By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Ajak Masyarakat Tolak Pemilu 2024, Relawan Marhaen Cyber Army Minta Jokowi Mundur dan Pilpres di Ulang

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 20 Februari 2024 | 17:29 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/01/2024)./Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Relawan Marhaen Cyber Army mengeluarkan pernyataan sikap dalam sebuah keterangan pers kepada Marhaenist.id dengan mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk menolak hasil Pemilu 2024 yang dihelat 14 Februari lalu yang dianggapnya bermasalah dengan penuh kecurangan.

Ketua Relawan Marhaen Cyber Army, Sigit Budi, menyampaikan bahwa situasi politik Pemilu 2024 sangat buruk yang merusak sendi-sendi kehidupan demokrasi dan cita – cita reformasi Indonesia yang bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme.

“Berawal ketika Anak kandung reformasi, Jokowi melahirkan anak haram konstitusi, Gibran lewat proses nepotisme di Mahkamah Konstitusi. Kontestasi politik semestinya menjadi kompetisi terbuka, riang gembira, berbalik 180 derajat menjadi event politik menakutkan rakyat, berbagai intimidasi terbuka dan diam – diam mewarnai pra sampai dengan paska pemilu,” ujarnya, Senin (19/2/2024).

Sigit sapaan akrabnya, juga mengatakan bahwa kepentingan Jokowi untuk memenangkan paslon 02 dan meloloskan partai anak bungsunya ke parlemen tampak sangat dipaksakan.

“Jokowi sangat memaksakan anaknya untuk menjadi perserta pemilu dalam Pilpres sehingga proses Pemilu 2024 dirasakan tidak adil dan tidak jujur, bahkan bertolak belakang dengan prinsip azas pemilu Jujur Adil,” sambungnya.

Lebih mengkuatirkan lagi, kata Sigit, Jokowi tak segan – segan mengerahkan aparatur negara dan penegak hukum untuk mensuksekan keinginannya terus berkuasa.

“Jokowi telah menggerakan seluruh aparatur negara untuk kemenangan anaknya meskipun ada himbauan moral dari mahasiswa, guru besar, tokoh – tokoh agama tak dihiraukan. Situasi ini justru memicu konflik horizontal antar pendukung, aparat dengan rakyat sipil yang tidak puas dengan hasil pemilu yang kotor,” lanjutnya.

Dari itu pula, Ia bersama Relawan Marhaen Cyber Army terpanggil untuk menyelamatkan Demokrasi Indonesia agar tidak kembali ke era otoritarian Orde Baru da mengajak seluruh elemen bangsa dengan menyatakan sikap sebagai berikut:

Baca Juga:   Ahmad Basarah Resmi Ditunjuk Jadi Jubir PDIP, Inilah Tugasnya!

1. Menolak hasil Pilpres 2024 yang syarat rekayasa dan intimidasi terhadap kepala desa dan kepala daerah untuk memenangkan paslon 02.

2. Ganti komisioner KPU, Bawaslu agar penghitungan suara lebih transparan.

3. Pilpres ulang dengan proses jujur adil untuk memenuhi rasa keadilan rakyat pemilih.

4. Pemerintah harus menindak keras aparat pemerintah yang menggunakan wewenang untuk mengkondisikan hasil Pemilu.

5. Presiden Jokowi mundur dari jabatannya untuk menjaga netralitas Pemilu.

Sigit juga menyerukan kepada masyarakat Indonesia untuk bergerak turun kejalan menyuarakan kehidupan demokrasi yang baik untuk melawan kezholiman terhadap demokrasi agar tidak diremehkan oleh bangsa lain.

“Mari bergerak mengumandangkan kehidupan demokrasi lebih baik agar bangsa Indonesia tidak dipandang rendah oleh komunitas internasional. Ayo bergerak!!!,” tandasnya.***

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:01 WIB
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Satu Oktober: Nyawa Lenyap, Tragedi Kanjuruhan, dan Pelanggaran HAM

Penulis: Aryasatya Krishdiansyah (Wakabid Sosial Politik GMNI UINSA Gunung Anyar).   Marhaenist.id…

Sambut Dies Natalis ke 71 di Bulan Ramadhan, GMNI Kendari Gelar Buka Puasa Bersama dan Tasyakuran

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Endus Aroma Ordal dalam Perekrutan PPSU, DPD Jakarta Petisi Brawijaya Minta Proses Perekrutannya di Perketat

Marhaenist.id, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta berencana merekrut anggota Penanganan Prasarana dan…

Presiden Jokowi Resmi Buka Kongres IV Persatuan Alumni GMNI

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Kongres IV Persatuan…

Tigalisme, Klimaks Kehancuran GMNI: Persatuan???

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), sebagai organisasi kader yang lahir…

GMNI Berduka, Senior GMNI Antasari Azhar Telah Berpulang Kepada Sang Khalik

Marhaenist.id, Tangsel - Antasari Azhar, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode…

Donald Trump Ditembak Saat Sedang Berpidato di Pennsylvania

Marhaenist - Tembakan muncul saat Donald Trump berpidato di Pennsylvania, dan mantan…

Sekelompok suporter membawa seorang korban pria di stadion Kanjuruhan, Malang selama huru-hara keributan terjadi. AFP/Getty Images

Polisi Dalami Rekaman CCTV Durasi 3 Jam di Kanjuruhan Yang Dihapus

Marhaenist - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan mengungkap adanya…

Menyoal Argumentasi Filosofis Konversi Kepemilikan BUMN Menjadi Kepemilikan Langsung oleh Rakyat

Marhaenist.id - Dalam masa kampanye Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres dan Cawapres)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?