By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kasus Anak PRT Benhil, Institut Sarinah: Indikasi Kelalaian Serius Aparat, Kompolnas Harus Turun
Tamansiswa: Membangun Pedagogi Indonesia
Negeri Kaya, Buruh Sengsara: Saat Negara Menjadi Pelayan Modal
Aliansi PERISAI Tegaskan “MayDay Bukan Pesta”, Serukan Aksi Nasional di Berbagai Daerah
Mahasiswa Apatis, Ketua DPK GMNI STIE Indonesia Jakarta Soroti Sikap Individualis dan Pentingnya Kesadaran Kolektif

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPK GMNI FEB UNPAM Kolaborasi bersama Kompak Gelar Diskusi Kebebasan Beragama

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 9 Mei 2024 | 12:51 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Kebersamaan Kader DPK GMNI FEB UNPAM bersama Kompak usai gelaran diskusi/Mahaenist id.
Bagikan

Marhaenist.id, Tangsel – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Univesitas Pamulang (UNPAM) berkolaborasi besama Komite Mahasiswa dan Pemuda Anti Kekerasan (Kompak) menggelar diskusi “Kebebasan beragama” bersama seluruh anggota dan Kader GMNI FEB UNPAM pada Rabu (8/5/2024).

Dalam diskusinya, Komisaris DPK GMNI FEB UNPAM, Miftahul Ulum mengatakan bahwa diskusi ini adalah bentuk sikap kita untuk merespon suatu tindakan intoleransi yang telah menimpa kawan kawan Mahasiswa Universitas Pamulang.

“Diadakannya diskusi Kebebasan beragama ini adalah untuk memberikan pemahaman terhadap anggota dan kader penting nya memiliki sikap toleransi terhadap semua umat beragama,” katanya.

Pria yang akrab disapa Bung Ulum itu juga mengatakan dalam diskusinya bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berpikir, berkeyakinan dan beragama tanpa harus diintervensi oleh orang lain.

“Hak ini mencakup kebebasan untuk menganut atau menganut suatu agama atau kepercayaan sesuai pilihannya, dan kebebasan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan orang lain, baik di muka umum maupun secara pribadi, untuk menjalankan agama atau kepercayaannya dalam beribadah, menjalankan, mengamalkan, dan mengajar,” sambungnya.

Foto: Gelaran diskusi yang dilakukan DPK GMNI FEB UNPAM bersama Kompak/Marhaenist id.

Ulum juga memberikan mengimbau kepada semua yang hadir sebagai bagian dari pemuda harus bisa menolak dengan tegas sikap dan perilaku intoleransi dan segala bentuk kekerasan.

Himbauan itu juga ditujukan untuk seluruh pemuda dan masyarakat Tangsel untuk bisa memberikan kedasaran kepada siapapun tentang pentingnya toleransi umat beragama di Tangsel dan juga Indonesia.

Apapun himbauan yang sampaikan Ulum yang dihimpun oleh Team Redaksi Marhaenist.id dilapangan adalah sebagai berikut:

“Sebab menolak keduanya adalah kunci keseimbangan demi terpeliharanya peradaban dan terciptanya perdamaian. Dengan cara saling menjaga kerukunan, keharmonisan, Antar umat beragama.

Baca Juga:   Ironi di Kawasan HTI RAPP: GMNI Temukan Sekolah Beralas Pasir dan Lansia Terabaikan Fasilitas Kesehatan di Kampar Kiri

Sejatinya menggugah kesadaran kita apakah benar kesan yang selama ini melekat kepada bangsa Indonesia sebagai bangsa yang toleran, ramah dan hidup rukun dalam perbedaan adalah kesan yang hakiki atau kesan yang semu.

Kasus intoleransi tidak bisa dipandang sederhana sebagai satu pandangan keagamaan sempit tanpa melibatkan berbagai faktor non keagamaan seperti kesenjangan ekonomi, kepentingan politik, dan konflik sosial-budaya,” tutupnya.***

Penulis: Bung Apriansyah Wijaya/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kasus Anak PRT Benhil, Institut Sarinah: Indikasi Kelalaian Serius Aparat, Kompolnas Harus Turun
Jumat, 1 Mei 2026 | 10:29 WIB
Tamansiswa: Membangun Pedagogi Indonesia
Kamis, 30 April 2026 | 21:47 WIB
Negeri Kaya, Buruh Sengsara: Saat Negara Menjadi Pelayan Modal
Kamis, 30 April 2026 | 19:07 WIB
Aliansi PERISAI Tegaskan “MayDay Bukan Pesta”, Serukan Aksi Nasional di Berbagai Daerah
Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB
Mahasiswa Apatis, Ketua DPK GMNI STIE Indonesia Jakarta Soroti Sikap Individualis dan Pentingnya Kesadaran Kolektif
Kamis, 30 April 2026 | 16:59 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Bung Karno Bukanlah Komunisme!

Marhaenist.id - Sukarno itu Marxis sejati tetapi bukanlah komunis sama sekali, karena…

Gedung Putih Bantah Rencana AS Bangun Pangkalan Militer di Perbatasan Gaza

Marhaenist.id, Wasintong DC - Gedung Putih, Rabu (12/11/2025) membantah laporan yang menyebut Amerika…

Dr. H. Sutrisno, SH., MHum.: Posisi Advokat Tetap Kuat di Tengah Judicial Review KUHAP

Marhaenist.id, Jakarta — Advokat adalah profesi mandiri yang memiliki tanggung jawab besar…

Relawan Mas Pram dan Bang Doel Gelar Nobar di 50 Titik Lokasi Bareng Warga Jakarta

MARHAENIST - Perjuangan Timnas Indonesia untuk meraih kesempatan pertama berlaga di World…

Eco-Marhaenisme dan Hegemoni Kekuasaan Korporasi Penguasaan Hutan Adat Papua Era Jokowi

Marhaenist.id - Awal hingga pertengahan tahun 2024, Indonesia dihadapkan dengan banyak persoalan…

Perlawanan Rakyat terhadap Pengembang Sentul City

Marhaenist - Perlawanan menggema yang dilakukan oleh masyarakat di Sentul, ramai-ramai menolak…

Sebut Prof. Ikrar “Anji**” di Sebuah Diskusi, La Ode Mustawwadhaar Desak TV Nasional Boikot Abu Janda: Tak Punya Adab dan Tata Krama

Marhaenist.id, Kendari – Sebutan kontroversial yang disampaikan oleh pegiat media sosial Abu…

Detik-detik Seorang Jurnalis di Morowali ditangkap oleh Aparat Kemanan yang berpakaian preman dan bersenjata Laras Panjang (Sumber: Portal Hukum Indonesia)/MARHAENIST.

Viral! Jerit Tangis di Torete: Saat Laras Panjang Membungkam Hak Warga, Roy Diseret Tanpa Dialog

Marhaenist.id, Morowali – Suasana Desa Torete yang semula tenang, mendadak berubah mencekam…

Tanggapi Pertemuan Imanuel Cs dan Menteri Hukum RI, Eksponen GMNI: Arjuna-Dendy Akan Tetap Sah Jika Hukum Tak di Permainkan

Marhaenist.id, Jakarta – Salah satu Eksponen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) memberikan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?