By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Warisan Nasionalisme Indonesia: Nilai yang Mempertemukan Perbedaan Dalam Ikatan Persatuan
Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Akses Permodalan UMKM di Jakarta Timur Harus Ramah Pedagang dan Tepat Sasaran

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 1 Februari 2026 | 20:42 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Bima Sadiropa Sijabat, Wakabid Ekonomi Kerakyatan dan UMKM DPC GMNI Jakarta Timur (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta Timur — Wakil Kepala Bidang Ekonomi Kerakyatan dan UMKM DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur, Bima Sadiropa Sijabat, menegaskan bahwa akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jakarta Timur harus bersifat ramah pedagang dan tepat sasaran guna mendongkrak perekonomian daerah.

Di bawah kepemimpinan Ketua DPC GMNI Jakarta Timur, Jansen Henry Kurniawan, Bima menilai bahwa hingga saat ini masih banyak pelaku UMKM, khususnya pedagang kecil dan usaha mikro di tingkat kelurahan dan kecamatan, yang belum merasakan manfaat nyata dari berbagai program pembiayaan.

Persyaratan yang rumit, minimnya pendampingan, serta kurangnya sosialisasi menjadi hambatan utama dalam mengakses permodalan.

“Permodalan UMKM tidak boleh hanya berhenti pada angka dan laporan administratif. Aksesnya harus sederhana, mudah dipahami, dan benar-benar menyentuh pedagang kecil. Jika permodalan tepat sasaran, perputaran ekonomi di Jakarta Timur akan meningkat secara signifikan,” ujar Bima, Minggu (1/1/2026).

Menurutnya, penguatan akses permodalan harus dibarengi dengan program kerja yang mendorong lahirnya ide-ide ekonomi kreatif sebagai peluang usaha inovatif. Dengan demikian, UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan memiliki daya saing.

Bima menekankan pentingnya menumbuhkan semangat Marhaenispreneur, yakni jiwa kewirausahaan yang berpihak pada rakyat kecil, mandiri, dan berkeadilan.

Ia menyebut UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah yang harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kebijakan permodalan wajib disertai pendampingan usaha, pelatihan manajemen sederhana, serta pengawasan agar dana yang disalurkan digunakan secara produktif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bima mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dengan lembaga keuangan, koperasi, serta komunitas UMKM.

Sinergi lintas sektor dinilai penting agar program pembiayaan tidak tumpang tindih dan benar-benar menjawab kebutuhan pelaku usaha di lapangan.

Baca Juga:   Ketika Tokoh HMI dan GMNI Menyatu dalam Pelaminan

“Jika UMKM kuat, pedagang kecil berdaya, dan ekonomi kreatif tumbuh dari akar rumput, maka perekonomian Jakarta Timur akan bergerak naik secara berkelanjutan. Inilah semangat ekonomi kerakyatan dan Marhaenispreneur yang harus terus kita bangun,” pungkasnya.

Dengan kebijakan permodalan yang inklusif, ramah pedagang, dan tepat sasaran, serta didukung inovasi ekonomi kreatif, UMKM di Jakarta Timur diharapkan mampu naik kelas dan menjadi motor penggerak utama perekonomian daerah.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Warisan Nasionalisme Indonesia: Nilai yang Mempertemukan Perbedaan Dalam Ikatan Persatuan
Minggu, 5 April 2026 | 12:58 WIB
Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Sabtu, 4 April 2026 | 08:53 WIB
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
Jumat, 3 April 2026 | 21:24 WIB
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Jumat, 3 April 2026 | 20:00 WIB
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?
Jumat, 3 April 2026 | 18:34 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

DPC GMNI Jakarta Timur Gelar Audiensi dan Studi Parlemen Bersama KITAS F-PDIP DPR RI

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta…

‎Manifesto Pulang: Kala Iman Menjadi Teduh Terakhir di Tengah Badai Geopolitik dan Senja Peradaban Akhir Zaman

Marhaenist.id - Dunia hari ini sedang bergerak dalam pusaran ketidakpastian yang luar…

Aceh, Helsinki, dan Konstelasi Kekuasaan Baru: Dari Perlawanan ke Koalisi Elit

Marhaenist.id - Dua dekade setelah Perjanjian Damai Helsinki 2005, relasi antara Negara…

Guntur Soekarnoputra dalam peluncuran buku Catatan Merah Dari Putera Bung Karno Jilid 3, 19 Oktober 2022. MARHAENIST

Catatan Merah dari Putera Bung Karno, Ini Kata Ganjar Pranowo dan Mahfud MD

Marhaenist - Putra pertama Presiden Soekarno, yang juga merupakan Ketua Dewan Ideologi…

Ramadhan Harga Pangan Naik Semua, Hanya Yang Asin Saja Yang Turun

Marhaenist, Jakarta  - Mayoritas harga komoditas pangan pada pekan pertama Ramadhan 1445…

Pidato Bung Karno Saat Konferensi Besar GMNI di Kaliurang 17 Februari 1959

Lenyapkan Sterilitiet Dalam Gerakan Mahasiswa Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi…

Indonesia Menggugat, DPC GMNI Jakarta Timur: Api Perjuangan Ermanto Usman Tidak Boleh Padam

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan. Ari Saputra/Detik

Novel Baswedan: Tidak Ada Bukti Ganjar Terlibat Kasus e-KTP

Marhaenist - Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyebut tidak…

Konferda GMNI DKI Jakarta, Tetapkan Bung De Niao dan Bung Muhammad Aqil Nahkodai DPD GMNI DKI Jakarta

Marhaenist.id, Jakarta — Konferensi Daerah (Konferda) I Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?