By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Megawati Institute: Temuan KPF adalah Alarm Demokrasi. Pemerintah Perlu Segera Melakukan Investigasi Independen dan Terbuka

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Sekilas Memaknai Hari Buruh

Trian Walem
Trian Walem Diterbitkan : Jumat, 3 Mei 2024 | 16:23 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Rifqi Sukarno (Founder Depok Youth Movement)/Marhaenist.id.
Foto: Rifqi Sukarno (Founder Depok Youth Movement)/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id – Tepat pada 1 Mei di seluruh belahan dunia sedang merayakan hari dimana buruh sebagai kelas pekerja “di hargai atas kerja kerasnya” setidaknya itu yang kita ketahui di era sekarang ini, tak heran karena hal tersebut datang dari maraknya ucapan “Selamat Hari Buruh” serta kata-kata motivasi yang datang dari para Politisi, Pejabat, Pengusaha, Aparat, Elemen Masyarakat dan Lain – Lain.

Namun dibalik apa yang terjadi hari ini, pada intinya hari buruh perlu kembali pada semangatnya, bahwa apa yang terjadi di Mayday bukan sekedar perayaan atau penghargaan, hal ini jelas ketika kita secara lebih dalam melihat kembali perjalanan panjang sejarah 1 mei yang bagaimana bisa kemudian di tetapkan sebagai hari dimana milik kaum buruh se-dunia dan tentu termasuk buruh di Indonesia.

Mulanya hari “perayaan” ini dapat ada akibat dari demonstrasi besar-besaran gerakan kaum buruh untuk menyuarakan hak – haknya yaitu berupa jam kerja dan juga upah yang layak pada tragedi kelam yang di kenal sebagai Haymarket Affair di Amerika Serikat, tepatnya di Chicago pada 1 mei 1886. Sebuah tragedi kerusuhan yang tak terhindarkan hingga memakan korban jiwa demi sebuah perbaikan nasib kaum buruh.

Tragedi ini yang kemudian menghasilkan solidaritas dari kaum buruh sedunia (tidak terlepas di Indonesia) untuk turut bergerak dan mendorong perubahan atas nasibnya. Secara instan, solidaritas yang terbentuk pada dasarnya berangkat dari kesamaan nasib buruh dan impian yang sama berupa kesejahteraan serta impian mengakhiri hubungan kerja yang ekploitatif.

Era memang terus berganti dan bukan berarti perbaikan nasib kaum buruh datang begitu saja dari langit dan di berikan secara cuma-cuma oleh orang yang berhati malaikat. Namun perlu di catat apa yang menjadi perubahan nasib buruh di era sekarang (jam kerja, upah, jaminan hak) merupakan hasil dari pada tuntutan kerja keras Gerakan kaum buruh kemarin dan lampau, meskipun perubahan tersebut masih timpang dan jauh untuk di katakan “layak”.

Baca Juga:   Nominasi OCCRP dan Beban Berat Presiden Prabowo

Berdasarkan hal tersebut sudah sepatutnya para politisi, pejabat, pengusaha, aparat dan masyarakat lainnya mengembalikan semangat hari buruh dan tidak membuat pergeseran makna yang kemudian menimbulkan acara ceremonial belaka. pada esensinya semangat Mayday dapat untuk membuka pemahaman atas permasalahan yang ada dan turut bersolidaritas bersama perjuangan kaum buruh.***


Penulis: Rifqi Sukarno (Founder Depok Youth Movement).

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB
Megawati Institute: Temuan KPF adalah Alarm Demokrasi. Pemerintah Perlu Segera Melakukan Investigasi Independen dan Terbuka
Jumat, 20 Februari 2026 | 13:15 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Ciptakan Regenerasi Kader Marhaenis, GMNI Makassar Gelar PPAB Akbar

Marhaenist.id, Makassar - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Jadi PM Baru dan Termuda di Thailand, Ini Rekam Jejak Paetongtarn Shinawatra

Marhaenist.id - Parlemen Thailand telah melakukan pemungutan suara atas pencalonan Paetongtarn Shinawatra, putri…

Hakekat dari Pancasila adalah Membela Kaum Miskin

Marhaenist.id - Mungkin bagi sebagian besar aktivis mahasiswa saat ini yang berada…

Bersikaplah Realistis dan Lihatlah ke Masa Depan, Deng Xiaoping

MARHAENIST - Sehubungan dengan pengembangan industri, perhatian utama saya adalah bagaimana bersikap…

Mengantisipasi Otoritarianisme Politik Massa Mengambang

Marhaenist.id - Dalam konteks pemilu elektoral atau pemilihan umum, biasanya ada beberapa…

Bulan Juni, Bung Karno, dan Pancasila

Marhaenist.id - Indonesia menyebut Juni sebagai Bulannya Bung Karno. Pasalnya, tiga peristiwa…

Hadapi Acaman Karena RTH, GMNI Jaktim Advokasi Pedagang UMKM di Kawasan Industri Pulogadung

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Kedepankan Spirit Gotong-Royong, GMNI Resmi Terbentuk di Bumi Lamaranginang

MARHAENIST - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Indonesia Luwu Utara menggelar Pekan…

Ganjar Akan Buka Lapangan Kerja dan Siapkan SDM Unggul saat Kampanye di Manado

Marhaenist.id, Manado – Ganjar Pranowo, berjanji akan membuka lapangan kerja dan menyiapkan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?