By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Warisan Nasionalisme Indonesia: Nilai yang Mempertemukan Perbedaan Dalam Ikatan Persatuan
Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Marhaenis

Pembahasan RUU Perlindungan PRT Mandek, Koalisi Sipil Desak Presiden dan DPR Segera Sahkan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 13 Februari 2026 | 12:52 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Tangkapan Layar diskusi dalam rangka Peringatan Hari PRT Nasional ke-19 yang diwarnai dengan desakan keras kepada pemerintah dan DPR RI untuk segera mengesahkan RUU PPRT (Foto: Fanda Puspitasari)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta  — Peringatan Hari Pekerja Rumah Tangga (PRT) Nasional ke-19 diwarnai dengan desakan keras kepada pemerintah dan DPR RI untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).

Hingga hampir satu tahun setelah Presiden Prabowo Subianto berjanji akan mendorong pengesahan RUU tersebut dalam waktu tiga bulan sejak pidato Hari Buruh, 1 Mei 2025, pembahasan di DPR RI dinilai masih berjalan di tempat.

Koordinator JALA PRT, Lita Anggraini, menyatakan bahwa DPR RI terkesan berlarut-larut dalam membahas RUU yang telah diperjuangkan selama 22 tahun itu.

Menurutnya, janji Presiden yang disampaikan pada peringatan Hari Buruh 2025 seharusnya menjadi komitmen politik yang konkret.

“Tak ada kemajuan berarti. Padahal RUU PPRT ini sudah diperjuangkan selama 22 tahun. Sampai kapan para PRT harus menunggu perlindungan hukum agar terlindungi ketika bekerja?” ujar Lita.

Koalisi Sipil untuk Pengesahan RUU PPRT mengungkapkan, berbagai upaya telah dilakukan, termasuk audiensi dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR RI.

Namun, hingga kini pembahasan dinilai hanya berputar di tingkat RDP tanpa langkah signifikan menuju pengesahan.

Eva Kusuma Sundari dari Institut Sarinah, mewakili koalisi, menegaskan bahwa DPR RI harus menunjukkan keberpihakan yang nyata.

Ia juga menyoroti peran Ketua DPR RI, Puan Maharani, agar segera membawa RUU PPRT ke rapat paripurna untuk disahkan.

“Janji Presiden tiga bulan, namun hingga hampir satu tahun belum ada kemajuan signifikan. Ketua DPR RI seharusnya dapat mengambil langkah konkret untuk mempercepat pengesahan,” tegas Eva.

Dalam konferensi pers yang digelar 13 Februari 2026 di Jakarta, puluhan organisasi yang tergabung dalam koalisi menyatakan akan kembali melakukan aksi jika RUU PPRT tak kunjung disahkan.

Baca Juga:   Megawati Soekarnoputri Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ayatullah Ali Khamenei

Mereka bahkan menyatakan siap menduduki Gedung DPR RI dan menggelar aksi di Istana Negara.

Vivi Widyawati dari Perempuan Mahardhika menegaskan bahwa gerakan akan terus mengawal hingga RUU tersebut sah menjadi undang-undang.

Koalisi juga meluncurkan tagar #Kawalsampailegal sebagai bentuk komitmen untuk terus mengawal proses legislasi di tahun 2026.

Ainun dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyatakan pihaknya siap turun ke jalan jika pembahasan tetap mandek.

Sementara itu, Sri Rachmawati dari Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) mengingatkan agar negara tidak menunggu munculnya korban-korban baru sebelum bertindak.

Peringatan Hari PRT Nasional sendiri dilatarbelakangi oleh tragedi kematian Sunarsih, seorang PRT anak berusia 14 tahun di Surabaya pada 2001, yang meninggal akibat penyiksaan dan eksploitasi berat dari majikannya.

Sejak 2007, tanggal 15 Februari diperingati sebagai Hari PRT Nasional untuk mengenang peristiwa tersebut dan memperjuangkan perlindungan hukum bagi pekerja rumah tangga.

Nyai Badriyah dari Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) menegaskan bahwa nilai-nilai agama tidak membenarkan kekerasan maupun eksploitasi terhadap PRT.

Negara, menurutnya, harus hadir menjamin kemanusiaan dan keadilan bagi pekerja rumah tangga.

Dalam momentum Hari PRT Nasional 2026 ini, Koalisi Sipil untuk Pengesahan RUU PPRT menyampaikan dua tuntutan utama:

1. Mendesak DPR RI dan Presiden untuk segera mengesahkan RUU Perlindungan PRT.

2. Mendesak Ketua DPR RI untuk membawa RUU PPRT ke rapat paripurna dan memastikan pengesahannya.

Koalisi menegaskan bahwa perjuangan ini bukan semata agenda politik, melainkan tuntutan kemanusiaan agar tidak ada lagi “Sunarsih-Sunarsih” berikutnya yang menjadi korban kekerasan dan eksploitasi akibat absennya perlindungan hukum.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Warisan Nasionalisme Indonesia: Nilai yang Mempertemukan Perbedaan Dalam Ikatan Persatuan
Minggu, 5 April 2026 | 12:58 WIB
Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Sabtu, 4 April 2026 | 08:53 WIB
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
Jumat, 3 April 2026 | 21:24 WIB
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Jumat, 3 April 2026 | 20:00 WIB
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?
Jumat, 3 April 2026 | 18:34 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Sambut Dies Natalis ke 71 di Bulan Ramadhan, GMNI Kendari Gelar Buka Puasa Bersama dan Tasyakuran

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

DPD PA GMNI Jakarta Raya Audiensi ke Gubernur DKI Jakarta: Siap Kawal Jakarta Menuju Kota Global yang Berkeadilan Sosial

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Ekonomi Lesu, Larangan Jual Rokok Ketengan Sangat Tidak Tepat

Marhaenist - Ekonom menilai larangan menjual rokok eceran sangat tidak tepat di…

Melihat Bencana Ekologis Sumatera sebagai Ekosida dan Eko-Terorisme: Kejahatan Terorganisir

Marhaenist.id - Tidak ada bencana yang benar-benar “alamiah” ketika hutan telah dilucuti,…

Atikoh Sapa Warga dan Tokoh Masyarakat Se-Jombang: Ajak Awasi Pemilu

Marhaenist.id, Jombang - Siti Atikoh Suprianti, istri calon Presiden RI Ganjar Pranowo mengajak…

Komitmen Pemerintah Jaga Netralitas ASN Saat Pemilu dan Pilkada

Marhaenist - Penandatanganan keputusan bersama netralitas pegawai aparatus sipil negara (ASN) menunjukkan…

GMNI Berduka, Mas Turtiantoro Wakil Ketua DPD PA GMNI Jateng telah Berpulang Ke Rahmatullah

Marhaenist.id, Semarang - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini dilanda kesedihan…

GMNI: Konstitusi Dibegal, Demokrasi Dikebiri

MARHAENIST - Dalam UUD tahun 1945 hasil amandemen, Pasal 1 Ayat (2)…

Ganjar Makan Nasi Berkat Lesehan Bareng Warga di Acara Ruwatan Rajab

Marhaenist.id, Ungaran - Ribuan warga Desa Lemahireng, Bawen, Kabupaten Semarang antusias menyambut…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?