By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Geopolitik Pangan: Entok, Limbah Pangan, dan Masa Depan Kedaulatan Pangan Nusantara
Hadiri Kaderisasi GMNI, Bawaslu Kota Bekasi Ajak Mahasiswa Cermat Menyaring Informasi di Tengah Maraknya Hoaks
Di Forum MKRI–MK Mesir, Prof. Arief Hidayat Angkat Marhaenisme sebagai Etika Konstitusi
DPD GMNI DKI Jakarta Gelar Konferensi Daerah Pertama, Usung Tema Transformasi Jakarta Menuju Kota Global

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPK GMNI FEB UNPAM Kolaborasi bersama Kompak Gelar Diskusi Kebebasan Beragama

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 9 Mei 2024 | 12:51 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Kebersamaan Kader DPK GMNI FEB UNPAM bersama Kompak usai gelaran diskusi/Mahaenist id.
Bagikan

Marhaenist.id, Tangsel – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Univesitas Pamulang (UNPAM) berkolaborasi besama Komite Mahasiswa dan Pemuda Anti Kekerasan (Kompak) menggelar diskusi “Kebebasan beragama” bersama seluruh anggota dan Kader GMNI FEB UNPAM pada Rabu (8/5/2024).

Dalam diskusinya, Komisaris DPK GMNI FEB UNPAM, Miftahul Ulum mengatakan bahwa diskusi ini adalah bentuk sikap kita untuk merespon suatu tindakan intoleransi yang telah menimpa kawan kawan Mahasiswa Universitas Pamulang.

“Diadakannya diskusi Kebebasan beragama ini adalah untuk memberikan pemahaman terhadap anggota dan kader penting nya memiliki sikap toleransi terhadap semua umat beragama,” katanya.

Pria yang akrab disapa Bung Ulum itu juga mengatakan dalam diskusinya bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berpikir, berkeyakinan dan beragama tanpa harus diintervensi oleh orang lain.

“Hak ini mencakup kebebasan untuk menganut atau menganut suatu agama atau kepercayaan sesuai pilihannya, dan kebebasan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan orang lain, baik di muka umum maupun secara pribadi, untuk menjalankan agama atau kepercayaannya dalam beribadah, menjalankan, mengamalkan, dan mengajar,” sambungnya.

Foto: Gelaran diskusi yang dilakukan DPK GMNI FEB UNPAM bersama Kompak/Marhaenist id.

Ulum juga memberikan mengimbau kepada semua yang hadir sebagai bagian dari pemuda harus bisa menolak dengan tegas sikap dan perilaku intoleransi dan segala bentuk kekerasan.

Himbauan itu juga ditujukan untuk seluruh pemuda dan masyarakat Tangsel untuk bisa memberikan kedasaran kepada siapapun tentang pentingnya toleransi umat beragama di Tangsel dan juga Indonesia.

Apapun himbauan yang sampaikan Ulum yang dihimpun oleh Team Redaksi Marhaenist.id dilapangan adalah sebagai berikut:

“Sebab menolak keduanya adalah kunci keseimbangan demi terpeliharanya peradaban dan terciptanya perdamaian. Dengan cara saling menjaga kerukunan, keharmonisan, Antar umat beragama.

Baca Juga:   Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Sejatinya menggugah kesadaran kita apakah benar kesan yang selama ini melekat kepada bangsa Indonesia sebagai bangsa yang toleran, ramah dan hidup rukun dalam perbedaan adalah kesan yang hakiki atau kesan yang semu.

Kasus intoleransi tidak bisa dipandang sederhana sebagai satu pandangan keagamaan sempit tanpa melibatkan berbagai faktor non keagamaan seperti kesenjangan ekonomi, kepentingan politik, dan konflik sosial-budaya,” tutupnya.***

Penulis: Bung Apriansyah Wijaya/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Senin, 26 Januari 2026 | 23:10 WIB
Geopolitik Pangan: Entok, Limbah Pangan, dan Masa Depan Kedaulatan Pangan Nusantara
Senin, 26 Januari 2026 | 22:59 WIB
Hadiri Kaderisasi GMNI, Bawaslu Kota Bekasi Ajak Mahasiswa Cermat Menyaring Informasi di Tengah Maraknya Hoaks
Senin, 26 Januari 2026 | 03:18 WIB
Di Forum MKRI–MK Mesir, Prof. Arief Hidayat Angkat Marhaenisme sebagai Etika Konstitusi
Minggu, 25 Januari 2026 | 19:29 WIB
DPD GMNI DKI Jakarta Gelar Konferensi Daerah Pertama, Usung Tema Transformasi Jakarta Menuju Kota Global
Minggu, 25 Januari 2026 | 18:18 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

IMM dan GMNI Riau: Reformasi Polri Harus Tunduk pada Mandat Konstitusi, Bukan jadi Komoditas Politik Kekuasaan

Marhaenist.id, Pekanbaru – Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari IMM dan GMNI…

Hakekat dari Pancasila adalah Membela Kaum Miskin

Marhaenist.id - Mungkin bagi sebagian besar aktivis mahasiswa saat ini yang berada…

OMERTA, ADDIOPIZZO: Dari Sisilia ke Lorong-Lorong Gelap Merdeka Merdeka

Marhaenist.id - Istilah "Omerta" tidak lahir dari ruang sidang yang bersih; ia…

Coming Soon, Ayo Dukung Konsolidasi Persatuan Nasional GMNI sebagai Upaya Menyelamatkan Organisasi dari Perpecahan!

Marhaenist.id - Hampir setahun lebih situasi di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tragis! Nenek Penolak Tambang Emas Ilegal di Pasaman Timur Dianiaya Brutal dan Dibuang, Sempat Dikira Tewas

Marhaenist.id, Pasaman Timur — Peristiwa kekerasan yang memilukan menimpa seorang nenek renta…

GMNI Kecam Aksi Pencurian yang Marak Terjadi di Kabupaten Touna

Marhaenist.id, Touna - Aksi pencurian yang kerap terjadi di Kabupaten Tojo Una-Una…

Melawan Lupa: Mengapa Rakyat Indonesia, Pengagum Bung Karno, hingga GMNI harus Menolak Soeharto Menjadi Pahlawan Nasional?

Marhaenist.id - Isu penganugerahan Pahlawan Nasional untuk Soeharto memang sering menimbulkan perdebatan…

Ganjar: Kampanye Sudah Selesai, Saatnya Rakyat Menilai

Marhaenist.id, Bogor - Bogor pecah! Puluhan ribu warga Jawa Barat tumpah ruah…

Peringati Hari Lahir Pancasila, Sekjend PA GMNI: Momentum Penguatan Konsepsi Bernegara Bagi Oase Indonesia Raya

Marhaenist - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?