
Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) akan menggelar kegiatan Dialog Nasional dan Buka Puasa Bersama pada Rabu (11/3/2026) di Kantor DPP PA GMNI, Jalan Cikini Raya No. 69, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini akan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai.
Dialog nasional tersebut mengangkat tema “Restrukturisasi Politik di Indonesia: Antara Substansi dan Regulasi”, yang bertujuan mendorong diskursus publik mengenai arah pembenahan sistem politik nasional, baik dari aspek substansi demokrasi maupun kerangka regulasi yang mengaturnya.
Acara ini akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang akademik, politik, dan masyarakat sipil.
Ketua Umum DPP PA GMNI, Arief Hidayat dijadwalkan menyampaikan keynote speech dalam forum tersebut.
Selain itu, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto turut hadir sebagai salah satu pembicara utama yang akan memberikan pandangan mengenai dinamika politik nasional.
Turut hadir pula Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI), Abdullah Puteh, yang akan memberikan perspektif mengenai perkembangan politik dan demokrasi di Indonesia.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI, Abdy Yuhana akan menyampaikan opening speech sebagai pembuka kegiatan.
Dialog nasional ini juga menghadirkan pandangan dari kalangan masyarakat sipil melalui kehadiran Titi Anggraini, Dewan Pembina Perludem, yang dikenal aktif dalam isu reformasi sistem pemilu dan demokrasi elektoral.
Sebagai penutup rangkaian acara, tausiyah Ramadhan akan disampaikan oleh Ketua PBNU, Ulil Abshar Abdalla, yang diharapkan memberikan refleksi spiritual mengenai nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, dan etika dalam kehidupan bernegara.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang dialog yang mempertemukan gagasan dari berbagai elemen bangsa, khususnya dalam merumuskan arah pembaruan politik Indonesia agar lebih substantif, demokratis, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Selain sebagai forum diskusi intelektual, acara ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi melalui buka puasa bersama di bulan suci Ramadhan.***
Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.