemuk Struktur

Marhaenist.id, Jakarta - Alumni GMNI yang juga senator terpilih asal Provinsi Papua…

Adakan PPAB, GMNI Universitas Jakarta Ajak Kader Jadi Pemimpin Yang Nasionalis

MARHAENIST - Dalam semangat persatuan dan perjuangan, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Foto: Bung Karno yang sedang sakit di Wisma Yaso (Sumber: Arsip Nasional Indonesia)/MARHAENIST.

Ironi Proklamator Kemerdekaan yang Diakhir Hayatnya Malah Diperkosa Kemerdekaannya

Marhaenist.id - Ia berteriak " Sakit....Sakit ya Allah...Sakit..." tapi pengawal diam saja…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?